Soroti Kinerja Presidium, Aktivis Ajak Gubernur Jabar Kawal DOB Sukabumi Utara

- Penulis

Selasa, 23 September 2025 - 07:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LITERASI MEDIA – Wacana pemekaran Kabupaten Sukabumi Utara kembali menjadi sorotan. Imran, aktivis sekaligus pengusaha lokal yang akrab disapa Ibonk, menilai kinerja presidium pemekaran saat ini belum menunjukkan langkah nyata dan perlu segera dievaluasi.

Menurutnya, presidium seharusnya lebih agresif melakukan lobi politik, baik di tingkat daerah maupun pusat, agar aspirasi pemekaran cepat sampai ke pemerintah pusat.

“Pemekaran ini sangat dibutuhkan masyarakat, khususnya di wilayah utara Sukabumi. Presidium harus berani melakukan pendekatan politik secara intens agar wacana tidak hanya berhenti di atas kertas,” tegas Imran, pada (21/9).

Baca Juga :  Wali Kota Ayep Zaki Tanggapi Tuntutan Mahasiswa

Ia menilai, beban Kabupaten Sukabumi yang terlalu luas membuat pelayanan publik kurang maksimal. Mulai dari akses jalan yang banyak rusak, sarana pendidikan dan kesehatan yang belum memadai, hingga tingginya kesenjangan sosial.

“Dengan adanya daerah otonomi baru (DOB), pembangunan bisa lebih fokus dan masalah pelayanan publik dapat terurai,” tambahnya.

Imran juga menyinggung opsi lain berupa penggabungan beberapa kecamatan ke wilayah Kota Sukabumi. Menurutnya, meski berbeda skema, keduanya memiliki tujuan yang sama, yaitu mempercepat kesejahteraan masyarakat. Namun, secara politik, ia menilai pemekaran lebih menguntungkan dibanding penggabungan.

Baca Juga :  Iman Adinugraha dan Ikhtiar Silaturahmi untuk Masa Depan Sukabumi

Lebih lanjut, Imran mendorong presidium agar membangun komunikasi dengan para politisi yang memiliki akses ke pusat, salah satunya anggota DPR RI H. Iman Adinugraha.

“Beliau punya jaringan kuat di pemerintahan pusat dan kerap membuka rumah aspirasinya bagi warga Sukabumi. Sayang jika presidium tidak menjalin diskusi serius dengan beliau,” ucapnya.

Imran menegaskan, DOB Sukabumi Utara sudah menjadi harapan masyarakat. Kini tinggal keberanian presidium untuk bergerak lebih agresif dengan strategi politik yang matang.

“Kita semua ingin pemekaran ini segera nyata, bukan sekadar wacana,” pungkasnya. (Kio).

Berita Terkait

Puluhan Penerima Manfaat Terima Hewan Qurban dari Polres Sukabumi Kota
Anggaran Program Unggulan Insentif Masyarakat Kota Sukabumi di 2026 Dipastikan Naik
Petugas Gabungan Sita 10.705 Batang Rokok Ilegal di Kota Sukabumi
Respon Keluhan Warga, Satpol PP Gerebek Kios Penjual Tramadol dan Hexymer di Jalan R.A Kosasih
Polemik Dana Abadi Rp10 Juta per RT, Agus Samsul Singgung Janji Politik Tak Matang
Prakiraan Cuaca Jawa Barat 25 Mei 2026, Waspada Hujan Lebat Siang Hari
Kelurahan Gunung Puyuh Genjot Pendapatan Pajak Lewat Inovasi Mawar Bajak
10 Trofi dan 3 Gelar Beruntun! Persib Resmi Jadi Legenda Sepak Bola Indonesia
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:54 WIB

Puluhan Penerima Manfaat Terima Hewan Qurban dari Polres Sukabumi Kota

Senin, 25 Mei 2026 - 23:10 WIB

Anggaran Program Unggulan Insentif Masyarakat Kota Sukabumi di 2026 Dipastikan Naik

Senin, 25 Mei 2026 - 18:35 WIB

Petugas Gabungan Sita 10.705 Batang Rokok Ilegal di Kota Sukabumi

Senin, 25 Mei 2026 - 16:35 WIB

Respon Keluhan Warga, Satpol PP Gerebek Kios Penjual Tramadol dan Hexymer di Jalan R.A Kosasih

Senin, 25 Mei 2026 - 12:17 WIB

Polemik Dana Abadi Rp10 Juta per RT, Agus Samsul Singgung Janji Politik Tak Matang

Berita Terbaru