Kota ‎Sukabumi Jalani Verifikasi Lanjutan Kota Sehat 2025, Bidik Penghargaan Swasti Saba Wiwerda

- Penulis

Kamis, 14 Agustus 2025 - 17:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt Kepala Dinkes Kota Sukabumi, Galih Marelia Anggraeni, saat diwawancarai. Foto: Istimewa.

Plt Kepala Dinkes Kota Sukabumi, Galih Marelia Anggraeni, saat diwawancarai. Foto: Istimewa.

LITERASI MEDIA – Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) menegaskan komitmennya mewujudkan lingkungan yang bersih, aman, nyaman, dan berkelanjutan melalui program Kota Sehat.

‎Plt Kepala Dinkes Kota Sukabumi, Galih Marelia Anggraeni, menjelaskan bahwa program ini menjadi payung besar bagi berbagai upaya peningkatan kualitas hidup masyarakat di seluruh kelurahan.

Diketahui, ‎pada Selasa (5/8) kemarin, di Ruang Pertemuan Setda Kota Sukabumi, dilaksanakan Verifikasi Lanjutan Penghargaan Kabupaten/Kota Sehat 2025.

‎Menurut Galih, tahun ini Kota Sukabumi mengajukan diri pada kategori Swasti Saba Wiwerda yang menunjukkan peningkatan capaian dibanding tahun sebelumnya. Proses verifikasi dilakukan secara daring oleh tim pusat.

‎“Dalam sesi ini, Wakil Wali Kota Sukabumi, Pak Bobby Maulana, memaparkan pendalaman dokumen Kota Sehat yang sebelumnya telah diverifikasi oleh Tim Pembina tingkat Provinsi Jawa Barat pada Mei lalu,” ujar Galih, Kamis (14/8).

‎Galih menyampaikan, paparan tersebut memuat gambaran detail implementasi tatanan dan indikator Kota Sehat di lapangan. Dia optimistis Kota Sukabumi mampu meraih penghargaan Swasti Saba Wiwerda pada tahun ini.

‎”Target kami tidak berhenti disini. Kami akan terus memperkuat upaya hingga mencapai level tertinggi, Swasti Saba Wistara, sehingga cita-cita menjadi Kota Sukabumi yang Sehat dan Bercahaya benar-benar terwujud,” tegasnya.

‎Sebagai tindak lanjut, sambung Galih, Pemkot Sukabumi menyiapkan langkah strategis berupa penguatan pemenuhan indikator prioritas, pembaruan data dan evidence program, serta mendorong kolaborasi lintas sektor.

‎“Kami mengajak semua pihak, mulai dari perangkat daerah, sektor swasta, hingga masyarakat untuk bersama-sama berkontribusi dalam pembangunan kesehatan kota,” pungkasnya. (Boy)

Baca Juga :  Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Teddy Setiadi Ajak Masyarakat Hayati Nilai Pancasila

Editor : Nuria Ariawan

Berita Terkait

Dari Disiplin hingga Judi Online, Ini Pesan Kepala Diskominfo Kota Sukabumi kepada ASN
AIDS, TBC, dan Malaria Jadi Perhatian, Dinkes Kota Sukabumi Siapkan Strategi Baru
Kota Sukabumi Sukses Tekan Inflasi Agustus hingga Masuk 10 Besar Inflasi Terendah
Sambut HUT ke-106, RSUD R. Syamsudin SH Tawarkan Promo Layanan Terapi Regeneratif
Sudah Dilaporkan Sejak 2025, Kenapa Mantan Legislator Sukabumi Baru Jadi Tersangka?
Polisi Periksa Mantan Legislator Sukabumi, Dugaan Penipuan dan Penggelapan Diselidiki
Kantor Kecamatan Gunungpuyuh Mulai Berdiri, DPUTR Pastikan Proyek On Track
Disdikbud Kota Sukabumi Minta Orang Tua Dampingi Anak Selama PJJ Imbas Abu Vulkanik
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 16:29 WIB

Dari Disiplin hingga Judi Online, Ini Pesan Kepala Diskominfo Kota Sukabumi kepada ASN

Rabu, 9 September 2026 - 16:12 WIB

AIDS, TBC, dan Malaria Jadi Perhatian, Dinkes Kota Sukabumi Siapkan Strategi Baru

Selasa, 8 September 2026 - 21:05 WIB

Kota Sukabumi Sukses Tekan Inflasi Agustus hingga Masuk 10 Besar Inflasi Terendah

Selasa, 8 September 2026 - 16:22 WIB

Sambut HUT ke-106, RSUD R. Syamsudin SH Tawarkan Promo Layanan Terapi Regeneratif

Senin, 7 September 2026 - 19:07 WIB

Sudah Dilaporkan Sejak 2025, Kenapa Mantan Legislator Sukabumi Baru Jadi Tersangka?

Berita Terbaru