Kurun 4 Bulan! 138 Bencana di Kota Sukabumi Sebabkan Kerugian Capai Rp5,4 Miliar

- Penulis

Sabtu, 16 Mei 2026 - 11:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas BPBD Kota Sukabumi saat melakukan penanganan dampak cuaca ekstrem yang terjadi wilayah Kelurahan Benteng, Kecamatan Warudoyong, Sabtu (15/5) malam. (Istimewa)

Petugas BPBD Kota Sukabumi saat melakukan penanganan dampak cuaca ekstrem yang terjadi wilayah Kelurahan Benteng, Kecamatan Warudoyong, Sabtu (15/5) malam. (Istimewa)

LITERASI MEDIA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi mencatat sebanyak 138 kejadian bencana terjadi selama kurun Januari hingga April 2026. Rangkaian bencana tersebut menimbulkan kerugian materil yang ditaksir mencapai Rp5.426.500.000.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi, Yoseph Sabaruddin, mengatakan bahwa luas area terdampak bencana mencapai 3.659 hektare. Selain itu, tercatat 19 unit bangunan mengalami rusak berat, 27 unit rusak sedang, dan 74 unit rusak ringan.

“Total kejadian selama awal Januari sampai akhir April tahun ini mencapai 138 kejadian dengan berbagai dampak kerusakan dan kerugian,” ujar Yoseph, dalam keterangan resminya, Sabtu (16/5).

Baca Juga :  RSUD R. Syamsudin SH Perkuat Sinergi dengan FKTP, Dorong Sistem Rujukan Kesehatan yang Efektif

Ia merinci, pada Januari terjadi 44 kejadian bencana, kemudian Februari sebanyak 28 kejadian, Maret meningkat menjadi 46 kejadian, lalu April sebanyak 20 kejadian.

Berdasarkan jenisnya, cuaca ekstrem menjadi bencana yang paling dominan dengan 113 kejadian. Selain itu, terdapat 11 kejadian kebakaran di area permukiman, enam kejadian tanah longsor, lima kejadian banjir, serta tiga kali gempa bumi.

“Nilai kerugian terbesar berasal dari bencana kebakaran dengan nilai kerugian mencapai Rp2.774.000.000,” jelasnya.

Jika dilihat berdasarkan wilayah, Kecamatan Baros menjadi daerah paling terdampak dengan 26 kejadian bencana. Disusul Kecamatan Warudoyong 22 kejadian, Kecamatan Cikole 20 kejadian, Kecamatan Gunungpuyuh dan Citamiang masing-masing 18 kejadian, lalu Kecamatan Lembursitu dan Cibeureum masing-masing 17 kejadian.

Baca Juga :  Ngopi di Kebon Awi, Lokasi Wisata Baru di Jantung Kota Sukabumi

Ia mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama menghadapi potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan guna mengantisipasi risiko banjir saat hujan deras.

“Masyarakat diharapkan tetap waspada dan menjaga lingkungan agar terhindar dari dampak bencana, khususnya banjir saat curah hujan tinggi,” pungkasnya. (Boy)

Editor : Nuria Ariawan

Berita Terkait

Dari Disiplin hingga Judi Online, Ini Pesan Kepala Diskominfo Kota Sukabumi kepada ASN
AIDS, TBC, dan Malaria Jadi Perhatian, Dinkes Kota Sukabumi Siapkan Strategi Baru
Kota Sukabumi Sukses Tekan Inflasi Agustus hingga Masuk 10 Besar Inflasi Terendah
Sambut HUT ke-106, RSUD R. Syamsudin SH Tawarkan Promo Layanan Terapi Regeneratif
Sudah Dilaporkan Sejak 2025, Kenapa Mantan Legislator Sukabumi Baru Jadi Tersangka?
Polisi Periksa Mantan Legislator Sukabumi, Dugaan Penipuan dan Penggelapan Diselidiki
Kantor Kecamatan Gunungpuyuh Mulai Berdiri, DPUTR Pastikan Proyek On Track
Disdikbud Kota Sukabumi Minta Orang Tua Dampingi Anak Selama PJJ Imbas Abu Vulkanik
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 16:29 WIB

Dari Disiplin hingga Judi Online, Ini Pesan Kepala Diskominfo Kota Sukabumi kepada ASN

Rabu, 9 September 2026 - 16:12 WIB

AIDS, TBC, dan Malaria Jadi Perhatian, Dinkes Kota Sukabumi Siapkan Strategi Baru

Selasa, 8 September 2026 - 21:05 WIB

Kota Sukabumi Sukses Tekan Inflasi Agustus hingga Masuk 10 Besar Inflasi Terendah

Selasa, 8 September 2026 - 16:22 WIB

Sambut HUT ke-106, RSUD R. Syamsudin SH Tawarkan Promo Layanan Terapi Regeneratif

Senin, 7 September 2026 - 19:07 WIB

Sudah Dilaporkan Sejak 2025, Kenapa Mantan Legislator Sukabumi Baru Jadi Tersangka?

Berita Terbaru