LITERASI MEDIA – Warga Kampung Tanjungsari, Cipelang, RT 02/12, Kelurahan Karang Tengah, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi, meminta Pemerintah Kota (Pemkot) untuk segera memperbaiki Tembok Penahan Tanah (TPT) yang ambruk, karena di khawatirkan terjadi longsor susulan.
Berdasarkan informasi, peristiwa ambruknya TPT tersebut terjadi pada 5 November 2024 lalu, pada saat wilayah Kota Sukabumi dilanda hujan deras sehingga menyebabkan bencana alam.
“Jadi kejadiannya sore, saat hujan deras. Sudah hampir enam bulan dan sampai sekarang belum diperbaiki. Tembok penahan tanah itu posisinya berada di sisi jalan lingkungan warga, yang masih aktif digunakan,” kata Ketua RW setempat, Diki Permana, pada Jumat (9/5/2025).
Diki menjelasakan, bahwa runtuhan TPT dengan ketinggian 3 meter dan panjang 10 meter itu menghantam dinding rumahnya hingga menyebabkan retakan di beberapa bagian.
“Material longsorannya sampai menimpa rumah saya. Dinding rumah jadi retak-retak. Kami khawatir terjadi longsor susulan, apalagi di atas TPT itu ada rumah warga juga,” paparnya.
Diki juga mengaku telah melaporkan peristiwa tersebut kepada aparat pemerintah setempat. Namun hingga kini, belum ada tindakan perbaikan yang dilakukan. Untuk sementara, ia menutupi area longsor dengan terpal atas inisiatif sendiri guna mengurangi risiko saat hujan turun.
“Waktu kejadian, saya langsung lapor. Dan petugas dari Polsek, Koramil, serta BPBD datang. Kemudian dari Dinas PU juga mengaku dia sebagai konsultan datang sambil mengukur TPT yang ambruk itu, bahkan janji akan segera diperbaiki, tapi sampai saat ini belum terealisasi,” cetusnya.
Diki berharap Pemkot Sukabumi melalui dinas terkait segera melakukan perbaikan TPT tersebut, mengingat hujan dengan intensitas tinggi masih sering terjadi.
“Kami berharap pemerintah atau dinas terkait segera turun tangan, karena sudah hampir enam bulan belum diperbaiki, dan rasa khawatir kami terus ada, apalagi saat hujan turun,” tandasnya.
Dihubungi terpisah, Kabid Perumahan dan Pemukiman Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Sukabumi, Rinaldy Adzany, mengaku bahwa TPT tersebut akan segera pihaknya perbaiki, karena sudah masuk di list penanganan yang akan dikerjakan.
“TPT akan kita perbaiki dan sudah masuk di list penanganan yang akan dikerjakan,” singkatnya. (***)
Penulis : Nuria Ariawan









