LITERASI MEDIA – Sudar Fauzi resmi terpilih sebagai Ketua DPD KNPI Kota Sukabumi menggantikan Nurul Jaman Hadi melalui mekanisme aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) ke-XVI yang berlangsung kondusif.
Dalam pernyataannya, Sudar menyampaikan rasa syukur atas jalannya proses Musda yang dinilai lancar dan penuh kebersamaan.
“Alhamdulillah hari ini Musda bisa berjalan dengan lancar dan kondusif,” ujarnya, diujung acara Musda, Senin (20/4).
Usai terpilih, ia menegaskan akan segera melakukan langkah konsolidasi internal, dimulai dari pembentukan tim formatur hingga penyusunan kepengurusan dan program kerja KNPI ke depan.
“Dalam waktu dekat kita akan melaksanakan rapat tim formatur, menyusun kepengurusan, kemudian dari situ kita susun program kerja,” jelasnya.
Sudar mengungkapkan, dirinya telah menyiapkan konsep program bertajuk Triharmoni sebagai arah gerak KNPI ke depan. Program tersebut mencakup tiga fokus utama.
Pertama, menjaga solidaritas, kondusivitas, serta memperkuat koordinasi antar Organisasi Kepemudaan (OKP). Kedua, mendorong pemberdayaan pemuda di berbagai sektor. Dan ketiga, menjadikan KNPI sebagai ruang strategis yang benar-benar berdampak bagi kemajuan pemuda.
“KNPI tidak hanya menjadi tempat berkumpulnya OKP, tapi harus benar-benar memberikan dampak nyata bagi kemajuan kepemudaan,” tegasnya.
Terkait adanya dinamika dan perbedaan pandangan yang muncul bersamaan dengan pelaksanaan Musda, termasuk aksi dari pihak lain, Sudar menilai hal tersebut sebagai bagian dari hak demokrasi.
“Kalau soal aksi dan orasi itu hak bernegara. Kita di sini fokus pada proses Musda,” katanya.
Meski demikian, ia menegaskan pentingnya menjaga hubungan baik antar sesama pemuda, meskipun terdapat perbedaan.
“Walaupun berbeda, kita tidak akan saling meninggalkan. Ke depan kita ingin tetap menjalin silaturahmi, mungkin ngopi bareng,” ujarnya.
Dalam konteks hubungan dengan pemerintah daerah, Sudar menyebut KNPI akan membuka ruang sinergi dan kolaborasi yang lebih kuat ke depan.
“Insya Allah kita akan terus membangun sinergi dengan pemerintah daerah. KNPI juga harus bisa menjadi mitra strategis,” ungkapnya.
Terkait penyusunan kepengurusan, ia menyebut prosesnya masih menunggu rekomendasi dari berbagai OKP yang tergabung dalam KNPI. Setelah itu, baru akan dilakukan pembahasan tim formatur secara resmi.
“Kita punya waktu sekitar satu bulan dan itu akan kita maksimalkan,” jelasnya.
Sudar juga menegaskan tidak memiliki cara khusus untuk merangkul pihak-pihak yang berbeda pandangan. Namun ia optimistis, dengan niat yang sama untuk membangun Kota Sukabumi, semua pihak pada akhirnya akan bertemu dalam satu tujuan.
“Kita semua pemuda Sukabumi. Setajam apapun perbedaan, kalau niatnya sama untuk membangun, pasti akan ketemu,” pungkasnya. (Boy)
Editor : Nuria Ariawan









