LITERASI MEDIA – Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, mengungkapkan rasa syukur atas capaian kontingen tinju pelajar Kota Sukabumi yang berhasil menyumbangkan lima medali perak dan dua perunggu pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Jawa Barat 2025.
“Pagi ini, sekitar jam enam, saya mendapat kabar bahwa kontingen tinju pelajar Kota Sukabumi meraih lima medali perak dan dua perunggu. Dari delapan atlet yang diberangkatkan, hanya satu yang belum mendapatkan medali,” ujar Ayep Zaki, Senin (29/9).
Ia menjelaskan, capaian ini menjadi momentum penting bagi kebangkitan olahraga tinju di Kota Sukabumi. Menurutnya, sejak tahun 1980-an, Sukabumi dikenal sebagai kota yang kuat dalam cabang olahraga tinju. Hanya saja, prestasi itu sempat tertidur lama.
“Insyaallah mulai tahun 2025 ke depan, di bawah kepemimpinan saya, cabang tinju akan kembali dibangkitkan,” tegasnya.
Ia juga menegaskan bahwa mental juang menjadi ciri khas warga Kota Sukabumi. Sukabumi, kata dia, dikenal bukan hanya sebagai kota petarung, tapi juga memiliki mental juara di atas ring.
“Saya ini orang Sukabumi, dan saya juga seorang petarung. Kalau tidak punya mental petarung, tidak mungkin saya bisa menjadi Wali Kota,” ujarnya.
Selain cabang tinju, atlet Sukabumi juga meraih medali emas dari cabang olahraga judo. Hasil resmi perolehan medali akan diumumkan setelah pertandingan terakhir, yang dijadwalkan rampung pada Selasa (30/9).
Ia menyampaikan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi berkomitmen membina seluruh cabang olahraga dan atlet agar terus berprestasi.
“Ke depan, semua atlet dan cabang olahraga akan terus saya bina. Kita harus bangkit dan berjuang bersama, bukan saling berebut jabatan atau proyek. Semua harus punya semangat juang yang sama untuk membawa nama Sukabumi lebih berprestasi. Ayo kita maju bersama,” pungkasnya. (Boy)
Editor : Nuria Ariawan









