Puluhan Siswa Berdomisi di Kelurahan Karamat Akhirnya Diterima SMAN 2, Lurah, Warga dan Forum RT/RW Ucapkan Terima Kasih

- Penulis

Senin, 14 Juli 2025 - 19:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LITERASI MEDIA – Forum RT/RW Kelurahan Karamat, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi, bersama orang tua siswa dan Lurah Karamat mengaku lega dan bahagia.

Pasalnya, hasil audiensi mereka dengan pihak SMAN 2 Kota Sukabumi untuk memperjuangkan nasib puluhan siswa yang tidak lolos dalam Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) membuahkan hasil positif.

Kini, puluhan siswa dan siswi yang berdomisili di wilayah Kelurahan Karamat resmi diterima di SMAN 2 Kota Sukabumi. Atas keberhasilan ini, Forum RT/RW, orang tua siswa, dan Lurah Karamat menyampaikan apresiasi kepada Kepala SMAN 2, Kantor Cabang Dinas (KCD), dan Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM), atas kebijakan yang dinilai berpihak pada masyarakat.

Lurah Karamat, Nandar Sudrajat, mengaku sempat terkejut saat menerima kedatangan Ketua Forum RT/RW dan perwakilan orang tua siswa. Namun, setelah mendengar penjelasan mereka, ia merasa lega karena perjuangan bersama akhirnya berhasil.

Baca Juga :  Tekan Angka Pengangguran di Kota Sukabumi, Program Bestari Kian Diminati Warga

“Alhamdulillah, hari ini kami kedatangan dari Forum RT/RW dan perwakilan wali murid yang sebelumnya melakukan audiensi dengan pihak SMAN 2 terkait penerimaan siswa,” ujarnya.

Ia bersyukur atas hasil dari proses dialog yang dilakukan secara kolektif.

“Alhamdulillah, hasil dari audiensi kami bersama Forum RT/RW, tokoh masyarakat, dan para wali murid disambut baik oleh pihak sekolah. Semua siswa dari wilayah Kelurahan Karamat yang kami perjuangkan, akhirnya diterima,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Forum RT/RW Kelurahan Karamat, Irpan Mulyana, juga menyampaikan rasa terima kasihnya.

“Terima kasih kepada Pak Lurah atas partisipasinya. Alhamdulillah, seluruh warga kami di Kelurahan Karamat yang mendaftar ke SMAN 2 diterima semuanya. Kami juga berterima kasih kepada Kepala Sekolah Pak Rahmat dan Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi, yang sudah menunjukkan kepedulian dan keberpihakannya kepada masyarakat.”

Baca Juga :  Rangkaian Harhubnas 2025, Dishub Gandeng PWI Kota Sukabumi Gelar Mini Soccer

Irpan pun menyisipkan ungkapan dalam logat khas Sunda sebagai bentuk kebanggaan:

“Nuhun Pak KDM. KDM téh teu wadul, ning leres. Sadayana 30 siswa katarima. Intina mah, hatur nuhun pisan ka Pak KDM, anu geus ngabuktikeun ku kabijakanana.”

Penerimaan 30 siswa dari Kelurahan Karamat ini menjadi bukti bahwa komunikasi yang baik antara warga, pemerintah kelurahan, dan pihak sekolah dapat membuahkan solusi yang adil dan berkeadilan sosial. (Kio).

 

 

 

Berita Terkait

Dari Disiplin hingga Judi Online, Ini Pesan Kepala Diskominfo Kota Sukabumi kepada ASN
AIDS, TBC, dan Malaria Jadi Perhatian, Dinkes Kota Sukabumi Siapkan Strategi Baru
Kota Sukabumi Sukses Tekan Inflasi Agustus hingga Masuk 10 Besar Inflasi Terendah
Sambut HUT ke-106, RSUD R. Syamsudin SH Tawarkan Promo Layanan Terapi Regeneratif
Sudah Dilaporkan Sejak 2025, Kenapa Mantan Legislator Sukabumi Baru Jadi Tersangka?
Polisi Periksa Mantan Legislator Sukabumi, Dugaan Penipuan dan Penggelapan Diselidiki
Kantor Kecamatan Gunungpuyuh Mulai Berdiri, DPUTR Pastikan Proyek On Track
Disdikbud Kota Sukabumi Minta Orang Tua Dampingi Anak Selama PJJ Imbas Abu Vulkanik
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 16:29 WIB

Dari Disiplin hingga Judi Online, Ini Pesan Kepala Diskominfo Kota Sukabumi kepada ASN

Rabu, 9 September 2026 - 16:12 WIB

AIDS, TBC, dan Malaria Jadi Perhatian, Dinkes Kota Sukabumi Siapkan Strategi Baru

Selasa, 8 September 2026 - 21:05 WIB

Kota Sukabumi Sukses Tekan Inflasi Agustus hingga Masuk 10 Besar Inflasi Terendah

Selasa, 8 September 2026 - 16:22 WIB

Sambut HUT ke-106, RSUD R. Syamsudin SH Tawarkan Promo Layanan Terapi Regeneratif

Senin, 7 September 2026 - 19:07 WIB

Sudah Dilaporkan Sejak 2025, Kenapa Mantan Legislator Sukabumi Baru Jadi Tersangka?

Berita Terbaru