Mei 2026, Kota Sukabumi Lampaui Capaian Provinsi dan Nasional dalam Pengendalian Inflasi

- Penulis

Sabtu, 6 Juni 2026 - 14:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi data inflasi. (Foto: Istimewa)

Ilustrasi data inflasi. (Foto: Istimewa)

LITERASI MEDIA – Kota Sukabumi mencatat capaian positif dalam pengendalian inflasi. Berdasarkan data terbaru, tingkat inflasi tahunan (year on year) pada Mei 2026 berada di angka 2,88 persen, atau berada dalam rentang ideal yang ditetapkan pemerintah.

Capaian tersebut menempatkan Kota Sukabumi sebagai daerah dengan tingkat inflasi terendah di Jawa Barat. Angka tersebut juga lebih rendah dibandingkan inflasi Jawa Barat yang tercatat 3,07 persen dan inflasi nasional sebesar 3,08 persen.

Meski demikian, kondisi tersebut tidak diraih tanpa tantangan. Pada Februari 2026, inflasi Kota Sukabumi sempat meningkat hingga 3,74 persen. Angka tersebut mengikuti tren kenaikan yang terjadi di tingkat provinsi maupun nasional, namun berada di atas rata-rata inflasi Jawa Barat dan nasional serta melampaui target inflasi yang ditetapkan pemerintah, yakni 2,5 persen ± 1 persen.

Baca Juga :  Krisis Sampah di TPA Cikundul, Dampak Lingkungan dan Kesehatan Jadi Sorotan

Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, mengatakan bahwa keberhasilan pengendalian inflasi tidak lepas dari penguatan koordinasi melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).

Menurutnya, TPID menjadi instrumen penting dalam menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan pasokan kebutuhan masyarakat. Melalui tim tersebut, pemerintah secara rutin melakukan pemantauan harga di pasar tradisional maupun pusat-pusat distribusi.

Baca Juga :  Tanggapi Pernyataan Anggota DPRD Soal WP Nakal, Begini Penjelasan Ayep Zaki

“Pemantauan dilakukan secara berkala untuk mendeteksi potensi kenaikan harga sejak dini sehingga langkah antisipasi dapat segera dilakukan,” ujarnya.

Selain pengawasan harga, koordinasi lintas sektor juga terus diperkuat guna menjaga kelancaran distribusi barang dan mengantisipasi gangguan pasokan yang berpotensi memicu kenaikan harga di pasaran.

Pemerintah Kota Sukabumi optimistis strategi yang dijalankan melalui TPID dapat menjaga tren inflasi tetap terkendali sekaligus mendukung stabilitas ekonomi daerah. Dengan inflasi yang berada dalam rentang ideal, daya beli masyarakat diharapkan tetap terjaga dan aktivitas ekonomi dapat tumbuh lebih sehat. (Boy)

Editor : Nuria Ariawan

Berita Terkait

Di Tengah Sorotan Kebersihan Alun-Alun, DLH Ungkap Fakta Soal Retribusi Pedagang
Capai Target Bebas Rabies 2030, Dinkes Kota Sukabumi Siapkan Inovasi SINAR
Revitalisasi Pedestrian Jalan Bhayangkara Kota Sukabumi Telan Anggaran Rp2,4 Miliar
Libatkan Warga Binaan, Lapas Sukabumi Gelar Aksi Bersih-Bersih Lingkungan
Bayar Iuran, Tapi Sampah Diangkut Sesuka Waktu? Keluhan Pedagang Alun-Alun Sukabumi Jadi Sorotan
Kota Sukabumi Raih Penghargaan Terbaik II Pengendalian Inflasi Tingkat Jawa-Bali
Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan, RS Bunut Gelar Temu Pelanggan dan Evaluasi Mitra FKTP
Aksi Nyata Pemuda Pancasila Kota Sukabumi: Donor Darah untuk Warga yang Membutuhkan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 14:44 WIB

Mei 2026, Kota Sukabumi Lampaui Capaian Provinsi dan Nasional dalam Pengendalian Inflasi

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:06 WIB

Di Tengah Sorotan Kebersihan Alun-Alun, DLH Ungkap Fakta Soal Retribusi Pedagang

Jumat, 5 Juni 2026 - 13:46 WIB

Capai Target Bebas Rabies 2030, Dinkes Kota Sukabumi Siapkan Inovasi SINAR

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:47 WIB

Revitalisasi Pedestrian Jalan Bhayangkara Kota Sukabumi Telan Anggaran Rp2,4 Miliar

Jumat, 5 Juni 2026 - 11:32 WIB

Libatkan Warga Binaan, Lapas Sukabumi Gelar Aksi Bersih-Bersih Lingkungan

Berita Terbaru