LITERASI MEDIA – Riska Nurutami (23), salah satu mahasiswi dari Universitas Nusa Putra Sukabumi tiba-tiba diundang oleh Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki dan Wakil Wali Kota, Bobby Maulana ke Balai Kota, pada Rabu (3/9).
Alasan Riska diundang ke Balai Kota Sukabumi yaitu atas aksi heroiknya yang rela pasang badan untuk membantu seorang pedagang kue ape agar tidak terimbas atau terjadi hal yang tidak diinginkan saat aksi demonstrasi berujung ricuh di depan Gedung DPRD Kota Sukabumi.
Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, menyampaikan bahwa sosok Riska ini memiliki kepribadian yang peduli terhadap sesama, terlebih dia berani pasang badan untuk melindungi seorang pedagang pada saat terjadi kericuhan di tengah massa aksi demonstrasi.
“Saya kan pimpinan daerah kota, apapun ya kejadian yang ada di kota saya harus tahu, dan Riska saya pandang punya kepribadian yang peduli terhadap yang lainnya, terutama pada konteks ada satu keributan dia malah melindungi, karena hakekatnya manusia harus saling melindungi,” ujar Ayep Zaki.
Menurutnya, hal tersebut sama persisnya dengan konsep Wali Kota Sukabumi dan Wakil Wali Kotanya saat ini, yaitu saling melindungi, saling membantu, saling menolong, dan saling memberi program. Pasalnya, kalau konsep saling melindungi, saling menolong ini, Insya Allah kesejahteraan dan kemakmuran akan terwujud di Kota Sukabumi, dan itu salah satu konsep yang akan pihaknya lakukan.
“Seperti program nanti yang akan bergulir di Sukabumi, dan saya juga meminta kepada semua masyarakat juga saling mendukung, masyarakat juga saling mendukung kepada wali kota dan wakilnya, kepada pemerintah kota, untuk kita juga memberi sesuatu,” terangnya.
Dengan diundangnya Riska Nurutami oleh Wali Kota Sukabumi dan Wakil Wali Kota ini merupakan bentuk apresiasi yang memang sama dengan yang dijalankan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi, yakni saling memberi, saling menolong, saling membantu, saling menguntungkan, saling mensejahterakan, dan saling memakmurkan. (Boy)
Editor : Nuria Ariawan









