LITERASI MEDIA – Sebanyak 350 atlet dari tujuh provinsi di Indonesia meramaikan Open Turnamen Ju Jitsu Pelajar Piala Wali Kota Sukabumi 2025. Acara bergengsi ini berlangsung di GOR Lapang Merdeka, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, pada Sabtu (26/4/2025), sebagai bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-111 Kota Sukabumi.
Turnamen yang digelar mulai 25 hingga 27 April 2025 ini resmi dibuka oleh Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki. Hadir pula dalam acara tersebut Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana, Ketua DPRD Kota Sukabumi Wawan Juanda, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Sukabumi, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Ayep Zaki menyampaikan bahwa kejuaraan olahraga Ju Jitsu ini merupakan upaya Pemerintah Kota Sukabumi untuk meningkatkan daya saing olahraga di daerah.
“Olahraga bukan hanya tentang menjaga kebugaran fisik, tetapi juga membentuk karakter, disiplin, dan semangat juang yang tinggi,” ujar Ayep Zaki.
Lebih lanjut, Wali Kota Sukabumi menegaskan bahwa ajang ini menjadi momentum bagi para atlet muda untuk bertukar pengalaman, mempererat persatuan, dan memperkaya pengetahuan antar daerah. Ia pun mengapresiasi kerja keras Disporapar Kota Sukabumi dan seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya turnamen ini.
“Saya ucapkan selamat bertanding kepada seluruh peserta. Junjung tinggi sportivitas dan jadikan ajang ini sebagai sarana untuk mengasah kemampuan dan belajar dari pengalaman,” pesan Ayep Zaki.
Di kesempatan yang sama, Ketua Pengurus Besar Ju Jitsu Indonesia (PBJI) Kota Sukabumi, Khaerul Imam Thoharoh, mengungkapkan bahwa ini adalah kali pertama Kota Sukabumi menggelar open turnamen Ju Jitsu dengan skala nasional.
“Sebanyak 350 peserta dari tujuh provinsi, usia 6 hingga 18 tahun, ikut ambil bagian dalam kejuaraan ini,” jelas Khaerul.
Ia menambahkan, tujuan dari turnamen ini adalah membina atlet-atlet muda, mempersiapkan mereka menuju level senior, serta mencari bibit-bibit unggul untuk berlaga di ajang yang lebih besar seperti Porprov.
Open Turnamen Ju Jitsu Pelajar Piala Wali Kota Sukabumi 2025 ini diharapkan mampu menjadi ajang bergengsi tahunan yang mendorong perkembangan Ju Jitsu di Indonesia, khususnya di Kota Sukabumi. (Kio).









