LITERASI MEDIA – Sebanyak 25 labu darah terkumpul dalam kegiatan donor darah yang digelar DPC Partai Demokrat Kabupaten Sukabumi di Rumah Aspirasi Iman Adinugraha, Rabu (14/10/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu upaya mengubah momentum peringatan hari jadi partai menjadi aksi kemanusiaan yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Mengusung tema “Darah Demokrat untuk Ibu Pertiwi”, kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian HUT ke-25 Partai Demokrat. Kader partai bersama masyarakat ikut berpartisipasi, dengan harapan darah yang terkumpul dapat membantu memenuhi kebutuhan pasien yang memerlukan transfusi.
Dari 35 orang yang hadir, sebanyak 25 orang dinyatakan memenuhi persyaratan untuk mendonorkan darah. Prosesnya melibatkan tenaga kesehatan dari Unit Pengelola Darah RSUD Palabuhanratu guna memastikan pelaksanaan donor sesuai prosedur medis.
Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Sukabumi, Iman Adinugraha, mengatakan kegiatan ini tidak sekadar menjadi bagian dari agenda peringatan hari jadi partai. Lebih dari itu, donor darah merupakan bentuk kepedulian terhadap persoalan kemanusiaan yang bisa dialami siapa saja.
Menurut Iman, kebutuhan darah di fasilitas pelayanan kesehatan menuntut kepedulian dan partisipasi banyak pihak. Ketersediaan darah dapat menjadi faktor penting bagi pasien yang menjalani pengobatan, menjalani tindakan medis, maupun menghadapi kondisi darurat.
“Bagi kami, peringatan HUT partai harus memiliki makna lebih dari sekadar perayaan. Ada hal yang bisa kita lakukan untuk membantu sesama, salah satunya melalui donor darah. Darah yang kita sumbangkan mungkin tidak kita ketahui siapa penerimanya, tetapi manfaatnya bisa sangat berarti bagi orang yang membutuhkan,” ujar Iman.
Ia menilai, aksi sosial seperti ini juga menjadi ruang untuk mempertemukan kepedulian kader dengan partisipasi masyarakat. Sebab, urusan kemanusiaan tidak mengenal batas organisasi, latar belakang, ataupun kepentingan tertentu.
Kehadiran masyarakat dalam kegiatan tersebut memperlihatkan bahwa semangat berbagi dapat tumbuh melalui langkah sederhana. Kesediaan menjadi pendonor bukan hanya soal menyumbangkan darah, melainkan juga kesadaran bahwa membantu orang lain bisa dimulai dari sesuatu yang dapat dilakukan secara langsung.
Iman berharap, kegiatan donor darah tidak berhenti sebagai agenda tahunan yang hanya muncul ketika peringatan hari jadi partai. Menurutnya, kepedulian sosial perlu dijaga secara berkelanjutan agar semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk terlibat dalam kegiatan kemanusiaan.
“Yang ingin kami bangun adalah semangat kepedulian yang terus berjalan. Jangan sampai donor darah hanya dilakukan ketika ada peringatan tertentu. Selama memenuhi persyaratan kesehatan, masyarakat bisa ikut berpartisipasi membantu mereka yang membutuhkan,” katanya.
Terkumpulnya 25 labu darah menjadi hasil nyata dari kegiatan tersebut. Namun, pesan yang ingin dibawa lebih luas daripada jumlah kantong darah yang berhasil dihimpun: kepedulian terhadap sesama membutuhkan tindakan, bukan sekadar ungkapan.
Melalui kegiatan bertema “Darah Demokrat untuk Ibu Pertiwi”, DPC Partai Demokrat Kabupaten Sukabumi berharap semangat kemanusiaan semakin mengakar di tengah masyarakat. Sebab, bagi pasien yang menunggu transfusi, darah yang didonorkan secara sukarela bukan sekadar bantuan, melainkan bagian dari harapan untuk kembali pulih.









