Pendapatan Daerah Kota Sukabumi Tembus Rp312 Miliar per Maret 2026, PAD Tumbuh Signifikan

- Penulis

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bidang Akuntansi BPKPD Kota Sukabumi, Nurul Leila. (Istimewa)

Kepala Bidang Akuntansi BPKPD Kota Sukabumi, Nurul Leila. (Istimewa)

LITERASI MEDIA – Realisasi pendapatan Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi hingga akhir Maret 2026 tercatat mencapai sekitar Rp312,49 miliar. Angka tersebut menunjukkan adanya peningkatan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Kepala Bidang Akuntansi Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Sukabumi, Nurul Leila, menjelaskan bahwa capaian tersebut tumbuh sekitar 1,86 persen secara tahunan (year-on-year).

“Realisasi pendapatan hingga 31 Maret 2026 mengalami kenaikan dibandingkan tahun lalu pada periode yang sama,” ujarnya, Jumat (1/5).

Dari total pendapatan tersebut, kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) tercatat mengalami pertumbuhan cukup signifikan. PAD bersumber dari pajak daerah sebesar Rp29,58 miliar, retribusi daerah Rp8,14 miliar, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan Rp2,34 miliar, serta lain-lain pendapatan sah sebesar Rp82,92 miliar.

Baca Juga :  Tetesan Berkah di Tanah Suci, Momi Soraya Tebar 705 Paket Makanan di Pelataran Masjidil Haram

“Untuk PAD sendiri mengalami kenaikan sekitar 11,72 persen dibandingkan Maret 2025,” jelasnya.

Selain PAD, pendapatan daerah juga ditopang oleh dana transfer ke daerah (TKD) yang mencapai Rp189,48 miliar. Dana tersebut terdiri dari transfer pemerintah pusat sebesar Rp186,20 miliar dan transfer antar daerah sebesar Rp3,27 miliar.

Meski demikian, realisasi TKD tercatat mengalami penurunan tipis sekitar 1,57 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Baca Juga :  Wali Kota Sukabumi Tekankan Loyalitas dan Integritas ASN

Di sisi belanja, Pemkot Sukabumi telah merealisasikan anggaran sebesar Rp285,47 miliar hingga akhir Maret 2026. Belanja tersebut meliputi belanja pegawai Rp140,80 miliar, belanja barang dan jasa Rp127,87 miliar, belanja hibah Rp11,79 miliar, serta belanja modal Rp4,99 miliar.

“Belanja daerah mengalami kenaikan sekitar 0,38 persen dibandingkan tahun sebelumnya,” tambah Nurul.

Sementara itu, posisi kas umum daerah per 31 Maret 2026 tercatat sebesar Rp47,93 miliar. Pemerintah berharap tren positif pada pendapatan, khususnya dari PAD, dapat terus dipertahankan guna mendukung pembangunan dan pelayanan publik di Kota Sukabumi. (Boy)

Editor : Nuria Ariawan

Berita Terkait

Ayep Zaki: Semangat Sumpah Pemuda Harus Bermuara pada Pemerataan Kemakmuran
TPID Kota Sukabumi Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi, Jaga Harga dan Pasokan Pangan
Polres Sukabumi Kota Gelar Operasi Patuh Lodaya 2026, Berikut Sasaran Pelanggarannya
Lapas Sukabumi Perkuat Komitmen Pemberantasan Narkoba Lewat Tes Urine Mendadak
110 Orang Positif HIV di Sukabumi hingga Oktober, Sejauh Mana Efektivitas Pencegahannya?
Disdikbud Kota Sukabumi Evaluasi Revitalisasi Sekolah, 11 SD Masih Menunggu Kepastian Bantuan
“Jaket Boleh Berbeda, Semangat Tetap Satu”, Pesan Kapolres Sukabumi Kota kepada Ojol
Hotel dan Restoran Minim Parkir, DPRD Kota Sukabumi Minta Dishub Bertindak
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:14 WIB

Ayep Zaki: Semangat Sumpah Pemuda Harus Bermuara pada Pemerataan Kemakmuran

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:33 WIB

TPID Kota Sukabumi Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi, Jaga Harga dan Pasokan Pangan

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:26 WIB

Polres Sukabumi Kota Gelar Operasi Patuh Lodaya 2026, Berikut Sasaran Pelanggarannya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Lapas Sukabumi Perkuat Komitmen Pemberantasan Narkoba Lewat Tes Urine Mendadak

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:22 WIB

Disdikbud Kota Sukabumi Evaluasi Revitalisasi Sekolah, 11 SD Masih Menunggu Kepastian Bantuan

Berita Terbaru