Dari Gorontalo untuk Sukabumi, Kisah Kolaborasi Dua Daerah untuk Masa Depan Lebih Baik

- Penulis

Jumat, 31 Oktober 2025 - 16:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Sukabumi H. Ayep zaki

Wali Kota Sukabumi H. Ayep zaki

LITERASI MEDIA – Sebuah babak baru dalam sinergi pembangunan lintas daerah ditulis di Gorontalo. Jumat (31/10/2025), Pemerintah Kota Sukabumi dan Kabupaten Gorontalo, di bawah kepemimpinan H. Ayep Zaki dan Sofyan Puhi, resmi menyatukan tekad dalam sebuah kerja sama strategis.

Ini bukan sekadar tanda tangan di atas kertas, melainkan sebuah janji kolektif untuk membangun pemerintahan yang lebih sehat dan ekonomi yang lebih berdaya saing.

Baca Juga :  Kota Sukabumi Genjot Inovasi Pelayanan Publik Jelang Penilaian IGA 2026

Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, menggarisbawahi empat pilar kolaborasi ini yaitu memperkuat keuangan daerah via BLUD dan BUMD, menggali potensi pajak, mengembangkan instrumen ekonomi wakaf, dan berbagi kekuatan di sektor pertanian.

Komitmen ini langsung diwujudkan dalam sebuah tawaran yang konkret.

“Jika Kabupaten Gorontalo mampu memproduksi kedelai 100 persen, saya siap membelinya,” kata Ayep Zaki, sebuah pernyataan yang menunjukkan keseriusan untuk membangun ketergantungan yang saling menguntungkan.

Baca Juga :  Wali Kota Sukabumi dengan Dirut BPJS Kesehatan Bahas Layanan Kemoterapi Ditanggung BPJS Mulai 2026

Sambutan hangat datang dari Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi. Baginya, kolaborasi ini adalah kesempatan berharga untuk saling belajar dan mengimplementasikan inovasi yang telah teruji.

“Kami ingin mengambil ilmu dan pengalaman dari Wali Kota Sukabumi,” ujarnya. Kerja sama ini bukan hanya tentang pertukaran barang, tetapi juga pertukaran pengetahuan, visi, dan semangat untuk menciptakan tata kelola daerah yang profesional dan berkelanjutan. (Kio).

Berita Terkait

Selaraskan Prioritas Pembangunan, Bappeda dan DPRD Kota Sukabumi Bahas KUA-PPAS 2027
International Job Fair 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan Lebih dari 5.000 Peluang Kerja Global
Optimalkan Pajak Air Tanah, BPKPD Kota Sukabumi Kaji Penerapan Water Meter Ultrasonik
Ayep Zaki Tinjau Proyek Jalan Prana, Tekankan Kualitas Infrastruktur dan Ancam Blacklist Kontraktor Nakal
Iyus Yusuf: Digitalisasi Pemerintah Harus Permudah Layanan, Bukan Sekadar Tambah Aplikasi
Bidik Investor Nasional, Kota Sukabumi Matangkan Strategi Menuju WJIC 2026
Dinkes Jabar dan Kota Sukabumi Perkuat Pembudayaan Hidup Sehat Libatkan UMKM
DPRD Kabupaten Sukabumi Terima Aspirasi HMI, Budi Azhar: Semua Masukan Akan Dikawal Sesuai Kewenangan
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 20:44 WIB

Selaraskan Prioritas Pembangunan, Bappeda dan DPRD Kota Sukabumi Bahas KUA-PPAS 2027

Senin, 27 Juli 2026 - 19:59 WIB

International Job Fair 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan Lebih dari 5.000 Peluang Kerja Global

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:10 WIB

Ayep Zaki Tinjau Proyek Jalan Prana, Tekankan Kualitas Infrastruktur dan Ancam Blacklist Kontraktor Nakal

Minggu, 19 Juli 2026 - 18:20 WIB

Iyus Yusuf: Digitalisasi Pemerintah Harus Permudah Layanan, Bukan Sekadar Tambah Aplikasi

Minggu, 19 Juli 2026 - 10:00 WIB

Bidik Investor Nasional, Kota Sukabumi Matangkan Strategi Menuju WJIC 2026

Berita Terbaru