Setelah Dilantik, DPD KNPI Kota Depok Diminta Mandiri dan Tak Bergantung Hibah

- Penulis

Rabu, 3 Desember 2025 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LITERASI MEDIA – Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Provinsi Jawa Barat resmi melaksanakan pelantikan pengurus DPD KNPI Kota Depok pada 29 November 2025. Dalam pelantikan tersebut, Nurcholis Syahbani secara sah dikukuhkan sebagai Ketua DPD KNPI Kota Depok.

Pada kesempatan itu, Ketua DPD KNPI Jawa Barat, Rohmat Hidayat, menyampaikan penegasan tegas kepada jajaran pengurus KNPI Kota Depok.

Dalam sambutannya, ia meminta agar kepengurusan baru tidak bergantung pada dana hibah pemerintah.

“DPD KNPI Jawa Barat saja sudah dengan tegas menolak dana hibah. Jika pun ada pos dari pemerintah, lebih baik diusulkan untuk kepentingan masyarakat yang tidak mampu,” ujar Rohmat.

Baca Juga :  Resmi Pimpin Kickboxing Kota Sukabumi, Hardy H. Hartono Fokus Pembinaan dan Prestasi Atlet

Rohmat Hidayat menilai bahwa pemuda tidak akan mampu mandiri jika masih menggantungkan gerak organisasinya pada bantuan hibah. Ia menekankan bahwa kemandirian adalah fondasi bagi pemuda untuk berkembang, berkarya, dan menunjukkan peran nyata.

“Kalau pemuda hari ini masih bergantung pada hibah, maka keinginan untuk mencetak pemuda yang mandiri dan berkarya tidak akan tercapai. Karena itu, KNPI Kota Depok harus selaras dengan visi misi KNPI Jawa Barat dalam mengembalikan marwah pemuda ke arah yang lebih baik,” tegasnya.

Baca Juga :  Kodrat Boxer Kota Sukabumi Gelar Buka Bersama, Dorong Peningkatan Akhlak dan Prestasi

Menurut Rohmat, pelantikan DPD KNPI Kota Depok ini menjadi tanda semakin kuatnya konsistensi dan eksistensi KNPI Jawa Barat dalam upaya menyatukan pemuda dan mengembalikan organisasi ke jalur yang benar.

Ia menambahkan bahwa DPD KNPI Jawa Barat menargetkan konsolidasi dan pelantikan di seluruh 27 kota/kabupaten dapat dituntaskan dalam satu tahun.

“Dalam satu tahun, 27 kota/kabupaten harus selesai konsolidasi, termasuk Musda dan pelantikan di setiap daerah,” pungkasnya. (Kio).

Berita Terkait

Puluhan Penerima Manfaat Terima Hewan Qurban dari Polres Sukabumi Kota
Anggaran Program Unggulan Insentif Masyarakat Kota Sukabumi di 2026 Dipastikan Naik
Petugas Gabungan Sita 10.705 Batang Rokok Ilegal di Kota Sukabumi
Respon Keluhan Warga, Satpol PP Gerebek Kios Penjual Tramadol dan Hexymer di Jalan R.A Kosasih
Polemik Dana Abadi Rp10 Juta per RT, Agus Samsul Singgung Janji Politik Tak Matang
Kelurahan Gunung Puyuh Genjot Pendapatan Pajak Lewat Inovasi Mawar Bajak
10 Trofi dan 3 Gelar Beruntun! Persib Resmi Jadi Legenda Sepak Bola Indonesia
Persib Juara, Flare Menyala di Sukabumi! Euforia Bobotoh Tak Terbendung
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:54 WIB

Puluhan Penerima Manfaat Terima Hewan Qurban dari Polres Sukabumi Kota

Senin, 25 Mei 2026 - 23:10 WIB

Anggaran Program Unggulan Insentif Masyarakat Kota Sukabumi di 2026 Dipastikan Naik

Senin, 25 Mei 2026 - 18:35 WIB

Petugas Gabungan Sita 10.705 Batang Rokok Ilegal di Kota Sukabumi

Senin, 25 Mei 2026 - 16:35 WIB

Respon Keluhan Warga, Satpol PP Gerebek Kios Penjual Tramadol dan Hexymer di Jalan R.A Kosasih

Senin, 25 Mei 2026 - 12:17 WIB

Polemik Dana Abadi Rp10 Juta per RT, Agus Samsul Singgung Janji Politik Tak Matang

Berita Terbaru