Viral, Pasien RS Bunut Diduga Bunuh Diri dari Lantai 3! Ternyata Ini Penjelasannya

- Penulis

Rabu, 23 Juli 2025 - 21:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt Direktur RSUD R. Syamsudin SH, Yanyan Rusyandi, saat diwawancarai awak media. Foto: Nuria Ariawan.

Plt Direktur RSUD R. Syamsudin SH, Yanyan Rusyandi, saat diwawancarai awak media. Foto: Nuria Ariawan.

LITERASI MEDIA – Media Sosial (Medsos) di gegerkan dengan seorang pria lanjut usia berinisial A (70) yang nekad melakukan aksi percobaan bunuh diri dengan cara meloncat dari lantai 3 Gedung Anyelir RSUD R. Syamsudin SH, Kota Sukabumi, pada Rabu (23/7).

Akibatnya, pasien mengalami luka serius dan kini masih menjalani perawatan intensif di RSUD R. Syamsudin SH, Kota Sukabumi.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, kejadian tersebut terjadi sekira pukul 10.30 WIB, bermula ketika sejumlah orang di sekitar lokasi kejadian mendengar suara keras yang mengejutkan.

Setelah dicek, ditemukan seorang lansia tergeletak tak berdaya di lantai bawah. Kejadian ini, sontak mengundang perhatian dan kepanikan pengunjung maupun staf rumah sakit.

Baca Juga :  Ketua DPC Partai Gerindra Minta Pemkot Sukabumi Perbaiki Komunikasi di Isu Wakaf Produktif

Plt Direktur RSUD R. Syamsudin SH, Yanyan Rusyandi, mengatakan pasien berinisial A ini datang ke rumah sakit pada 21 Juli 2025 melalui Instalasi Gawat Darurat (IGD) dengan diagnosa gangguan jantung dan demensia (pikun).

“Pasien datang sendiri, tanpa didampingi keluarga. Kami sudah melakukan penanganan medis awal sambil berupaya menghubungi pihak keluarga,” ujat Yanyan kepada awak media.

Menurutnya, aksi nekat pasien diduga terjadi karena kondisi demensia yang dialami, sehingga yang bersangkutan mencoba kabur melalui pintu balkon lantai tiga Gedung Anyelir.

“Dari hasil pemeriksaan, pasien mengalami luka patah tulang lengan dan luka di bagian wajah, namun dalam keadaan sadar dan stabil,” jelasnya.

Baca Juga :  Lapas Sukabumi Gencar Sosialisasikan Aplikasi SI PINTAR LABUMI

Sejauh ini, lanjut dia, pihak rumah sakit telah mengambil langkah preventif agar kejadian serupa tidak terulang. “Pintu balkon kini sudah kami kunci dan pagar pembatas di area balkon telah ditinggikan,” ucapnya.

Saat ini, sambung dia, pasien telah kembali dirawat di ruang Anyelir, meski pihak keluarga belum terlihat mendampingi di lokasi. Bahkan pihak rumah sakit masih terus melakukan koordinasi untuk memastikan pasien mendapatkan pengawasan dan pendampingan yang lebih baik.

“Kami juga tengah menyiapkan program preventive action jangka panjang, khusus untuk pasien-pasien dengan kondisi psikis atau neurologis seperti demensia, agar kejadian ini tidak kembali terulang,” pungkasnya. (Boy)

Penulis : Nuria Ariawan

Berita Terkait

TPID Kota Sukabumi Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi, Jaga Harga dan Pasokan Pangan
Polres Sukabumi Kota Gelar Operasi Patuh Lodaya 2026, Berikut Sasaran Pelanggarannya
Lapas Sukabumi Perkuat Komitmen Pemberantasan Narkoba Lewat Tes Urine Mendadak
110 Orang Positif HIV di Sukabumi hingga Oktober, Sejauh Mana Efektivitas Pencegahannya?
Disdikbud Kota Sukabumi Evaluasi Revitalisasi Sekolah, 11 SD Masih Menunggu Kepastian Bantuan
“Jaket Boleh Berbeda, Semangat Tetap Satu”, Pesan Kapolres Sukabumi Kota kepada Ojol
Hotel dan Restoran Minim Parkir, DPRD Kota Sukabumi Minta Dishub Bertindak
Yosep Pujianto Targetkan PKB Kota Sukabumi Lebih Dekat dengan Masyarakat
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:33 WIB

TPID Kota Sukabumi Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi, Jaga Harga dan Pasokan Pangan

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:26 WIB

Polres Sukabumi Kota Gelar Operasi Patuh Lodaya 2026, Berikut Sasaran Pelanggarannya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Lapas Sukabumi Perkuat Komitmen Pemberantasan Narkoba Lewat Tes Urine Mendadak

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:53 WIB

110 Orang Positif HIV di Sukabumi hingga Oktober, Sejauh Mana Efektivitas Pencegahannya?

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:00 WIB

“Jaket Boleh Berbeda, Semangat Tetap Satu”, Pesan Kapolres Sukabumi Kota kepada Ojol

Berita Terbaru