Wali Kota Sukabumi: Kominfo Harus Jadi Garda Terdepan Hadapi Ancaman Siber

- Penulis

Rabu, 23 Juli 2025 - 14:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkot Sukabumi menggelar sosialisasi tim tanggap insiden siber tingkat Kota Sukabumi yang berlangsung di Oproom Setda, pada Rabu (23/7). Foto: Humas Pemkot Sukabumi.

Pemkot Sukabumi menggelar sosialisasi tim tanggap insiden siber tingkat Kota Sukabumi yang berlangsung di Oproom Setda, pada Rabu (23/7). Foto: Humas Pemkot Sukabumi.

LITERASI MEDIA – Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi menggelar sosialisasi tim tanggap insiden siber tingkat Kota Sukabumi yang berlangsung di Oproom Setda, pada Rabu (23/7). Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki.

Dalam arahannya, Ayep Zaki, menegaskan pentingnya kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi tantangan keamanan siber yang semakin kompleks. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari langkah awal untuk memperkuat sistem deteksi dan penanggulangan insiden siber di tingkat daerah.

Selain itu, ia juga menekankan bahwa Kota Sukabumi memiliki posisi strategis karena kedekatannya dengan Jakarta. Maka dari itu, dirinya meminta agar Diskominfo menjadi instansi yang proaktif menjalin hubungan dengan kementerian pusat, khususnya Kementerian Komunikasi dan Informatika.

“Jadilah anak yang baik. Minta kepada orangtua, jangan menunggu. Tahun ini semua kementerian akan kita kunjungi,” ujar Wali Kota menekankan pentingnya jemput bola dalam membangun kolaborasi pusat-daerah.

Ia menargetkan agar pertemuan dengan Menteri Kominfo sudah diagendakan paling lambat Agustus 2025. Langkah ini menurutnya, akan mempercepat integrasi Kota Sukabumi dengan berbagai program digital nasional, termasuk upaya perlindungan terhadap serangan siber yang belakangan ini makin sering terjadi di ruang digital pemerintahan.

Baca Juga :  Triwulan I, DPMPTSP Sebut Laju Investasi PMDN di Kota Sukabumi Capai Rp585 Miliar

Lebih lanjut, ia juga memberikan arahan tegas mengenai kedisiplinan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkot Sukabumi. Ia meminta agar seluruh ASN tunduk dan patuh terhadap aturan struktural yang berlaku dan tidak terlibat dalam kegiatan politik praktis.

“ASN tidak boleh punya atasan di luar struktur resmi. Jangan sampai kinerja terganggu hanya karena loyalitas kepada pihak di luar sistem pemerintahan,” tegasnya.

Menurutnya, ASN harus disiplin tanpa menunggu sanksi. Ia juga mengingatkan bahwa seluruh program strategis dari pemerintah pusat harus dijalankan dengan cepat dan tepat oleh jajaran daerah, tanpa keraguan dan tanpa tertinggal oleh kota/kabupaten lain.

Salah satu contohnya adalah pendirian Koperasi Merah Putih yang telah terbentuk 100 persen di Kota Sukabumi sebagai tindak lanjut dari program strategis nasional.

Dalam forum tersebut, ia juga menyinggung pentingnya memperkuat sektor ekonomi kreatif dengan pendekatan sistem keuangan digital dan ekosistem wakaf produktif.

“Kota Sukabumi akan menjadi kota wakaf yang bisa dijadikan percontohan oleh kota lain. Maka sinergi semua lini, termasuk perlindungan digital, menjadi sangat penting,” tambahnya.

Baca Juga :  Selisih Alat Ukur Picu Kekurangan Pekerjaan Proyek Jalan Gudang Kota Sukabumi 

Melalui pembentukan Tim Tanggap Insiden Siber (Computer Security Incident Response Team/CSIRT), Kota Sukabumi menegaskan kesiapannya untuk menghadapi era digital secara sistematis.

Tim ini nantinya akan bertugas menangani insiden keamanan informasi, memperkuat koordinasi antarlembaga, dan meningkatkan literasi keamanan digital bagi ASN dan masyarakat.

“Kegiatan ini diharapkan menjadi titik tolak bagi Kota Sukabumi dalam menciptakan tata kelola pemerintahan digital yang aman, adaptif, dan proaktif terhadap dinamika zaman,” harapnya.

Mengakhiri arahannya, ia menegaskan bahwa kecepatan, kedisiplinan, dan keberanian mengambil langkah strategis adalah kunci untuk membawa Sukabumi menjadi kota unggul dalam transformasi digital.

Dengan semangat cepat tanggap dan terdepan, Kota Sukabumi menatap masa depan digital dengan penuh keyakinan dan keseriusan. Selain itu, program-program nasional akan terus diadopsi dan diadaptasi demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

Tutur hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Sukabumi Rahmat Sukandar, narasumber dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), serta perwakilan dari seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kota Sukabumi. (Boy)

Penulis : Nuria Ariawan

Berita Terkait

Dari Disiplin hingga Judi Online, Ini Pesan Kepala Diskominfo Kota Sukabumi kepada ASN
AIDS, TBC, dan Malaria Jadi Perhatian, Dinkes Kota Sukabumi Siapkan Strategi Baru
Kota Sukabumi Sukses Tekan Inflasi Agustus hingga Masuk 10 Besar Inflasi Terendah
Sambut HUT ke-106, RSUD R. Syamsudin SH Tawarkan Promo Layanan Terapi Regeneratif
Sudah Dilaporkan Sejak 2025, Kenapa Mantan Legislator Sukabumi Baru Jadi Tersangka?
Polisi Periksa Mantan Legislator Sukabumi, Dugaan Penipuan dan Penggelapan Diselidiki
Kantor Kecamatan Gunungpuyuh Mulai Berdiri, DPUTR Pastikan Proyek On Track
Disdikbud Kota Sukabumi Minta Orang Tua Dampingi Anak Selama PJJ Imbas Abu Vulkanik
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 16:29 WIB

Dari Disiplin hingga Judi Online, Ini Pesan Kepala Diskominfo Kota Sukabumi kepada ASN

Rabu, 9 September 2026 - 16:12 WIB

AIDS, TBC, dan Malaria Jadi Perhatian, Dinkes Kota Sukabumi Siapkan Strategi Baru

Selasa, 8 September 2026 - 21:05 WIB

Kota Sukabumi Sukses Tekan Inflasi Agustus hingga Masuk 10 Besar Inflasi Terendah

Selasa, 8 September 2026 - 16:22 WIB

Sambut HUT ke-106, RSUD R. Syamsudin SH Tawarkan Promo Layanan Terapi Regeneratif

Senin, 7 September 2026 - 19:07 WIB

Sudah Dilaporkan Sejak 2025, Kenapa Mantan Legislator Sukabumi Baru Jadi Tersangka?

Berita Terbaru