Dari Rumah Aspirasi ke Hati Pemuda: Cara Iman Adinugraha Menyemai Kebangsaan

- Penulis

Minggu, 28 September 2025 - 21:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LITERASI MEDIA – Suasana di Rumah Aspirasi Iman Adinugraha, Jalan Siliwangi, Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, pada Minggu (28/9) sore, terasa akrab.

Puluhan pemuda yang tergabung dalam Balada Pemuda Anak Desa (Blades) duduk tertib, mendengarkan dengan antusias penjelasan tentang Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.

Empat pilar kebangsaan yang sering terdengar di ruang formal, kini hadir dalam bahasa sederhana dan penuh kedekatan.

“Indonesia ini berdiri di atas perbedaan. Supaya kita kuat, kita harus satu,” ucap H. Iman Adinugraha, Anggota DPR RI sekaligus anggota Badan Sosialisasi MPR RI, membuka dialognya dengan nada bersahabat.

Baca Juga :  Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki Dampingi Ditjen KA dan Ditjen Hubdat Tinjau Terminal Tipe A, Bahas Mall dan Relokasi Stasiun

Bagi politisi Partai Demokrat itu, kegiatan sosialisasi 4 Pilar bukan sekadar agenda formal. Ia ingin nilai-nilai kebangsaan benar-benar meresap ke kalangan muda, terutama mereka yang tumbuh di lingkungan desa.

“Generasi muda sekarang banyak yang sudah memahami arti persatuan, tinggal bagaimana kita terus memperkuat dan menghindarkan mereka dari hal-hal yang merusak, seperti tawuran,” tambahnya.

Diskusi berlangsung cair. Sesekali para pemuda Blades menyelipkan candaan khas pergaulan mereka, namun tetap serius menyimak pesan yang disampaikan. Iman pun menanggapi dengan gaya santai, seolah berbicara dengan sahabat sebaya.

Ia mengakui, tantangan terbesar saat ini adalah bagaimana menghadirkan sosialisasi yang relevan di era digital. “Anak-anak muda hidupnya sudah di media sosial. Kalau kita bisa masuk ke ruang itu dengan cara kreatif, pesan kebangsaan akan lebih mudah diterima,” ungkapnya.

Baca Juga :  Iman Adinugraha: Kredit IKM Jangan Berhenti di Atas Kertas

Bagi Iman, keberhasilan sosialisasi bukan sekadar berapa banyak kegiatan yang digelar, tetapi sejauh mana generasi muda berubah perilakunya.

“Kalau mereka bisa menjaga persatuan, saling menghargai, dan menjauhi kekerasan, itulah ukuran nyata keberhasilan,” ujarnya.

Kegiatan pun ditutup dengan doa bersama dan obrolan ringan. Sore itu, sosialisasi 4 Pilar terasa lebih seperti pertemuan keluarga, di mana nilai-nilai kebangsaan tidak hanya diceramahkan, tetapi dihidupkan lewat dialog dan kebersamaan.

Berita Terkait

Dari Disiplin hingga Judi Online, Ini Pesan Kepala Diskominfo Kota Sukabumi kepada ASN
AIDS, TBC, dan Malaria Jadi Perhatian, Dinkes Kota Sukabumi Siapkan Strategi Baru
Kota Sukabumi Sukses Tekan Inflasi Agustus hingga Masuk 10 Besar Inflasi Terendah
Sambut HUT ke-106, RSUD R. Syamsudin SH Tawarkan Promo Layanan Terapi Regeneratif
Sudah Dilaporkan Sejak 2025, Kenapa Mantan Legislator Sukabumi Baru Jadi Tersangka?
Polisi Periksa Mantan Legislator Sukabumi, Dugaan Penipuan dan Penggelapan Diselidiki
Kantor Kecamatan Gunungpuyuh Mulai Berdiri, DPUTR Pastikan Proyek On Track
Disdikbud Kota Sukabumi Minta Orang Tua Dampingi Anak Selama PJJ Imbas Abu Vulkanik
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 16:29 WIB

Dari Disiplin hingga Judi Online, Ini Pesan Kepala Diskominfo Kota Sukabumi kepada ASN

Rabu, 9 September 2026 - 16:12 WIB

AIDS, TBC, dan Malaria Jadi Perhatian, Dinkes Kota Sukabumi Siapkan Strategi Baru

Selasa, 8 September 2026 - 21:05 WIB

Kota Sukabumi Sukses Tekan Inflasi Agustus hingga Masuk 10 Besar Inflasi Terendah

Selasa, 8 September 2026 - 16:22 WIB

Sambut HUT ke-106, RSUD R. Syamsudin SH Tawarkan Promo Layanan Terapi Regeneratif

Senin, 7 September 2026 - 19:07 WIB

Sudah Dilaporkan Sejak 2025, Kenapa Mantan Legislator Sukabumi Baru Jadi Tersangka?

Berita Terbaru