Pemkot Sukabumi Gelar Workshop Optimalisasi Dana Transfer ke Daerah

- Penulis

Rabu, 30 April 2025 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, menghadiri workshop Optimalisasi Dana Transfer ke Daerah yang digelar di Ruang Pertemuan Setda, pada Rabu (30/4/2025). Foto: Humas Pemkot Sukabumi.

Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, menghadiri workshop Optimalisasi Dana Transfer ke Daerah yang digelar di Ruang Pertemuan Setda, pada Rabu (30/4/2025). Foto: Humas Pemkot Sukabumi.

LITERASI MEDIA – Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi menggelar workshop bertajuk Optimalisasi Dana Transfer ke Daerah serta Perencanaan dan Penganggaran Keuangan Daerah yang digelar di Ruang Pertemuan Setda, pada Rabu (30/4/2025).

Dalam paparannya, Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, menjelaskan bahwa dana transfer dari pusat ke daerah dirancang untuk mendistribusikan anggaran negara secara merata guna mendukung pembangunan di berbagai wilayah, termasuk Kota Sukabumi.

“Dana transfer ini merupakan alokasi dari APBN yang bertujuan mendanai kebutuhan daerah dalam pelaksanaan desentralisasi fiskal, meliputi DAU (Dana Alokasi Umum), DAK (Dana Alokasi Khusus), dan DBH (Dana Bagi Hasil),” ujarnya.

Baca Juga :  Hadiri Konsolidasi Pengurus DPD DPC Partai NasDem Kota dan Kabupaten Sukabumi, Ini Pesan Ayep Zaki

Meski Kota Sukabumi memiliki luas wilayah relatif kecil, yakni 48,31 km² dengan jumlah penduduk sekitar 364.735 jiwa (BPS 2024), ia meyakini bahwa kota ini memiliki potensi besar untuk berkembang.

“Kota Sukabumi mungkin tidak besar secara geografis, tapi kami punya mimpi besar untuk menjadikannya kota dengan perekonomian kuat, pelayanan prima, serta sarana dan prasarana terbaik di Jawa Barat,” tegasnya.

Mimpi besar tersebut diwujudkan melalui slogan “Kota Sukabumi Bercahaya”, yang juga menjadi tema HUT ke-111 kota ini. Namun, menurutnya mewujudkan hal itu tidak bisa dilakukan pemerintah daerah sendirian.

Baca Juga :  Optimalkan Pajak Air Tanah, BPKPD Kota Sukabumi Kaji Penerapan Water Meter Ultrasonik

“Diperlukan tekad kuat dan kolaborasi semua pihak, termasuk dukungan dari pemerintah pusat,” ungkapnya.

Ia juga menyoroti fluktuasi dana transfer dari pusat ke Kota Sukabumi yang kerap naik-turun setiap tahun.

“Kedepannya, kami berharap alokasi dana transfer ke Kota Sukabumi terus meningkat agar pembangunan lebih maksimal dan kesejahteraan masyarakat semakin terjamin,” harapnya. (***)

Editor : Nuria Ariawan

Berita Terkait

Dari Disiplin hingga Judi Online, Ini Pesan Kepala Diskominfo Kota Sukabumi kepada ASN
AIDS, TBC, dan Malaria Jadi Perhatian, Dinkes Kota Sukabumi Siapkan Strategi Baru
Kota Sukabumi Sukses Tekan Inflasi Agustus hingga Masuk 10 Besar Inflasi Terendah
Sambut HUT ke-106, RSUD R. Syamsudin SH Tawarkan Promo Layanan Terapi Regeneratif
Sudah Dilaporkan Sejak 2025, Kenapa Mantan Legislator Sukabumi Baru Jadi Tersangka?
Polisi Periksa Mantan Legislator Sukabumi, Dugaan Penipuan dan Penggelapan Diselidiki
Kantor Kecamatan Gunungpuyuh Mulai Berdiri, DPUTR Pastikan Proyek On Track
Disdikbud Kota Sukabumi Minta Orang Tua Dampingi Anak Selama PJJ Imbas Abu Vulkanik
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 16:29 WIB

Dari Disiplin hingga Judi Online, Ini Pesan Kepala Diskominfo Kota Sukabumi kepada ASN

Rabu, 9 September 2026 - 16:12 WIB

AIDS, TBC, dan Malaria Jadi Perhatian, Dinkes Kota Sukabumi Siapkan Strategi Baru

Selasa, 8 September 2026 - 21:05 WIB

Kota Sukabumi Sukses Tekan Inflasi Agustus hingga Masuk 10 Besar Inflasi Terendah

Selasa, 8 September 2026 - 16:22 WIB

Sambut HUT ke-106, RSUD R. Syamsudin SH Tawarkan Promo Layanan Terapi Regeneratif

Senin, 7 September 2026 - 19:07 WIB

Sudah Dilaporkan Sejak 2025, Kenapa Mantan Legislator Sukabumi Baru Jadi Tersangka?

Berita Terbaru