Kota Sukabumi Menuju Nol Stunting: Ini Strategi Ayep Zaki

- Penulis

Jumat, 16 Mei 2025 - 21:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LITERASI MEDIA – Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi menegaskan komitmennya dalam upaya percepatan penurunan angka stunting.

Hal itu disampaikan Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, saat menghadiri Sosialisasi Surat Edaran dan Petunjuk Teknis Pelaksanaan Aksi Konvergensi Pemerintah Daerah dalam Pencegahan dan Penurunan Stunting, yang digelar di Ruang Pertemuan Bappeda Kota Sukabumi.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Kepala Bappeda, Kepala DP2KBP3A, serta Tenaga Ahli Kebijakan Publik INEY Kemendagri, BPK Imam Almuttaqin.

Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki menegaskan bahwa penanganan stunting merupakan agenda prioritas dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029. Ia menargetkan nol persen kasus stunting di Kota Sukabumi.

“Angka stunting bukan sekadar statistik, tapi cerminan nyata atas pelanggaran hak dasar warga – termasuk hak atas pendidikan, kesehatan, dan penghidupan yang layak,” ujarnya.

Baca Juga :  Ini Pesan Wali Kota Ayep Zaki dalam Forum Perangkat Daerah DLH Kota Sukabumi

Ayep Zaki menekankan pentingnya aksi nyata yang terukur dari seluruh aparatur sipil negara (ASN) dan keterlibatan masyarakat luas. Ia juga menyebutkan bahwa peran strategis Bappeda sangat vital dalam merumuskan kebijakan yang tepat sasaran.

Lebih lanjut, ia menyoroti perlunya sinergi lintas organisasi perangkat daerah (SKPD) serta pelibatan aktif sektor swasta dan masyarakat. Ia juga mengingatkan agar pemerintah daerah tidak terus bergantung pada anggaran pusat.

“Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), optimalisasi BUMD dan BLUD, serta integrasi program seperti Wakap, harus menjadi bagian dari solusi,” jelasnya.

Ayep Zaki juga mendorong para pelaku usaha untuk taat pajak dan memiliki izin usaha yang legal. Ia menegaskan bahwa transparansi dan kepemimpinan yang jujur adalah fondasi dari keadilan fiskal.

Baca Juga :  Wali Kota Ayep Zaki Tanggapi Tuntutan Mahasiswa

“Pengalaman saya sebagai wajib pajak penuh adalah bukti komitmen saya terhadap prinsip fiskal yang adil,” tegasnya.

Menurutnya, dalam 54 hari terakhir, PAD Kota Sukabumi menunjukkan peningkatan yang signifikan dari sektor-sektor strategis seperti Bunut, Waluya, dan PDAM.

Capaian ini menjadi tonggak penting menuju kemandirian fiskal daerah yang dapat mendukung percepatan penurunan stunting secara berkelanjutan.

Ayep Zaki juga mengajak seluruh elemen untuk bekerja keras, solid, dan bersinergi dalam mewujudkan Kota Sukabumi Bercahaya, kota yang bebas stunting dan sejahtera untuk semua. (Kio).

Berita Terkait

Dari Disiplin hingga Judi Online, Ini Pesan Kepala Diskominfo Kota Sukabumi kepada ASN
AIDS, TBC, dan Malaria Jadi Perhatian, Dinkes Kota Sukabumi Siapkan Strategi Baru
Kota Sukabumi Sukses Tekan Inflasi Agustus hingga Masuk 10 Besar Inflasi Terendah
Sambut HUT ke-106, RSUD R. Syamsudin SH Tawarkan Promo Layanan Terapi Regeneratif
Sudah Dilaporkan Sejak 2025, Kenapa Mantan Legislator Sukabumi Baru Jadi Tersangka?
Polisi Periksa Mantan Legislator Sukabumi, Dugaan Penipuan dan Penggelapan Diselidiki
Kantor Kecamatan Gunungpuyuh Mulai Berdiri, DPUTR Pastikan Proyek On Track
Disdikbud Kota Sukabumi Minta Orang Tua Dampingi Anak Selama PJJ Imbas Abu Vulkanik
Berita ini 25 kali dibaca
Wali Kota Sukabumi H. Ayep Zaki menargetkan nol persen stunting dalam RPJMD 2025–2029. Ia menekankan pentingnya sinergi antar-SKPD, peningkatan PAD, dan keterlibatan masyarakat untuk percepatan penurunan stunting di Sukabumi.

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 16:29 WIB

Dari Disiplin hingga Judi Online, Ini Pesan Kepala Diskominfo Kota Sukabumi kepada ASN

Rabu, 9 September 2026 - 16:12 WIB

AIDS, TBC, dan Malaria Jadi Perhatian, Dinkes Kota Sukabumi Siapkan Strategi Baru

Selasa, 8 September 2026 - 21:05 WIB

Kota Sukabumi Sukses Tekan Inflasi Agustus hingga Masuk 10 Besar Inflasi Terendah

Selasa, 8 September 2026 - 16:22 WIB

Sambut HUT ke-106, RSUD R. Syamsudin SH Tawarkan Promo Layanan Terapi Regeneratif

Senin, 7 September 2026 - 19:07 WIB

Sudah Dilaporkan Sejak 2025, Kenapa Mantan Legislator Sukabumi Baru Jadi Tersangka?

Berita Terbaru