BPKPD: Kas Daerah Kota Sukabumi Hingga 31 Maret 2026 Capai Rp47 Miliar

- Penulis

Jumat, 10 April 2026 - 13:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bidang Akuntansi BPKPD Kota Sukabumi, Nurul Leila. Foto: Istimewa.

Kepala Bidang Akuntansi BPKPD Kota Sukabumi, Nurul Leila. Foto: Istimewa.

LITERASI MEDIA – Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Sukabumi melalui akun resminya, Instagram @bpkpdkotasukabumi yang ditayangkan pada 9 April 2026, mengumumkan bahwa saldo kas daerah per 31 Maret 2026 adalah sebesar Rp47.930.921.482.

Kepala Bidang Akuntansi BPKPD Kota Sukabumi, Nurul Leila, menjelaskan bahwa total pendapatan daerah pada Bulan Maret adalah sebesar Rp308.005.470.053, yang terdiri dari dana transfer dari pemerintah pusat sebesar Rp184.999.758.749, dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp29.589.528.828.

Baca Juga :  Perbaikan Jalan Gudang Ditargetkan Selesai Lebih Cepat dari Waktu Kontrak

“Realisasi PAD pada Maret itu diantaranya bersumber dari pajak dan retribusi daerah meningkat 11,72 persen, jika dibandingkan dengan realisasi PAD pada periode yang sama tahun lalu,” kata Nurul.

Sementara untuk belanja daerah hingga 31 Maret 2026 adalah sebesar Rp280.620.764.292, dengan rincian belanja pegawai sebesar Rp135.954.457.468. Kemudian belanja barang dan jasa sebesar Rp127.889.301.906, belanja hibah sebanyak Rp11.796.830.000, dan belanja modal sebesar Rp4.980.174.918.

Baca Juga :  Targetkan UMKM Lokal Tembus Kancah Nasional, Pemkot Sukabumi Bangun Gedung Dekranasda

“Pengumuman posisi kas daerah merupakan salah satu bentuk transparansi dalam pengelolaan keuangan daerah. Informasi ini merupakan cermin Pemerintah Kota Sukabumi dalam mewujudkan pengelolaan keuangan daerah yang akuntabel,” pungkasnya. (Ist)

Berita Terkait

Dari Disiplin hingga Judi Online, Ini Pesan Kepala Diskominfo Kota Sukabumi kepada ASN
AIDS, TBC, dan Malaria Jadi Perhatian, Dinkes Kota Sukabumi Siapkan Strategi Baru
Kota Sukabumi Sukses Tekan Inflasi Agustus hingga Masuk 10 Besar Inflasi Terendah
Sambut HUT ke-106, RSUD R. Syamsudin SH Tawarkan Promo Layanan Terapi Regeneratif
Sudah Dilaporkan Sejak 2025, Kenapa Mantan Legislator Sukabumi Baru Jadi Tersangka?
Polisi Periksa Mantan Legislator Sukabumi, Dugaan Penipuan dan Penggelapan Diselidiki
Kantor Kecamatan Gunungpuyuh Mulai Berdiri, DPUTR Pastikan Proyek On Track
Disdikbud Kota Sukabumi Minta Orang Tua Dampingi Anak Selama PJJ Imbas Abu Vulkanik
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 16:29 WIB

Dari Disiplin hingga Judi Online, Ini Pesan Kepala Diskominfo Kota Sukabumi kepada ASN

Rabu, 9 September 2026 - 16:12 WIB

AIDS, TBC, dan Malaria Jadi Perhatian, Dinkes Kota Sukabumi Siapkan Strategi Baru

Selasa, 8 September 2026 - 21:05 WIB

Kota Sukabumi Sukses Tekan Inflasi Agustus hingga Masuk 10 Besar Inflasi Terendah

Selasa, 8 September 2026 - 16:22 WIB

Sambut HUT ke-106, RSUD R. Syamsudin SH Tawarkan Promo Layanan Terapi Regeneratif

Senin, 7 September 2026 - 19:07 WIB

Sudah Dilaporkan Sejak 2025, Kenapa Mantan Legislator Sukabumi Baru Jadi Tersangka?

Berita Terbaru