LITERASI MEDIA – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) RI, Prasetyo Hadi, menyatakan dugaan praktik penjualan beli Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) program Makan Bergizi Gratis (MBG) tengah dalam proses audit internal.
Ia menyampaikannya saat menjawab pertanyaan apakah dugaan praktik jual beli itu jadi salah satu alasan pencopotan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana.
“Semua sedang dalam proses audit internal. itu adalah bagian dari, sekali lagi kami sampaikan, bagian dari monitoring dan evaluasi terus menerus yang kami lakukan,” kata Pras di Istana Kepresidenan Jakarta, dilansir dari CNN Indonesia, Rabu (3/6).
Pras menyatakan pemerintah terus berupaya dalam memperbaiki dan mengoptimalkan kinerja BGN dalam menjalankan tugas dan fungsi ke depan.
Ia juga menyebut pergantian pucuk pimpinan BGN ini merupakan bentuk pemantauan dan evaluasi dari Presiden Prabowo.
Ia mengatakan banyak catatan yang jadi dasar pertimbangan Prabowo melakukan pergantian ini dengan harapan catatan itu dapat segera diperbaiki.
“Ada yang berkenaan dengan masalah kedisiplinan dalam menjalankan SOP, ada yang berkenaan dengan masalah kedisiplinan dalam menjalankan tata kelola, termasuk kedisiplinan dalam menjaga kualitas dari makanan yang seharusnya sudah ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional. Beberapa hal tersebut yang menjadi dasar pertimbangan,” ucap dia.
Pada saat yang sama, Pras memastikan pergantian kepala di BGN ini tidak akan mengganggu proses pelaksanaan MBG. Ia menyatakan program MBG harus tetap berjalan, pelayanan ke seluruh penerima manfaat pun tidak boleh terganggu. Pras meminta agar seluruh jajaran BGN tetap bekerja sebagaimana mestinya, sesuai dengan tugas dan fungsi mereka.
Pada Selasa (2/6), Prabowo melakukan rotasi kepemimpinan di BGN. Dadan Hindayana sebagai Kepala BGN dicopot, menggantikan Naniek S Deyang yang sebelumnya merupakan Wakil Kepala BGN.
Lalu, pergantian kepemimpinan juga terjadi di Wakil Kepala BGN. Lodewyk Pusung dan Sonny Sonjaya dicopot.
Bersamaan dengan itu, dua sosok baru yakni Wakil Kepala BPKP Agustina Arumsari dan Wakil Direktur PT Agrinas Pangan Nusantara Mayjen TNI Trenggono ditunjuk sebagai Wakil Kepala BGN yang baru. (***)









