Raperda Perubahan APBD Kabupaten Sukabumi 2026 Masuk Pembahasan DPRD

- Penulis

Kamis, 3 September 2026 - 17:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LITERASIMEDIA.COM – Pemerintah Kabupaten Sukabumi mulai menyesuaikan kembali arah belanja daerah menjelang berakhirnya tahun anggaran 2026. Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan APBD 2026 kini resmi masuk ke DPRD Kabupaten Sukabumi untuk dibahas bersama legislatif.

Nota pengantar Raperda disampaikan Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas dalam rapat paripurna DPRD di Ruang Sidang Paripurna, Kamis (3/9/2026), mewakili Bupati Sukabumi H. Asep Japar.

Perubahan anggaran tersebut disusun setelah pemerintah daerah melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan APBD selama Semester I 2026. Hasil evaluasi menjadi dasar untuk melihat kembali sejumlah kebutuhan belanja, menyesuaikan alokasi anggaran dan mengoptimalkan program yang masih harus diselesaikan hingga akhir tahun.

“Perubahan ini diprioritaskan untuk pemenuhan belanja wajib mengikat serta mendukung berbagai program dan kegiatan prioritas lainnya,” ujar Andreas.

Masuknya Raperda ke DPRD sekaligus membuka ruang pembahasan lebih mendalam terhadap setiap penyesuaian anggaran yang diajukan pemerintah daerah. Legislatif akan melihat kembali kebutuhan, prioritas serta kemampuan keuangan daerah sebelum perubahan APBD ditetapkan.

Baca Juga :  Wali Kota Sukabumi Paparkan Perubahan APBD dan Urgensi Raperda Permukiman Kumuh di Rapat Paripurna DPRD

Tahapan tersebut menjadi penting karena waktu pelaksanaan anggaran 2026 semakin terbatas. Setiap penyesuaian belanja perlu diarahkan pada kebutuhan yang memang harus dipenuhi sekaligus program yang masih memiliki ruang untuk memberikan dampak terhadap pembangunan daerah.

Andreas menjelaskan perubahan APBD merupakan bagian dari mekanisme penyesuaian kebijakan fiskal daerah terhadap perkembangan yang terjadi selama tahun berjalan. Dengan perubahan tersebut, pemerintah berharap pelaksanaan program hingga penghujung tahun tetap dapat berjalan sesuai prioritas.

“Perubahan ini diprioritaskan untuk pemenuhan belanja wajib mengikat serta mendukung berbagai program dan kegiatan prioritas lainnya,” katanya.

Sebelum masuk pada pembahasan Raperda, Pemkab Sukabumi bersama DPRD telah menyepakati Perubahan Kebijakan Umum APBD (KUA) serta Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) pada 6 Agustus 2026.

Baca Juga :  Kasus TBC Meningkat di Kota Sukabumi, Dinkes Soroti Banyak Pasien Putus Berobat

Kesepakatan tersebut menjadi salah satu tahapan yang mendahului pembahasan Raperda Perubahan APBD. Selanjutnya, pemerintah daerah dan DPRD akan membedah rincian penyesuaian anggaran hingga nantinya menghasilkan keputusan mengenai perubahan APBD Kabupaten Sukabumi Tahun Anggaran 2026.

Selain agenda perubahan APBD, rapat paripurna juga membahas perubahan susunan alat kelengkapan DPRD dari Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) serta pembentukan panitia khusus DPRD Kabupaten Sukabumi.

Dengan masuknya Raperda Perubahan APBD ke tahap pembahasan, perhatian kini tertuju pada bagaimana penyesuaian anggaran tersebut dapat mengakomodasi kebutuhan wajib sekaligus menjaga program prioritas daerah tetap berjalan hingga akhir 2026. (Kio)

Berita Terkait

Tekan Angka Kemiskinan, Kecamatan Warudoyong Perkuat Kolaborasi Bantu Kelompok Rentan
Data Bansos Bermasalah? Dinsos Kota Sukabumi Kini Hadirkan Program Gerebeg Desil
Bukan dari APBD, Bantuan Kursi Roda dan Alat Bantu Dengar Disalurkan Lewat Program Beraksi
Lapas Sukabumi Hadir di Tengah Masyarakat, Puluhan Paket Sembako Disalurkan
Usai Ngoet Fest x SantaSea Tuai Polemik, Ini Respons Disporapar Kota Sukabumi
SAPMA PP Soroti Polemik Ngoet Fest x SantaSea: Kalau Aturan Ada, Pemerintah Harus Tegakkan
Realisasi 86 Persen, Kecamatan Gunungpuyuh Bidik Peningkatan PBB-P2 hingga Akhir Tahun
Ayep Zaki Resmikan Sukabumi Smart AI, Kebijakan Pemerintah Bakal Makin Berbasis Data
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 20:43 WIB

Tekan Angka Kemiskinan, Kecamatan Warudoyong Perkuat Kolaborasi Bantu Kelompok Rentan

Jumat, 25 September 2026 - 16:18 WIB

Data Bansos Bermasalah? Dinsos Kota Sukabumi Kini Hadirkan Program Gerebeg Desil

Jumat, 25 September 2026 - 13:43 WIB

Bukan dari APBD, Bantuan Kursi Roda dan Alat Bantu Dengar Disalurkan Lewat Program Beraksi

Jumat, 25 September 2026 - 12:12 WIB

Lapas Sukabumi Hadir di Tengah Masyarakat, Puluhan Paket Sembako Disalurkan

Kamis, 24 September 2026 - 16:06 WIB

Usai Ngoet Fest x SantaSea Tuai Polemik, Ini Respons Disporapar Kota Sukabumi

Berita Terbaru