PSDA Bappeda Sukabumi Torehkan Capaian Strategis Sepanjang 2025

- Penulis

Minggu, 1 Maret 2026 - 21:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LITERASI MEDIA – Bidang Perekonomian dan Sumber Daya Alam (PSDA) Bappeda Kota Sukabumi mencatat berbagai langkah strategis sepanjang 2025 dalam mengawal perencanaan pembangunan daerah, khususnya di sektor ekonomi, pangan, pertanian, perikanan, dan sumber daya alam.

Kepala Bidang PSDA Bappeda Kota Sukabumi, Erni Agus Riyani, menegaskan sepanjang tahun, PSDA memfasilitasi penyusunan RKPD 2026, verifikasi anggaran perubahan 2025, anggaran murni 2026, serta monitoring dan evaluasi Rencana Aksi Daerah Pangan dan Gizi (RAD PG) 2025.

“Kami memastikan seluruh perencanaan pembangunan berjalan terarah, terkoordinasi, dan berdampak langsung bagi masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga :  Budaya Sunda Hidup Kembali di HUT ke-111 Kota Sukabumi Lewat Pagelaran Wayang Golek

Selain itu, PSDA memfasilitasi penyusunan RKPD 2026, verifikasi anggaran perubahan 2025, anggaran murni 2026, serta monitoring dan evaluasi Rencana Aksi Daerah Pangan dan Gizi (RAD PG) 2025.

“PSDA juga memfasilitasi Rapat Koordinasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT), mengevaluasi pelaksanaan 2025 dan mempersiapkan RKP 2026,” ucapnya

Selain itu, tiga kajian strategis dimulai dari pusat pertumbuhan baru, reaktivasi pasar, dan Rencana Pengembangan Industri Kabupaten/Kota (RPIK) menjadi dasar kebijakan pengembangan ekonomi daerah ke depan.

Baca Juga :  Wali Kota Sukabumi Buka MPLS 2025, Dorong Pendidikan Berbasis Nilai dan Keberlanjutan

Di sektor tematik, PSDA mendampingi perencanaan ketenagakerjaan, ekonomi kreatif, pariwisata, investasi, UMKM, koperasi, perdagangan, dan perindustrian.

“Koordinasi lintas sektor juga diterapkan pada ketahanan pangan dan pengendalian inflasi agar kebijakan lebih preventif dan berkelanjutan,” ungkapnya

Secara makro, PSDA mengawal indikator pembangunan ekonomi, termasuk pertumbuhan ekonomi, tingkat pengangguran, pendapatan per kapita, dan gini ratio, sebagai barometer keberhasilan pembangunan Kota Sukabumi.

“Semua upaya sepanjang 2025 ini menjadi fondasi kuat bagi pembangunan ekonomi Kota Sukabumi yang inklusif, berkelanjutan, dan berkeadilan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Dari Disiplin hingga Judi Online, Ini Pesan Kepala Diskominfo Kota Sukabumi kepada ASN
AIDS, TBC, dan Malaria Jadi Perhatian, Dinkes Kota Sukabumi Siapkan Strategi Baru
Kota Sukabumi Sukses Tekan Inflasi Agustus hingga Masuk 10 Besar Inflasi Terendah
Sambut HUT ke-106, RSUD R. Syamsudin SH Tawarkan Promo Layanan Terapi Regeneratif
Sudah Dilaporkan Sejak 2025, Kenapa Mantan Legislator Sukabumi Baru Jadi Tersangka?
Polisi Periksa Mantan Legislator Sukabumi, Dugaan Penipuan dan Penggelapan Diselidiki
Kantor Kecamatan Gunungpuyuh Mulai Berdiri, DPUTR Pastikan Proyek On Track
Disdikbud Kota Sukabumi Minta Orang Tua Dampingi Anak Selama PJJ Imbas Abu Vulkanik
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 16:29 WIB

Dari Disiplin hingga Judi Online, Ini Pesan Kepala Diskominfo Kota Sukabumi kepada ASN

Rabu, 9 September 2026 - 16:12 WIB

AIDS, TBC, dan Malaria Jadi Perhatian, Dinkes Kota Sukabumi Siapkan Strategi Baru

Selasa, 8 September 2026 - 21:05 WIB

Kota Sukabumi Sukses Tekan Inflasi Agustus hingga Masuk 10 Besar Inflasi Terendah

Selasa, 8 September 2026 - 16:22 WIB

Sambut HUT ke-106, RSUD R. Syamsudin SH Tawarkan Promo Layanan Terapi Regeneratif

Senin, 7 September 2026 - 19:07 WIB

Sudah Dilaporkan Sejak 2025, Kenapa Mantan Legislator Sukabumi Baru Jadi Tersangka?

Berita Terbaru