Mahasiswa Sukabumi Gelar Mimbar Bebas, Soroti Pengangguran hingga Nasib Guru Honorer

- Penulis

Sabtu, 2 Mei 2026 - 21:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam BEM FIS UMMI menggelar aksi mimbar bebas yang bertepatan dengan momentum Hari Buruh Internasional atau May Day dan Hardiknas di depan Gedung DPRD Kota Sukabumi, Sabtu (2/5). (Istimewa)

Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam BEM FIS UMMI menggelar aksi mimbar bebas yang bertepatan dengan momentum Hari Buruh Internasional atau May Day dan Hardiknas di depan Gedung DPRD Kota Sukabumi, Sabtu (2/5). (Istimewa)

LITERASI MEDIA – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Universitas Muhammadiyah Sukabumi (BEM FIS UMMI) menggelar aksi mimbar bebas di depan Gedung DPRD Kota Sukabumi, Sabtu (2/5).

Aksi tersebut digelar bertepatan dengan momentum Hari Buruh Internasional atau May Day dan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas). Dalam aksinya, mahasiswa menyuarakan berbagai persoalan yang dinilai masih menjadi pekerjaan rumah pemerintah, khususnya di sektor ketenagakerjaan dan pendidikan.

Sejumlah mahasiswa secara bergantian menyampaikan orasi di hadapan peserta aksi. Bahkan, sebagai bentuk simbolik protes, massa sempat membakar ban bekas yang menimbulkan kepulan asap hitam di lokasi aksi.

Dalam tuntutannya, mahasiswa mendesak pemerintah untuk menghadirkan kebijakan yang lebih konkret dan tidak sekadar bersifat seremonial. Mereka meminta adanya upaya nyata dalam menciptakan lapangan kerja yang layak bagi masyarakat.

Baca Juga :  Sah, Nurul Jaman Hadi Resmi Nahkodai PERBASI Kota Sukabumi 2025-2029

Selain itu, isu pendidikan juga menjadi sorotan. Mahasiswa menuntut pemerintah agar segera mengangkat guru honorer menjadi aparatur sipil negara (ASN) secara menyeluruh, adil, dan transparan. Hal ini dinilai sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi para tenaga pendidik.

Mereka juga mendorong perbaikan sistem jaminan sosial bagi para pekerja, termasuk guru, agar dapat menjamin kehidupan yang lebih layak dan bermartabat.

Gubernur BEM FIS UMMI, Aldi Aqli, menyebut aksi mimbar bebas ini merupakan ruang bagi mahasiswa untuk menyampaikan kritik terhadap kebijakan pemerintah, baik di tingkat daerah maupun nasional.

“Aksi ini menjadi momentum untuk memperingati Hari Buruh dan Hari Pendidikan Nasional. Kami mengkritisi kebijakan pemerintah, terutama Undang-Undang Cipta Kerja yang dinilai belum berpihak pada buruh,” ujarnya, kepada awak media.

Baca Juga :  Dinkes Kota Sukabumi Dukung Penguatan Gerakan Pramuka melalui Kepengurusan Baru

Ia menambahkan, dalam sektor pendidikan, pemerintah dinilai perlu lebih serius memperhatikan kesejahteraan guru honorer yang hingga kini masih banyak menerima upah di bawah standar.

Di sisi lain, mahasiswa juga menyoroti tingginya angka pengangguran di Kota Sukabumi yang mencapai sekitar 8,19 persen. Angka tersebut dinilai masih jauh dari target pemerintah daerah yang berada di kisaran 6,9 persen.

“Ini menunjukkan program yang ada belum sepenuhnya berdampak. Kami melihat masih banyak kebijakan yang belum menyentuh akar persoalan,” tegas Aldi.

Melalui aksi ini, mahasiswa berharap pemerintah daerah dapat lebih responsif dalam merumuskan kebijakan yang benar-benar berpihak pada kesejahteraan masyarakat, baik di bidang ketenagakerjaan maupun pendidikan. (Boy)

Editor : Nuria Ariawan

Berita Terkait

TPID Kota Sukabumi Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi, Jaga Harga dan Pasokan Pangan
Polres Sukabumi Kota Gelar Operasi Patuh Lodaya 2026, Berikut Sasaran Pelanggarannya
Lapas Sukabumi Perkuat Komitmen Pemberantasan Narkoba Lewat Tes Urine Mendadak
110 Orang Positif HIV di Sukabumi hingga Oktober, Sejauh Mana Efektivitas Pencegahannya?
Disdikbud Kota Sukabumi Evaluasi Revitalisasi Sekolah, 11 SD Masih Menunggu Kepastian Bantuan
“Jaket Boleh Berbeda, Semangat Tetap Satu”, Pesan Kapolres Sukabumi Kota kepada Ojol
Hotel dan Restoran Minim Parkir, DPRD Kota Sukabumi Minta Dishub Bertindak
Yosep Pujianto Targetkan PKB Kota Sukabumi Lebih Dekat dengan Masyarakat
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:33 WIB

TPID Kota Sukabumi Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi, Jaga Harga dan Pasokan Pangan

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:26 WIB

Polres Sukabumi Kota Gelar Operasi Patuh Lodaya 2026, Berikut Sasaran Pelanggarannya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Lapas Sukabumi Perkuat Komitmen Pemberantasan Narkoba Lewat Tes Urine Mendadak

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:53 WIB

110 Orang Positif HIV di Sukabumi hingga Oktober, Sejauh Mana Efektivitas Pencegahannya?

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:00 WIB

“Jaket Boleh Berbeda, Semangat Tetap Satu”, Pesan Kapolres Sukabumi Kota kepada Ojol

Berita Terbaru