RS Bunut Pastikan Pelaku Pembacokan Warga di Gununugguruh Alami Gangguan Jiwa

- Penulis

Rabu, 8 April 2026 - 12:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LITERASI MEDIA – RSUD R Syamsudin SH atau yang lebih dikenal RS Bunut memastikan bahwa pelaku yang terlibat kasus pembacokan terhadap warga di Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi itu mengalami gangguan kejiwaan berat.

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Humas RSUD R Syamsudin SH, Irfan Nugraha, kepada awak media, pada Rabu (8/4).

“Jadi kondisi ini disebut telah berlangsung selama lebih dari dua dekade tanpa penanganan medis yang layak,” ujar Irfan.

Baca Juga :  Usai Dilantik, Ini Langkah Program yang akan Dilakukan Kepala Disporapar Kota Sukabumi

Irfan mengatakan, pasien tiba di rumah sakit dalam pengawalan ketat kepolisian dan pihak keluarga. “Pasien diantar dalam kondisi tangan diborgol karena ada riwayat melukai warga sekitar,” ungkapnya.

Berdasarkan keterangan pihak keluarga kepada tim medis, lanjut Irfan, perilaku pelaku yang menyimpang itu bukanlah hal baru. Keluarga mengakui bahwa pelaku sudah menunjukkan gejala gangguan jiwa sejak 20 tahun lalu.

“Keluarga mengakui sudah sejak lama, lebih dari 20 tahun. Namun memang selama ini tidak pernah dibawa berobat ke fasilitas kesehatan,” jelasnya.

Baca Juga :  RSUD R Syamsudin SH Jalin Kolaborasi dengan SCCR, Ini Tujuannya!

Pemeriksaan intensif di Instalasi Gawat Darurat (IGD) yang meliputi anamnesis (wawancara medis), pemeriksaan fisik, hingga uji laboratorium memperkuat dugaan tersebut. Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya indikasi kuat halusinasi kronis yang diderita pelaku.

“Mengingat tingkat risiko dan kondisi kejiwaannya, dokter spesialis kedokteran jiwa (SPKJ) merekomendasikan agar pelaku menjalani perawatan intensif,” pungkasnya. (Boy)

Berita Terkait

Dari Disiplin hingga Judi Online, Ini Pesan Kepala Diskominfo Kota Sukabumi kepada ASN
AIDS, TBC, dan Malaria Jadi Perhatian, Dinkes Kota Sukabumi Siapkan Strategi Baru
Kota Sukabumi Sukses Tekan Inflasi Agustus hingga Masuk 10 Besar Inflasi Terendah
Sambut HUT ke-106, RSUD R. Syamsudin SH Tawarkan Promo Layanan Terapi Regeneratif
Sudah Dilaporkan Sejak 2025, Kenapa Mantan Legislator Sukabumi Baru Jadi Tersangka?
Polisi Periksa Mantan Legislator Sukabumi, Dugaan Penipuan dan Penggelapan Diselidiki
Kantor Kecamatan Gunungpuyuh Mulai Berdiri, DPUTR Pastikan Proyek On Track
Disdikbud Kota Sukabumi Minta Orang Tua Dampingi Anak Selama PJJ Imbas Abu Vulkanik
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 16:29 WIB

Dari Disiplin hingga Judi Online, Ini Pesan Kepala Diskominfo Kota Sukabumi kepada ASN

Rabu, 9 September 2026 - 16:12 WIB

AIDS, TBC, dan Malaria Jadi Perhatian, Dinkes Kota Sukabumi Siapkan Strategi Baru

Selasa, 8 September 2026 - 21:05 WIB

Kota Sukabumi Sukses Tekan Inflasi Agustus hingga Masuk 10 Besar Inflasi Terendah

Selasa, 8 September 2026 - 16:22 WIB

Sambut HUT ke-106, RSUD R. Syamsudin SH Tawarkan Promo Layanan Terapi Regeneratif

Senin, 7 September 2026 - 19:07 WIB

Sudah Dilaporkan Sejak 2025, Kenapa Mantan Legislator Sukabumi Baru Jadi Tersangka?

Berita Terbaru