LITERASI MEDIA – Kisah pilu yang dialami Ibu Meti, seorang warga RT 03/03, Kelurahan Dayeuhluhur, Kecamatan Warudoyong, yang telah bertahun-tahun tinggal di bangunan mandi, cuci, kakus (MCK) umum, kini mendapat perhatian dari Anggota Komisi III DPRD Kota Sukabumi, Agus Samsul.
Legislator dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu turun langsung menemui Ibu Meti untuk melihat kondisi yang dialaminya sekaligus mencari solusi agar ia dapat menempati hunian yang lebih layak.
Kunjungan dilakukan pada Jumat (17/7) lalu. Dalam kesempatan tersebut, Agus tidak hanya bertemu dengan Ibu Meti, tetapi juga berdialog dengan Ketua RT, tokoh masyarakat, serta pengurus yayasan yang selama ini rutin memberikan bantuan kepada perempuan tersebut.
Menurut Agus, persoalan yang dialami Ibu Meti merupakan masalah kemanusiaan yang membutuhkan perhatian dan penanganan bersama. Ia menilai kondisi tersebut tidak boleh dibiarkan berlarut-larut.
“Saya sudah berdiskusi dengan pengurus yayasan yang selama ini membantu Ibu Meti. Kami sepakat agar segera mengajukan bantuan kepada instansi terkait, seperti Dinas Sosial dan Dinas Pekerjaan Umum, sehingga ada langkah konkret untuk menyediakan tempat tinggal yang lebih layak,” ujar Agus.
Ia mengungkapkan, usulan tersebut telah mendapat respons awal dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Sukabumi.
Saat ini, proses penanganan tinggal menunggu kelengkapan administrasi yang akan disiapkan secara bersama-sama oleh Ketua RT, Ketua RW, pihak kelurahan, serta tokoh agama setempat.
Agus berharap seluruh persyaratan dapat segera dipenuhi agar proses bantuan dapat dipercepat dan Ibu Meti tidak lagi harus tinggal di fasilitas umum yang sejatinya diperuntukkan bagi kepentingan masyarakat.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, aparat kewilayahan, dan masyarakat menjadi kunci dalam menyelesaikan persoalan sosial seperti ini.
Ia juga menegaskan DPRD akan terus mendorong agar warga yang hidup dalam kondisi rentan memperoleh perhatian dan akses terhadap program bantuan pemerintah.
“Dengan adanya sinergi dari berbagai pihak, diharapkan Ibu Meti segera mendapatkan hunian yang aman dan layak, sehingga dapat menjalani kehidupan dengan kondisi yang lebih baik,” tutupnya. (Boy)
Editor : Nuria Ariawan









