Dirut PDAM Kota Sukabumi Dicopot, Begini Penjelasan Ayep Zaki

- Penulis

Sabtu, 19 Juli 2025 - 18:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, saat diwawancara di ruang kerjanya. Foto: Dok. Literasimedia.

Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, saat diwawancara di ruang kerjanya. Foto: Dok. Literasimedia.

LITERASI MEDIA – Pencopotan Direktur Utama Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Bumi Wibawa (TBW), Sani Santika, menuai sorotan. Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki pun angkat bicara terkait pencopotan tersebut. Menurutnya, keputusan pencopotan ini merupakan bagian dari upaya restrukturisasi di tubuh PDAM TBW Kota Sukabumi.

Hal tersebut ia sampaikan usai menghadiri Milad Ponpes Syamsul Ulum Gunungpuyuh Sukabumi ke-91 dan Haul Mama Ajengan KH. Ahmad Sanusi ke-75, pada Sabtu (19/7).

Ia menegaskan, Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi di bawah kepemimpinannya menargetkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari perusahaan milik daerah harus memberikan kontribusi yang signifikan. Ia mengatakan bahwa restrukturisasi di tubuh PDAM lebih kepada bagaimana target tersebut bisa terealisasi.

“PDAM, Waluya, BPR dan BLUD ini aset masyarakat Kota Sukabumi, masyarakat berharap kepada pemerintah untuk merealisasikan pembangunan, baik pembangunan fisik maupun pembangunan jiwa raganya. Target saya dari keempat BLUD/BUMD/Perusda sekurang-kurangnya harus Rp 50 miliar per tahun,” ungkapnya.

Baca Juga :  DMCG Tegaskan Komitmen Transparansi dalam Pengembangan PLTP Cisolok–Cisukarame

Sementara saat ini, kata Ayep Zaki, evaluasi terhadap kinerja direktur lama menunjukkan sejumlah permasalahan serius yang tidak kunjung membaik. Salah satunya adalah tingginya tingkat kebocoran air yang justru meningkat jauh dari target.

“Target kebocoran pada tahun 2025 seharusnya berada di angka 65 persen, tapi realisasinya justru naik menjadi 82 persen. Ini menunjukkan tidak ada perbaikan signifikan,” jelasnya.

Selain itu, ia juga menyoroti penurunan jumlah pelanggan PDAM. Dimana semula sekitar 20.000 pelanggan, namun kini hanya tersisa 19.000 pelanggan aktif.

“Dengan kondisi seperti ini, Pemerintah Kota tidak bisa lagi berharap pada kepemimpinan yang tidak mampu membawa perubahan,” tegasnya.

Adapun masalah lainnya adalah tingginya angka piutang PDAM yang mencapai Rp 29 miliar. Padahal, batas piutang yang diizinkan hanya Rp 4 miliar.

Baca Juga :  Pemkot Sukabumi Gelar Salat Iduladha di Lapang Merdeka, Begini Pesan Ayep Zaki

“Ini artinya ada uang yang seharusnya bisa berputar, tapi justru mengendap di luar. Kondisi ini tidak sehat dan perlu segera dibenahi,” ujarnya.

Ayep Zaki mengatakan bahwa Direktur Utama PDAM TBW Kota Sukabumi kembali akan direkrut melalui mekanisme seleksi. Ia berharap direktur yang terpilih ke depan memiliki sejumlah kriteria.

“Siapapun boleh mendaftar, nanti ada Pansel. Adapun kriterianya punya kemampuan dan integritas dan siap diberhentikan kapan saja kalau tidak tercapai target,” bebernya.

Ia menyebut Pemkot Sukabumi saat ini sudah menunjuk Plt Direktur Utama PDAM TBW Kota Sukabumi untuk memimpin sementara, sembari mengevaluasi upaya perbaikan yang dilakukan.

“Kami akan melihat apakah ada perbaikan dengan Plt yang ditunjuk. Jika ada progres, tentu akan kami informasikan lebih lanjut,” pungkasnya. (Boy)

Penulis : Nuria Ariawan

Berita Terkait

Dari Disiplin hingga Judi Online, Ini Pesan Kepala Diskominfo Kota Sukabumi kepada ASN
AIDS, TBC, dan Malaria Jadi Perhatian, Dinkes Kota Sukabumi Siapkan Strategi Baru
Kota Sukabumi Sukses Tekan Inflasi Agustus hingga Masuk 10 Besar Inflasi Terendah
Sambut HUT ke-106, RSUD R. Syamsudin SH Tawarkan Promo Layanan Terapi Regeneratif
Sudah Dilaporkan Sejak 2025, Kenapa Mantan Legislator Sukabumi Baru Jadi Tersangka?
Polisi Periksa Mantan Legislator Sukabumi, Dugaan Penipuan dan Penggelapan Diselidiki
Kantor Kecamatan Gunungpuyuh Mulai Berdiri, DPUTR Pastikan Proyek On Track
Disdikbud Kota Sukabumi Minta Orang Tua Dampingi Anak Selama PJJ Imbas Abu Vulkanik
Berita ini 53 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 16:29 WIB

Dari Disiplin hingga Judi Online, Ini Pesan Kepala Diskominfo Kota Sukabumi kepada ASN

Rabu, 9 September 2026 - 16:12 WIB

AIDS, TBC, dan Malaria Jadi Perhatian, Dinkes Kota Sukabumi Siapkan Strategi Baru

Selasa, 8 September 2026 - 21:05 WIB

Kota Sukabumi Sukses Tekan Inflasi Agustus hingga Masuk 10 Besar Inflasi Terendah

Selasa, 8 September 2026 - 16:22 WIB

Sambut HUT ke-106, RSUD R. Syamsudin SH Tawarkan Promo Layanan Terapi Regeneratif

Senin, 7 September 2026 - 19:07 WIB

Sudah Dilaporkan Sejak 2025, Kenapa Mantan Legislator Sukabumi Baru Jadi Tersangka?

Berita Terbaru