Pasca Operasi Patuh Lodaya 2025, Permohonan SIM di Sukabumi Naik 20 Persen

- Penulis

Jumat, 1 Agustus 2025 - 12:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung Satpas Satlantas Polres Sukabumi Kota. Foto: Istimewa.

Gedung Satpas Satlantas Polres Sukabumi Kota. Foto: Istimewa.

LITERASI MEDIA – Pasca Operasi Patuh Lodaya 2025, permohonan pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) di Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (Satpas) Satlantas Polres Sukabumi Kota, mengalami peningkatan sebesar 20 persen.

Bagian Urusan (Baur) SIM Satlantas Polres Sukabumi Kota, Bripka Fajar Gumilar, menjelaskan bahwa selama masa Operasi Patuh Lodaya 2025, jumlah pemohon SIM meningkat hingga 20 persen dibanding hari-hari biasa.

“Alhamdulillah, ada peningkatan hampir 20 persen dari biasanya. Masyarakat tampaknya makin sadar pentingnya memiliki SIM,” ujar Fajar, kepada literasimedia.com, pada Jumat (1/8).

Baca Juga :  Jumat Berkah, Lapas Sukabumi Gelar Bakti Sosial dalam Rangka HUT RI ke-80

Lanjut Fajar, pemohon pembuatan SIM saat ini didominasi oleh pemula dan golongan SIM nya C. Adapun, pemohon kebanyakan berasal dari wilayah hukum Polres Sukabumi Kota. “Untuk pemohon kebanyakan yang membuat SIM C, dan kebanyakan warga Sukabumi Kota,” ucapnya.

Menurut Fajar, dari sekian banyak yang mendaftar pembuatan SIM yang dapat lolos perharinya bisa dihitung dengan jari. “Paling banyak lima orang yang lolos perhari. Kebanyakan para pemohon gagal saat uji praktik,” paparnya.

Baca Juga :  Pasca Konser, Stadion Surya Kencana Sukabumi Rusak dan Dipenuhi Lumpur serta Sampah

Dalam proses pembuatan SIM, masyarakat diwajibkan memenuhi sejumlah persyaratan awal, seperti surat keterangan sehat dari dokter biaya sekitar Rp 50 ribu, tes psikologi Rp 100 ribu, dan fotokopi KTP. Selanjutnya, pemohon menjalani proses pendaftaran, identifikasi foto, serta ujian teori dan praktik.

“Jika lulus ujian, pemohon akan menyetorkan biaya PNBP ke BRI. Untuk SIM C dikenakan tarif Rp100 ribu dan SIM A Rp120 ribu. Seluruh biaya tersebut masuk ke kas negara sesuai ketentuan Undang-Undang,” pungkasnya. (Boy)

Penulis : Nuria Ariawan

Berita Terkait

TPID Kota Sukabumi Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi, Jaga Harga dan Pasokan Pangan
Polres Sukabumi Kota Gelar Operasi Patuh Lodaya 2026, Berikut Sasaran Pelanggarannya
Lapas Sukabumi Perkuat Komitmen Pemberantasan Narkoba Lewat Tes Urine Mendadak
110 Orang Positif HIV di Sukabumi hingga Oktober, Sejauh Mana Efektivitas Pencegahannya?
Disdikbud Kota Sukabumi Evaluasi Revitalisasi Sekolah, 11 SD Masih Menunggu Kepastian Bantuan
“Jaket Boleh Berbeda, Semangat Tetap Satu”, Pesan Kapolres Sukabumi Kota kepada Ojol
Hotel dan Restoran Minim Parkir, DPRD Kota Sukabumi Minta Dishub Bertindak
Yosep Pujianto Targetkan PKB Kota Sukabumi Lebih Dekat dengan Masyarakat
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:33 WIB

TPID Kota Sukabumi Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi, Jaga Harga dan Pasokan Pangan

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:26 WIB

Polres Sukabumi Kota Gelar Operasi Patuh Lodaya 2026, Berikut Sasaran Pelanggarannya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Lapas Sukabumi Perkuat Komitmen Pemberantasan Narkoba Lewat Tes Urine Mendadak

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:53 WIB

110 Orang Positif HIV di Sukabumi hingga Oktober, Sejauh Mana Efektivitas Pencegahannya?

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:00 WIB

“Jaket Boleh Berbeda, Semangat Tetap Satu”, Pesan Kapolres Sukabumi Kota kepada Ojol

Berita Terbaru