LITERASI MEDIA – Forum RT/RW Kelurahan Karamat, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi, bersama orang tua siswa dan Lurah Karamat mengaku lega dan bahagia.
Pasalnya, hasil audiensi mereka dengan pihak SMAN 2 Kota Sukabumi untuk memperjuangkan nasib puluhan siswa yang tidak lolos dalam Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) membuahkan hasil positif.
Kini, puluhan siswa dan siswi yang berdomisili di wilayah Kelurahan Karamat resmi diterima di SMAN 2 Kota Sukabumi. Atas keberhasilan ini, Forum RT/RW, orang tua siswa, dan Lurah Karamat menyampaikan apresiasi kepada Kepala SMAN 2, Kantor Cabang Dinas (KCD), dan Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM), atas kebijakan yang dinilai berpihak pada masyarakat.
Lurah Karamat, Nandar Sudrajat, mengaku sempat terkejut saat menerima kedatangan Ketua Forum RT/RW dan perwakilan orang tua siswa. Namun, setelah mendengar penjelasan mereka, ia merasa lega karena perjuangan bersama akhirnya berhasil.
“Alhamdulillah, hari ini kami kedatangan dari Forum RT/RW dan perwakilan wali murid yang sebelumnya melakukan audiensi dengan pihak SMAN 2 terkait penerimaan siswa,” ujarnya.
Ia bersyukur atas hasil dari proses dialog yang dilakukan secara kolektif.
“Alhamdulillah, hasil dari audiensi kami bersama Forum RT/RW, tokoh masyarakat, dan para wali murid disambut baik oleh pihak sekolah. Semua siswa dari wilayah Kelurahan Karamat yang kami perjuangkan, akhirnya diterima,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Forum RT/RW Kelurahan Karamat, Irpan Mulyana, juga menyampaikan rasa terima kasihnya.
“Terima kasih kepada Pak Lurah atas partisipasinya. Alhamdulillah, seluruh warga kami di Kelurahan Karamat yang mendaftar ke SMAN 2 diterima semuanya. Kami juga berterima kasih kepada Kepala Sekolah Pak Rahmat dan Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi, yang sudah menunjukkan kepedulian dan keberpihakannya kepada masyarakat.”
Irpan pun menyisipkan ungkapan dalam logat khas Sunda sebagai bentuk kebanggaan:
“Nuhun Pak KDM. KDM téh teu wadul, ning leres. Sadayana 30 siswa katarima. Intina mah, hatur nuhun pisan ka Pak KDM, anu geus ngabuktikeun ku kabijakanana.”
Penerimaan 30 siswa dari Kelurahan Karamat ini menjadi bukti bahwa komunikasi yang baik antara warga, pemerintah kelurahan, dan pihak sekolah dapat membuahkan solusi yang adil dan berkeadilan sosial. (Kio).









