Persoalan Status Lahan Dominasi Aspirasi Warga Saat Reses Asep Rizwan di Cikakak

- Penulis

Rabu, 3 Juni 2026 - 12:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LITERASIMEDIA – Permasalahan status kepemilikan tanah menjadi isu utama yang disampaikan warga dalam kegiatan reses Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Fraksi Partai Gerindra, Asep Rizwan Efendi, di SDN Ciranji, Desa Ridogalih, Kecamatan Cikakak, Rabu (3/6/2026).

Kegiatan serap aspirasi tersebut dihadiri perangkat desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta puluhan warga yang memanfaatkan kesempatan untuk menyampaikan berbagai kebutuhan dan persoalan di lingkungan mereka. Selain isu pertanahan, masyarakat juga mengusulkan peningkatan infrastruktur serta dukungan bagi pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Dalam dialog yang berlangsung terbuka, warga menyoroti adanya persoalan tumpang tindih status kepemilikan lahan yang dinilai membutuhkan perhatian serius dari pemerintah. Mereka berharap ada langkah konkret untuk memberikan kepastian hukum dan mencegah munculnya konflik di kemudian hari.

Baca Juga :  Bappeda Kota Sukabumi Matangkan Persiapan Rakortekrenbang Jabar 2026

Menanggapi berbagai masukan tersebut, Asep Rizwan Efendi menegaskan bahwa seluruh aspirasi masyarakat akan dicatat dan dibahas sesuai mekanisme yang berlaku. Menurutnya, reses menjadi sarana penting untuk memastikan kebutuhan masyarakat dapat masuk dalam perencanaan pembangunan daerah.

“Seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat akan kami tampung dan perjuangkan. Nantinya akan diinput melalui sistem perencanaan pembangunan daerah agar dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan program pemerintah ke depan,” ujarnya.

Baca Juga :  Koperasi Merah Putih Kelurahan Gunung Puyuh Fokus pada Ketahanan Pangan

Asep menambahkan, persoalan pertanahan menjadi salah satu isu yang perlu mendapat perhatian karena menyangkut kepastian hak masyarakat. Oleh karena itu, ia berharap pemerintah daerah dapat segera melakukan langkah-langkah yang diperlukan agar permasalahan tersebut memperoleh solusi yang jelas.

“Kami berharap aspirasi yang disampaikan warga, khususnya terkait status lahan yang tumpang tindih, dapat segera ditindaklanjuti karena menyangkut kepentingan dan kepastian hukum masyarakat,” katanya.

Melalui kegiatan reses tersebut, diharapkan komunikasi antara masyarakat dan wakil rakyat semakin kuat sehingga berbagai persoalan yang dihadapi warga dapat tersampaikan dan menjadi bagian dari prioritas pembangunan daerah. (kio)

 

Berita Terkait

Selaraskan Prioritas Pembangunan, Bappeda dan DPRD Kota Sukabumi Bahas KUA-PPAS 2027
International Job Fair 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan Lebih dari 5.000 Peluang Kerja Global
Iman Adinugraha Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Kasepuhan Cipta Mulya, Ajak Semua Pihak Gotong Royong
Lapang Merdeka Sukabumi Kian Tertib, Kehadiran Security Beri Rasa Aman bagi Pengunjung
HUT ke-65 IKWI Kota Sukabumi Diisi Aksi Berbagi, Tebarkan Semangat Kepedulian Sosial
Optimalkan Pajak Air Tanah, BPKPD Kota Sukabumi Kaji Penerapan Water Meter Ultrasonik
DLH Kota Sukabumi Perkuat Pengelolaan Sampah, Edukasi Warga Jadi Fokus Utama
53 Tahun KNPI: Dirintis Bung H. Hamami, Harmoni dalam Estafeta Kepemimpinan Bung Sudar Fauzi
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 20:44 WIB

Selaraskan Prioritas Pembangunan, Bappeda dan DPRD Kota Sukabumi Bahas KUA-PPAS 2027

Senin, 27 Juli 2026 - 19:59 WIB

International Job Fair 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan Lebih dari 5.000 Peluang Kerja Global

Senin, 27 Juli 2026 - 14:40 WIB

Iman Adinugraha Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Kasepuhan Cipta Mulya, Ajak Semua Pihak Gotong Royong

Sabtu, 25 Juli 2026 - 21:53 WIB

Lapang Merdeka Sukabumi Kian Tertib, Kehadiran Security Beri Rasa Aman bagi Pengunjung

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:36 WIB

HUT ke-65 IKWI Kota Sukabumi Diisi Aksi Berbagi, Tebarkan Semangat Kepedulian Sosial

Berita Terbaru