DPUTR Kota Sukabumi Genjot Percepatan Penerbitan SLF untuk Pasar Pelita

- Penulis

Senin, 8 September 2025 - 13:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LITERASI MEDIA – Tiga tahun sejak diresmikan pada 2021, Pasar Pelita Kota Sukabumi belum juga mengantongi Sertifikat Laik Fungsi (SLF).

Kondisi ini menjadi sorotan, terutama karena pemerintah berencana menata pedagang kaki lima (PKL) agar masuk ke dalam area pasar resmi. Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Sukabumi pun bergerak cepat mendorong percepatan penerbitan SLF.

Kabid Tata Bangunan, Jasa Konstruksi, dan Pertamanan DPUTR Kota Sukabumi, Muhammad Sahid, menjelaskan bahwa SLF merupakan dokumen wajib sebelum seluruh fasilitas pasar dapat dimanfaatkan secara penuh.

“Saat ini Pasar Pelita baru mengantongi Sertifikat Laik Operasi (SLO), sementara SLF belum ada. Lantai semi-basemen dan lantai dasar memang sudah bisa digunakan, tapi secara keseluruhan harus menunggu SLF,” ujar Sahid, Senin (8/9).

Baca Juga :  Safari Ramadan 2026, PT Jaminan Kredit Indonesia Tebar 5.600 Paket Sembako, Gorontalo Kebagian Ratusan Bantuan

Upaya percepatan terus dilakukan. Wali Kota Sukabumi melalui Sekretaris Daerah telah menggelar dua kali rapat koordinasi, terakhir pada 27 Agustus lalu. Rapat tersebut membahas tahapan penerbitan SLF sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 16 Tahun 2021.

Sahid menyebutkan bahwa sejumlah persyaratan teknis harus dipenuhi, mulai dari pengecekan lapangan, penyusunan laporan oleh konsultan, hingga ekspose ke dinas terkait seperti Diskumindag, Dishub, DLH, Bappeda, dan DPMPTSP.

“Laporan sudah diekspos ke DPUTR, dan tanggal 27 dilanjutkan ekspose ke SKPD terkait. Rekomendasi akan diteruskan ke pengelola Pasar Pelita untuk melengkapi dokumen dan standar teknis,” jelasnya.

Baca Juga :  Pendidikan dan Pelayanan Publik Jadi Sorotan, DPRD Kota Sukabumi Sentil Kinerja Pemkot

Jika semua persyaratan terpenuhi, SLF ditargetkan bisa terbit bulan ini. Sahid berharap pengelola segera menindaklanjuti agar pasar dapat difungsikan secara optimal.

Ia juga mengungkapkan bahwa persoalan SLF tidak hanya terjadi di Pasar Pelita. Beberapa hotel, mal, dan perbankan di Kota Sukabumi juga belum sepenuhnya memiliki SLF, padahal dokumen tersebut menjadi syarat mutlak pengajuan izin usaha.

“Ke depan perlu ada regulasi yang lebih tegas agar pengelola gedung segera mengurus SLF. Sanksi administratif bisa diberlakukan untuk menjamin kepastian hukum dan keamanan pengguna gedung,” pungkasnya. (Boy)

Editor : Nuria Ariawan

Berita Terkait

TPID Kota Sukabumi Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi, Jaga Harga dan Pasokan Pangan
Polres Sukabumi Kota Gelar Operasi Patuh Lodaya 2026, Berikut Sasaran Pelanggarannya
Lapas Sukabumi Perkuat Komitmen Pemberantasan Narkoba Lewat Tes Urine Mendadak
110 Orang Positif HIV di Sukabumi hingga Oktober, Sejauh Mana Efektivitas Pencegahannya?
Disdikbud Kota Sukabumi Evaluasi Revitalisasi Sekolah, 11 SD Masih Menunggu Kepastian Bantuan
“Jaket Boleh Berbeda, Semangat Tetap Satu”, Pesan Kapolres Sukabumi Kota kepada Ojol
Hotel dan Restoran Minim Parkir, DPRD Kota Sukabumi Minta Dishub Bertindak
Yosep Pujianto Targetkan PKB Kota Sukabumi Lebih Dekat dengan Masyarakat
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:33 WIB

TPID Kota Sukabumi Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi, Jaga Harga dan Pasokan Pangan

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:26 WIB

Polres Sukabumi Kota Gelar Operasi Patuh Lodaya 2026, Berikut Sasaran Pelanggarannya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Lapas Sukabumi Perkuat Komitmen Pemberantasan Narkoba Lewat Tes Urine Mendadak

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:53 WIB

110 Orang Positif HIV di Sukabumi hingga Oktober, Sejauh Mana Efektivitas Pencegahannya?

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:00 WIB

“Jaket Boleh Berbeda, Semangat Tetap Satu”, Pesan Kapolres Sukabumi Kota kepada Ojol

Berita Terbaru