Hadiri FPD Kesbangpol, Wali Kota Tegaskan Komitmen Pembangunan Berbasis Musyawarah dan Transparansi

- Penulis

Selasa, 29 April 2025 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, menghadiri FPD Kesbangpol, pada Selasa (29/4/2025). Foto: Humas Pemkot Sukabumi.

Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, menghadiri FPD Kesbangpol, pada Selasa (29/4/2025). Foto: Humas Pemkot Sukabumi.

LITERASI MEDIA – Setiap pemimpin memiliki karakter, kita akan mengedepankan musyawarah. Saya akan mengedepankan isu paling strategis untuk kepentingan masyarakat.

Demikian penegasan Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, dalam Forum Perangkat Daerah (FPD) Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) yang membahas Renstra Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2025-2029.

Kegiatan ini digelar di Ruang Rapat Kesbangpol pada Selasa (29/4/2025), dan dihadiri oleh Kepala Kesbangpol Yudi Yustiawan, perwakilan unsur Forkopimda, serta lembaga dan SKPD mitra Kesbangpol.

Ayep Zaki menyampaikan sejumlah prioritas pembangunan yang akan menjadi fokus pemerintahannya. Ia menekankan pentingnya kebersihan, perbaikan jalan, pedestrian, drainase, penerangan jalan, serta peningkatan kualitas pelayanan publik sebagai isu strategis.

“Ada 19 janji politik yang harus kami tunaikan. Selain itu, ada program tambahan seperti BPJS ketenagakerjaan untuk 23.000 warga dan perluasan BPJS kesehatan bagi keluarga rentan,” jelasnya.

Baca Juga :  Demi Pelayanan Kesehatan Paripurna, Ayep Zaki Dorong Puskesmas Bertransformasi BLUD

Ia juga memaparkan program padat karya yang dirancang untuk stabilisasi perekonomian masyarakat. “Program ini dirancang langsung oleh pemkot untuk memastikan manfaatnya tepat sasaran. Kami mengalokasikan sisa anggaran sebesar Rp5,6 miliar khusus untuk perbaikan infrastruktur di lingkungan yang paling membutuhkan,” tambahnya.

Mengenai peran Kesbangpol, Wali Kota Sukabumi menyatakan bahwa lembaga ini memegang peran kunci dalam menjaga stabilitas Kota Sukabumi, baik di bidang sosial, agama, budaya, maupun politik.

“Kami memiliki banyak program untuk mendukung keamanan dan stabilitas. Sebagai pimpinan, saya selalu menjalin kerja sama yang baik dengan Kepolisian dan TNI berdasarkan konstitusi. Fokus kami adalah pro pada pembangunan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan strategi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui Tim Percepatan Peningkatan PAD.

“Kami menargetkan minimal Rp500 miliar dan sudah bisa terlihat progresnya pada Agustus nanti. Setelah itu, kami akan melakukan breakdown lebih detail,” papar H. Ayep Zaki.

Baca Juga :  DPUTR Kota Sukabumi Genjot Percepatan Penerbitan SLF untuk Pasar Pelita

Transparansi penggunaan anggaran menjadi poin penting yang ditekankan Wali Kota. “Untuk tahun ini, kami mengejar target PAD Rp500 miliar dan akan transparan dalam penggunaannya. Ini semua demi stabilitas keamanan dan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Ia juga mengimbau wajib pajak untuk memenuhi kewajibannya. “Negara tidak meminta uang dari pengusaha, tetapi menitipkan agar konsumen membayar pajak yang kemudian diserahkan kepada negara. Ini penting untuk menertibkan anggaran,” jelasnya.

Di sektor retribusi, pemerintah kota telah mengambil langkah tegas dengan menutup 41 reklame yang tidak memiliki izin. “Kami memberikan waktu 30 hari untuk pemilik reklame melunasi pajaknya. Jika tidak, kami akan mengambil alih aset tersebut,” tegas Ayep Zaki.

Ia juga menyinggung pentingnya sertifikat laik fungsi (SLF) sebagai bagian dari penegakan aturan. “Sekarang waktunya kita mengedepankan konstitusi,” tandasnya. (***)

Editor : Nuria Ariawan

Berita Terkait

Iduladha di Balik Jeruji, Lapas Sukabumi Bangun Empati dan Kepedulian Sosial
Puluhan Penerima Manfaat Terima Hewan Qurban dari Polres Sukabumi Kota
Anggaran Program Unggulan Insentif Masyarakat Kota Sukabumi di 2026 Dipastikan Naik
Petugas Gabungan Sita 10.705 Batang Rokok Ilegal di Kota Sukabumi
Respon Keluhan Warga, Satpol PP Gerebek Kios Penjual Tramadol dan Hexymer di Jalan R.A Kosasih
Polemik Dana Abadi Rp10 Juta per RT, Agus Samsul Singgung Janji Politik Tak Matang
Kelurahan Gunung Puyuh Genjot Pendapatan Pajak Lewat Inovasi Mawar Bajak
10 Trofi dan 3 Gelar Beruntun! Persib Resmi Jadi Legenda Sepak Bola Indonesia
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:44 WIB

Iduladha di Balik Jeruji, Lapas Sukabumi Bangun Empati dan Kepedulian Sosial

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:54 WIB

Puluhan Penerima Manfaat Terima Hewan Qurban dari Polres Sukabumi Kota

Senin, 25 Mei 2026 - 23:10 WIB

Anggaran Program Unggulan Insentif Masyarakat Kota Sukabumi di 2026 Dipastikan Naik

Senin, 25 Mei 2026 - 18:35 WIB

Petugas Gabungan Sita 10.705 Batang Rokok Ilegal di Kota Sukabumi

Senin, 25 Mei 2026 - 12:17 WIB

Polemik Dana Abadi Rp10 Juta per RT, Agus Samsul Singgung Janji Politik Tak Matang

Berita Terbaru