LITERASI MEDIA – Proyek rekonstruksi ruas Jalan Sukabumi (Baros)–Sagaranten yang tengah menjadi sorotan publik mendapat tanggapan dari UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan Wilayah Pelayanan II pada Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat.
Pemerintah menegaskan bahwa kondisi kerusakan jalan yang dikeluhkan masyarakat saat ini masih dalam tahap proses pengerjaan.
Penelaah Teknis Kebijakan (PTK) UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan Wilayah Pelayanan II pada Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat, Abdul Muiz, menjelaskan bahwa perbaikan jalan tersebut sedang dilaksanakan oleh penyedia jasa paket pekerjaan rekonstruksi dengan target penanganan sepanjang 6,3 kilometer yang terbagi dalam enam segmen.
“Ya, kami tekankan bahwa ini sedang dalam proses pengerjaan secara bertahap. Walaupun ada riakan dari masyarakat dan komunitas, faktanya saat ini memang masih dalam tahap pekerjaan,” ujar Abdul, Senin (20/4).
Ia menambahkan, saat ini proyek tersebut berada pada tahap rekayasa lapangan serta perbaikan kondisi awal. Tahapan ini menjadi bagian penting sebelum masuk ke penanganan permanen.
“Ini untuk mempersiapkan penanganan permanen dengan target kondisi jalan yang baik dan mantap saat pekerjaan selesai,” jelasnya.
Menurutnya, proses pengerjaan dilakukan secara bertahap agar hasil akhir sesuai dengan standar kualitas yang ditetapkan. Ia juga meminta masyarakat untuk memahami bahwa proyek infrastruktur membutuhkan waktu dan tahapan yang tidak bisa dilakukan secara instan.
Abdul turut mengapresiasi perhatian masyarakat dan media yang ikut mengawasi jalannya pembangunan infrastruktur di wilayah Jawa Barat. Ia menegaskan pihaknya terbuka terhadap berbagai masukan dan kritik.
“Intinya kami terbuka atas masukan dan kritikan terhadap pelaksanaan pengerjaan yang sedang berjalan,” pungkasnya. (Boy)
Editor : Nuria Ariawan









