LITERASI MEDIA – Keberadaan hotel dan restoran yang tidak memiliki lahan parkir memadai menjadi perhatian DPRD Kota Sukabumi. Kendaraan pengunjung yang terpaksa parkir di badan jalan dinilai berpotensi mengganggu kelancaran lalu lintas serta kenyamanan masyarakat.
Anggota Komisi I DPRD Kota Sukabumi dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Iyus Yusuf, menyatakan akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Sukabumi untuk menelusuri dan mengawasi hotel maupun restoran yang diduga belum memenuhi ketentuan penyediaan lahan parkir.
“Kami akan berkoordinasi dengan Dishub Kota Sukabumi untuk melihat dan mengawasi lokasi hotel maupun restoran yang kemungkinan belum sesuai aturan terkait lahan parkir. Ini perlu ditelusuri agar penanganannya berdasarkan kondisi di lapangan dan ketentuan yang berlaku,” kata Iyus, belum lama ini.
Menurut Iyus, persoalan parkir tidak bisa dipandang sebagai masalah sepele. Selain berkaitan dengan ketertiban lalu lintas, penggunaan badan jalan untuk parkir kendaraan juga dapat mengurangi kenyamanan pengguna jalan dan masyarakat di sekitar lokasi usaha.
Karena itu, ia menilai pemerintah daerah perlu memastikan setiap kegiatan usaha berjalan sesuai ketentuan, termasuk dalam penyediaan fasilitas parkir yang memadai.
Pengawasan, lanjutnya, perlu mencakup ketersediaan lahan parkir, kondisi kendaraan yang terparkir di sekitar lokasi usaha, serta kesesuaian fasilitas tersebut dengan peraturan yang berlaku.
Apabila ditemukan pelanggaran, instansi berwenang diharapkan menindaklanjutinya sesuai ketentuan. Namun, pemeriksaan harus dilakukan secara objektif dengan mengacu pada fakta di lapangan, bukan semata-mata berdasarkan dugaan.
Iyus juga menegaskan bahwa pelaku usaha tetap berhak mendapatkan kepastian dalam menjalankan kegiatan bisnisnya. Oleh sebab itu, pengawasan pemerintah perlu dilakukan secara proporsional dengan tetap memperhatikan kepentingan masyarakat.
“Usaha boleh berkembang, tetapi jalan umum bukan halaman parkir tambahan. Pemerintah perlu memastikan pertumbuhan usaha di Kota Sukabumi berjalan seiring dengan ketertiban dan kenyamanan warga,” tegasnya.
Ia berharap koordinasi antara DPRD dan Dishub dapat mendorong penataan parkir yang lebih tertib, sehingga perkembangan sektor usaha di Kota Sukabumi tidak menimbulkan persoalan baru bagi pengguna jalan dan lingkungan sekitar. (Boy)
Editor : Nuria Ariawan









