Wakil Ketua DPRD Soroti Pemerataan Siswa Swasta Saat Hadiri Penutupan MPLS MTs Muhammadiyah 1 Kota Sukabumi

- Penulis

Sabtu, 19 Juli 2025 - 16:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LITERASI MEDIA – Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi, Rojab Asyari, menghadiri penutupan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di MTs Muhammadiyah 1 Kota Sukabumi, Sabtu (19/7). Kegiatan tersebut digelar di ruang sekolah yang berlokasi di Jalan Pelabuan II Nomor 185, Kelurahan Cikondang, Kecamatan Citamiang.

Dalam sambutannya, Rojab mengapresiasi langkah sekolah yang melibatkan unsur legislatif dalam kegiatan pendidikan. Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan lembaga pendidikan swasta harus terus diperkuat.

“Ini bagus, sekolah swasta punya inisiatif untuk mengundang dari unsur pemerintahan dalam kegiatan MPLS. Tapi sangat disayangkan, distribusi siswa ke sekolah swasta selama ini masih minim dan tidak merata,” ujarnya.

Baca Juga :  Rapat Paripurna DPRD Kota Sukabumi Bahas Raperda Prakarsa Ekonomi Kreatif

Rojab menekankan pentingnya pemerataan akses pendidikan antara sekolah negeri dan swasta. Ia menilai masih ada ketimpangan dalam penyaluran peserta didik yang seharusnya bisa disetarakan.

“Perbedaan antara sekolah negeri dan swasta bukan dikotomi. Semuanya sama-sama mencetak generasi bangsa. Pemerintah harus hadir dalam menjamin kesetaraan itu,” tegasnya.

Selain itu, Rojab juga menyoroti keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait kewajiban pemerintah menyediakan pendidikan gratis bagi jenjang SD hingga SMP. Ia meminta pemerintah daerah segera merumuskan anggaran konkret untuk mendukung kebijakan tersebut.

Baca Juga :  Disebut DPR Bakal Jadi Menteri Haji, Gus Irfan Buka Suara!

“Keputusan MK itu sifatnya mengikat. Jadi Pemkot Sukabumi harus mulai memikirkan anggaran untuk sekolah gratis di tahun 2026. Jangan hanya memenuhi 20 persen anggaran pendidikan secara formalitas, tapi harus benar-benar menyentuh kebutuhan sekolah,” tandasnya.

MTs Muhammadiyah 1 Kota Sukabumi sendiri telah berdiri sejak 1978 dan masih eksis hingga kini dalam mendidik siswa-siswi di tingkat menengah pertama. Penutupan MPLS tersebut sekaligus menjadi penanda dimulainya proses pembelajaran tahun ajaran baru bagi para peserta didik baru. (Kio).

 

 

Berita Terkait

Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Apresiasi Pelayanan dan Pembinaan di Lapas Sukabumi
Kinerja Diskominfo Kota Sukabumi Dipuji DPRD, Transformasi Digital Terus Diperkuat
Selaraskan Prioritas Pembangunan, Bappeda dan DPRD Kota Sukabumi Bahas KUA-PPAS 2027
International Job Fair 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan Lebih dari 5.000 Peluang Kerja Global
Iman Adinugraha Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Kasepuhan Cipta Mulya, Ajak Semua Pihak Gotong Royong
Lapang Merdeka Sukabumi Kian Tertib, Kehadiran Security Beri Rasa Aman bagi Pengunjung
HUT ke-65 IKWI Kota Sukabumi Diisi Aksi Berbagi, Tebarkan Semangat Kepedulian Sosial
Optimalkan Pajak Air Tanah, BPKPD Kota Sukabumi Kaji Penerapan Water Meter Ultrasonik
Berita ini 79 kali dibaca
MTs Muhammadiyah Kota Sukabumi tetap eksis di usia 4 dekade, didukung DPRD Rojab Asyari saat penutupan MPLS dan komitmen cetak generasi unggul.

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:53 WIB

Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Apresiasi Pelayanan dan Pembinaan di Lapas Sukabumi

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:47 WIB

Kinerja Diskominfo Kota Sukabumi Dipuji DPRD, Transformasi Digital Terus Diperkuat

Senin, 27 Juli 2026 - 20:44 WIB

Selaraskan Prioritas Pembangunan, Bappeda dan DPRD Kota Sukabumi Bahas KUA-PPAS 2027

Senin, 27 Juli 2026 - 19:59 WIB

International Job Fair 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan Lebih dari 5.000 Peluang Kerja Global

Senin, 27 Juli 2026 - 14:40 WIB

Iman Adinugraha Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Kasepuhan Cipta Mulya, Ajak Semua Pihak Gotong Royong

Berita Terbaru