Ayep Zaki Tinjau Proyek Jalan Prana, Tekankan Kualitas Infrastruktur dan Ancam Blacklist Kontraktor Nakal

- Penulis

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, didampingi Kepala DPUTR, Sony Hermanto, pelaksana proyek, serta jajaran terkait meninjau langsung pelaksanaan proyek pembangunan Jalan Prana, Kelurahan/Kecamatan Cikole, Rabu (22/7). (Foto: Dokpim Kota Sukabumi)

Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, didampingi Kepala DPUTR, Sony Hermanto, pelaksana proyek, serta jajaran terkait meninjau langsung pelaksanaan proyek pembangunan Jalan Prana, Kelurahan/Kecamatan Cikole, Rabu (22/7). (Foto: Dokpim Kota Sukabumi)

LITERASI MEDIA – Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, meninjau langsung pelaksanaan proyek pembangunan Jalan Prana, Kelurahan/Kecamatan Cikole, Rabu (22/7), sebagai bentuk pengawasan terhadap pembangunan infrastruktur sekaligus memastikan kualitas pekerjaan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

Dalam peninjauan tersebut, Wali Kota didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Sony Hermanto, pelaksana proyek, serta jajaran terkait. Kunjungan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi dalam meningkatkan mutu infrastruktur yang dibangun untuk kepentingan masyarakat.

Pada kesempatan itu, Ayep Zaki menegaskan arah kebijakan pembangunan infrastruktur di Kota Sukabumi ke depan akan lebih mengutamakan penggunaan konstruksi beton atau rigid pavement. Menurutnya, konstruksi beton memiliki usia pakai yang lebih panjang dan lebih tahan terhadap beban kendaraan dibandingkan jalan beraspal.

“Tentunya saya menekankan bahwa setiap proyek pembangunan jalan harus mengedepankan aspek kualitas, mulai dari ketebalan hingga tingkat kekuatan beton yang disesuaikan dengan fungsi dan intensitas lalu lintas pada setiap ruas jalan,” ujarnya.

Baca Juga :  Wali Kota Ayep Zaki Tanggapi Tuntutan Mahasiswa

Tak hanya fokus pada jalan, ia mendorong peningkatan kualitas pembangunan trotoar. Ia juga mengusulkan penggunaan sistem pengecoran seperti yang diterapkan di sejumlah ruas jalan utama di Jakarta agar trotoar lebih kuat, tahan lama, dan nyaman digunakan masyarakat.

“Prinsipnya, infrastruktur yang dibangun harus memiliki kualitas terbaik sehingga manfaatnya bisa dirasakan masyarakat dalam jangka panjang,” ujarnya.

Ia menyebut pembangunan infrastruktur merupakan salah satu program prioritas Pemkot Sukabumi, selain penanganan stunting, pengentasan kemiskinan ekstrem, dan penurunan angka pengangguran.

Untuk mendukung percepatan pembangunan, pemerintah telah menyiapkan sejumlah skema pembiayaan, di antaranya melalui Pendapatan Asli Daerah (PAD), dukungan pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, serta rencana pembiayaan dari PT SMI.

Baca Juga :  Tak Ada Titipan! Pansel Buka-bukaan Soal Seleksi Dirut dan Dewas BPR Kota Sukabumi

Ayep Zaki mengingatkan agar seluruh pekerjaan dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis dan ketentuan yang berlaku. Hal itu ia sampaikan kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proyek, mulai dari perencana, pelaksana hingga konsultan pengawas.

Ia juga menegaskan tidak boleh ada temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait kekurangan volume pekerjaan maupun penyimpangan pelaksanaan proyek. Pemerintah, kata dia, tidak akan ragu memberikan sanksi tegas terhadap kontraktor yang terbukti melanggar, termasuk memasukkan perusahaan ke dalam daftar hitam (blacklist).

“Tentunya pengawasan yang ketat menjadi bagian penting untuk memastikan setiap anggaran pembangunan digunakan secara efektif dan menghasilkan infrastruktur yang berkualitas,” jelasnya.

Pemerintah berharap seluruh proyek pembangunan di Kota Sukabumi dapat dilaksanakan secara profesional, transparan, dan akuntabel sehingga mampu memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat sekaligus menjadi investasi pembangunan daerah di masa mendatang. (Boy)

Editor : Nuria Ariawan

Berita Terkait

TPID Kota Sukabumi Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi, Jaga Harga dan Pasokan Pangan
Polres Sukabumi Kota Gelar Operasi Patuh Lodaya 2026, Berikut Sasaran Pelanggarannya
Lapas Sukabumi Perkuat Komitmen Pemberantasan Narkoba Lewat Tes Urine Mendadak
110 Orang Positif HIV di Sukabumi hingga Oktober, Sejauh Mana Efektivitas Pencegahannya?
Disdikbud Kota Sukabumi Evaluasi Revitalisasi Sekolah, 11 SD Masih Menunggu Kepastian Bantuan
“Jaket Boleh Berbeda, Semangat Tetap Satu”, Pesan Kapolres Sukabumi Kota kepada Ojol
Hotel dan Restoran Minim Parkir, DPRD Kota Sukabumi Minta Dishub Bertindak
Yosep Pujianto Targetkan PKB Kota Sukabumi Lebih Dekat dengan Masyarakat
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:33 WIB

TPID Kota Sukabumi Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi, Jaga Harga dan Pasokan Pangan

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:26 WIB

Polres Sukabumi Kota Gelar Operasi Patuh Lodaya 2026, Berikut Sasaran Pelanggarannya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Lapas Sukabumi Perkuat Komitmen Pemberantasan Narkoba Lewat Tes Urine Mendadak

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:53 WIB

110 Orang Positif HIV di Sukabumi hingga Oktober, Sejauh Mana Efektivitas Pencegahannya?

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:00 WIB

“Jaket Boleh Berbeda, Semangat Tetap Satu”, Pesan Kapolres Sukabumi Kota kepada Ojol

Berita Terbaru