LITERASI MEDIA – Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Sukabumi kembali melakukan pemeliharaan dan pembersihan sampah di Sungai Cipanengah 9, Kelurahan Situmekar. Hal ini dilakukan guna menjaga fungsi sungai sebagai penyangga utama tata air wilayah.
Kabid SDA DPUTR Kota Sukabumi, Eris Indrawan, mengatakan pembersihan ini dilakukan untuk memastikan aliran air tetap lancar dan terbebas dari penyumbatan. Menurutnya, tumpukan sampah dan sedimen sering menjadi pemicu banjir saat musim hujan.
“Kami berupaya meminimalkan risiko tersebut melalui kegiatan rutin seperti ini,” jelas Eris kepada awak media, pada beberapa waktu lalu.
Selain sebagai langkah mitigasi banjir, pembersihan ini juga ditujukan untuk menjaga kelestarian ekosistem sungai. Dia menegaskan, sungai yang bersih akan mendukung kehidupan biota air, mengurangi pencemaran, dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat sekitar.
“Sungai bukan sekadar aliran air, tapi juga bagian dari kehidupan warga,” tambahnya.
Kegiatan yang melibatkan Tim PPSI dari Bidang SDA ini dilakukan secara menyeluruh di titik-titik yang rawan penumpukan sampah. Petugas menyingkirkan material yang menghambat aliran, mulai dari sampah plastik, ranting pohon, hingga lumpur yang mengendap.
“Semua sampah yang terkumpul kemudian diangkut untuk dibuang ke tempat pembuangan akhir,” paparnya.
Eris mengingatkan, peran masyarakat sangat penting dalam menjaga kebersihan sungai. Menurutnya, sebesar apapun upaya pemerintah, akan sulit berhasil tanpa kesadaran warga untuk tidak membuang sampah sembarangan.
“Kalau kita semua peduli, manfaatnya akan dirasakan bersama, terutama saat musim hujan,” ucapnya.
Ia mengungkapkan, pemeliharaan sungai akan terus dilakukan secara berkala, terutama di kawasan yang memiliki potensi tinggi terhadap banjir. Langkah ini menjadi bagian dari strategi DPUTR dalam memperkuat infrastruktur sumber daya air di Kota Sukabumi agar lebih tangguh menghadapi perubahan cuaca ekstrem.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap tercipta lingkungan yang bersih, aman, dan nyaman bagi warga. Menjaga sungai sama saja menjaga masa depan kota ini. Kalau airnya bersih dan alirannya lancar, masyarakat pun akan lebih tenang,” pungkasnya. (Boy)
Editor : Nuria Ariawan









