LITERASI MEDIA – Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi melalui Dinas Perhubungan (Dishub) kini menghadirkan layanan kendaraan transportasi gratis bagi masyarakat dengan menggunakan Bus Rapid Transit (BRT).
Layanan yang diberi nama Sarana Angkutan Bus Unggulan Gratis Sarasa-Cibolang (Sambung Rasa) ini merupakan tindak lanjut program prioritas Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki.
Kepala Dishub Kota Sukabumi, Iskandar Ifhan, mengatakan bahwa layanan Sambung Rasa ini diapresiasi oleh masyarakat, khususnya para pelajar dan mahasiswa. Biasanya, mereka itu berangkat dari Cibolang atau dari sepanjang Jalan Letkol Edie Soekardi menuju sekolahannya di SMAN 5 atau di IPB.
“Nah Sambung Rasa ini sudah kita awali dan kita maksimalkan, optimalkan fungsinya dengan menggratiskan, jadi digratiskan oleh sarana angkutan umum ini,” ujar Iskandar, kepada literasimedia.com, pada Senin (23/2).
Lebih lanjut, kata dia, layanan BRT yang dilaksanakan setiap hari dari mulai pukul 05.30 WIB ini mengangkut penumpang, khususnya pelajar maupun mahasiswa dari Cibolang menuju ke Sarasa, begitupun sebaliknya dari Sarasa menuju ke Cibolang.
“Jadi sementara layanan ini untuk pagi dulu kita layani begitu ya, nah untuk siang atau sorenya nanti InsyaAllah kita akan tindak lanjut kedepan,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, BRT ini merupakan bantuan dari Kementerian Perhubungan dan itu akan pihaknya fungsikan. Namun untuk sementara ini layanan BRT difungsikan untuk mengangkut masyarakat secara gratis, sehingga diharapkan masyarakat berkenan dan juga bisa pihaknya lanjutkan ke depannya.
“Jadi untuk kendaraan BRT, kedepan memang di Jalan Letkol Edie Soekardi ini kan tidak dilalui oleh rute angkot ya, maka itu kita jadikan nanti untuk trayek BRT yang punya kita gitu,” katanya.
Dengan adanya layanan Sambung Rasa ini, sambung dia, pihaknya berharap semua fasilitas publik yang ada di wilayah Kota Sukabumi itu bisa berkenan di hati warga, sehingga bisa melayani warga yang melakukan perjalanan dari satu tempat ke tempat lain, tentu agar warga merasa aman, nyaman, dan juga lancar ketika diperjalanan.
“Nah ke depan juga kami Insya Allah bukan hanya yang kendaraan BRT, tapi bersama Organda ya, kami bahu-membahu agar bisa juga mengoptimalkan untuk kendaraan angkutan-angkutan yang lainnya, seperti angkot begitu ya InsyaAllah ke depannya,” pungkasnya. (Boy)
Editor : Nuria Ariawan









