LITERASI MEDIA – Upaya penyelundupan narkotika ke dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sukabumi kembali berhasil digagalkan petugas. Kali ini, pelaku menggunakan modus tak lazim dengan menyembunyikan sabu di dalam bakso yang dilempar dari luar tembok lapas pada Senin (22/6) dini hari.
Aksi tersebut terungkap setelah petugas mencurigai sebuah benda yang masuk ke area lapas. Berdasarkan rekaman kamera pengawas (CCTV), benda mencurigakan terlihat jatuh ke lingkungan lapas sekitar pukul 04.23 WIB.
Sekitar 15 menit kemudian, tepatnya pukul 04.38 WIB, petugas pengamanan yang sedang melakukan kontrol rutin menemukan bungkusan mencurigakan di area dalam lapas. Barang tersebut kemudian diamankan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Saat dibuka, petugas menemukan sebuah bakso yang dibalut lakban hitam. Setelah diperiksa secara teliti, di dalamnya terdapat plastik klip berisi kristal putih yang diduga narkotika jenis sabu.
Temuan tersebut langsung dilaporkan kepada Kepala Lapas Kelas IIB Sukabumi, Budi Hardiono. Menindaklanjuti laporan itu, pihak lapas segera mengamankan lokasi dan berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk proses penyelidikan.
Tak lama berselang, personel Satuan Reserse Narkoba Polres Sukabumi Kota mendatangi lokasi guna melakukan olah tempat kejadian perkara serta identifikasi barang bukti.
Hasil pemeriksaan awal menunjukkan bahwa barang tersebut merupakan narkotika jenis sabu dengan berat sekitar satu gram. Polisi menduga narkotika itu sengaja dilempar dari luar tembok lapas sebagai upaya memasukkan barang terlarang ke dalam lingkungan pemasyarakatan.
Barang bukti selanjutnya diserahkan kepada Polres Sukabumi Kota untuk kepentingan penyidikan dan pengembangan kasus guna mengungkap pihak-pihak yang terlibat dalam upaya penyelundupan tersebut.
Berdasarkan penelusuran sementara melalui rekaman CCTV, petugas memastikan adanya benda yang masuk ke area lapas pada pukul 04.23 WIB. Namun hingga kini identitas pelaku pelemparan masih belum diketahui dan masih dalam proses pendalaman.
Kepala Lapas Kelas IIB Sukabumi, Budi Hardiono, menegaskan bahwa keberhasilan menggagalkan penyelundupan tersebut merupakan hasil dari peningkatan kewaspadaan petugas, terutama pada jam-jam rawan.
“Modus penyelundupan narkoba terus berkembang dan semakin beragam. Namun kami memastikan seluruh jajaran tetap waspada dan tidak memberikan ruang sedikit pun bagi peredaran narkoba di dalam lapas. Temuan ini menjadi bukti bahwa pengawasan berjalan efektif dan komitmen pemberantasan narkoba terus kami perkuat,” kata Budi.
Menurut dia, penggagalan penyelundupan itu menjadi bagian dari komitmen program LABUMI BERSINAR (Lapas Sukabumi Bersih dari Narkoba) yang terus dijalankan di lingkungan lapas. Selain itu, langkah tersebut juga mendukung program pemberantasan narkoba yang menjadi prioritas Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.
Pihak lapas, lanjut Budi, terus memperkuat pengawasan melalui razia rutin serta meningkatkan sinergi dengan kepolisian dan Badan Narkotika Nasional (BNN) guna mencegah masuknya narkoba ke dalam lapas.
Keberhasilan ini sekaligus menunjukkan bahwa berbagai modus penyelundupan narkoba, termasuk dengan cara melempar barang dari luar tembok lapas, masih terus terjadi.
Meski demikian, Lapas Sukabumi memastikan akan terus meningkatkan sistem pengamanan dan kewaspadaan untuk menjaga lingkungan pemasyarakatan tetap aman, tertib, serta bersih dari peredaran narkoba. (Boy)
Editor : Nuria Ariawan









