Lapas Sukabumi Gencar Sosialisasikan Aplikasi SI PINTAR LABUMI

- Penulis

Sabtu, 14 Juni 2025 - 09:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Lapas Kelas IIB Sukabumi saat mensosialisasikan aplikasi SI PINTAR LABUMI kepada pengunjung. Foto: Humas Lapas Sukabumi.

Petugas Lapas Kelas IIB Sukabumi saat mensosialisasikan aplikasi SI PINTAR LABUMI kepada pengunjung. Foto: Humas Lapas Sukabumi.

LITERASI MEDIA – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sukabumi terus berkomitmen mewujudkan layanan publik yang cepat, transparan, dan bebas dari praktik pungutan liar (Pungli) maupun gratifikasi melalui inovasi digital yang diberi nama Sarana Informasi Integrasi Narapidana Terpadu Lapas Sukabumi (SI PINTAR LABUMI).

Inovasi ini dikembangkan untuk memudahkan keluarga Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dalam memperoleh informasi terkait syarat-syarat program bebas bersyarat, pembaruan status narapidana, serta berbagai peluang program rehabilitasi dan integrasi secara digital, mudah, cepat, dan tanpa dipungut biaya.

“Melalui SI PINTAR LABUMI, kami ingin memastikan bahwa semua layanan informasi integrasi dapat diakses secara langsung oleh masyarakat tanpa melalui perantara, tanpa biaya, dan tentu saja tanpa adanya praktik pungli maupun gratifikasi,” tegas Kalapas Kelas IIB Sukabumi, Budi Hardiono, belum lama ini.

Baca Juga :  Kota Sukabumi Genjot Inovasi Pelayanan Publik Jelang Penilaian IGA 2026

Sosialisasi penggunaan aplikasi dilakukan secara berkelanjutan kepada para pengunjung yang datang ke ruang layanan kunjungan. Nantinya, pengunjung diarahkan untuk memindai barcode yang telah disediakan, kemudian mengakses formulir digital yang berisi penjelasan lengkap mengenai program integrasi.

“Pertanyaan atau permohonan informasi yang diisi pada formulir itu akan langsung ditindaklanjuti oleh petugas layanan dan dijawab melalui pesan WhatsApp pribadi pengunjung” jelasnya.

Baca Juga :  Kasus Korupsi Retribusi Wisata Terbongkar, Dua Pejabat di Kota Sukabumi Jadi Tersangka

SI PINTAR LABUMI, sambung Budi tidak hanya menjadi solusi atas keterbatasan penyebaran informasi, tetapi juga menjadi bagian dari strategi pencegahan risiko pungli dan gratifikasi, sekaligus mendukung pelaksanaan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) serta pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) di lingkungan Lapas Sukabumi.

“Kami ingin memastikan bahwa keluarga WBP tidak mengalami kebingungan atau keraguan dalam mengakses layanan. Semua informasi kini bisa diperoleh secara terbuka, cepat, dan gratis melalui aplikasi ini,” pungkasnya. (***)

Editor : Nuria Ariawan

Berita Terkait

Dari Disiplin hingga Judi Online, Ini Pesan Kepala Diskominfo Kota Sukabumi kepada ASN
AIDS, TBC, dan Malaria Jadi Perhatian, Dinkes Kota Sukabumi Siapkan Strategi Baru
Kota Sukabumi Sukses Tekan Inflasi Agustus hingga Masuk 10 Besar Inflasi Terendah
Sambut HUT ke-106, RSUD R. Syamsudin SH Tawarkan Promo Layanan Terapi Regeneratif
Sudah Dilaporkan Sejak 2025, Kenapa Mantan Legislator Sukabumi Baru Jadi Tersangka?
Polisi Periksa Mantan Legislator Sukabumi, Dugaan Penipuan dan Penggelapan Diselidiki
Kantor Kecamatan Gunungpuyuh Mulai Berdiri, DPUTR Pastikan Proyek On Track
Disdikbud Kota Sukabumi Minta Orang Tua Dampingi Anak Selama PJJ Imbas Abu Vulkanik
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 16:29 WIB

Dari Disiplin hingga Judi Online, Ini Pesan Kepala Diskominfo Kota Sukabumi kepada ASN

Rabu, 9 September 2026 - 16:12 WIB

AIDS, TBC, dan Malaria Jadi Perhatian, Dinkes Kota Sukabumi Siapkan Strategi Baru

Selasa, 8 September 2026 - 21:05 WIB

Kota Sukabumi Sukses Tekan Inflasi Agustus hingga Masuk 10 Besar Inflasi Terendah

Selasa, 8 September 2026 - 16:22 WIB

Sambut HUT ke-106, RSUD R. Syamsudin SH Tawarkan Promo Layanan Terapi Regeneratif

Senin, 7 September 2026 - 19:07 WIB

Sudah Dilaporkan Sejak 2025, Kenapa Mantan Legislator Sukabumi Baru Jadi Tersangka?

Berita Terbaru