Soal Tuntutan Rangkap 3 Jabatan Hingga Tim Percepatan Pembangunan, Ayep Zaki Beberkan Hal Ini

- Penulis

Minggu, 8 Juni 2025 - 12:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, saat diwawancara di ruang kerjanya. Foto: Dok. Literasimedia.

Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, saat diwawancara di ruang kerjanya. Foto: Dok. Literasimedia.

LITERASI MEDIA – Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, angkat bicara terkait salah satu tuntutan mahasiswa dari Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) yang kini menuai polemik, antara lain adanya satu orang yang merangkap tiga jabatan struktural hingga Tim Percepatan Pembangunan.

Menanggapi tuntutan tersebut, Ayep Zaki, menegaskan bahwa tidak ada rangkap tiga jabatan struktural bahkan tim percepatan pembangunan. Namun yang saat ini ada yaitu Tim Komunikasi dengan melibatkan SKPD, guna mempercepat pembangunan Kota Sukabumi. Pasalnya, melalui SKPD ini, tim tersebut tidak memberikan apa-apa, melainkan hanya sebuah komunikasi saja.

Baca juga: Geruduk Balai Kota Sukabumi, GMNI Soroti 100 Hari Kinerja Ayep-Bobby

Baca Juga :  Lebih dari Sekadar Ibadah, Ini Makna Berkurban ala Momi Soraya

“Jadi gini ya, tidak ada Tim Percepatan Pembangunan, yang ada adalah Tim Komunikasi, karena Wali Kota dan Wakilnya banyak sekali tamu. Investor dan lain sebagainya. Jadi ini perlu, karena tidak mungkin saya layani sendiri. Maka sekarang ada Tim Komunikasi Wali Kota dan Wakil, dan itu sesuai aturan,” ujar Ayep Zaki, saat diwawancarai literasimedia.com, pada Sabtu (7/6) kemarin.

Selanjutnya, kata dia, Tim Komunikasi itu sendiri adalah seluruh SKPD yang terkait, termasuk Kepala Dinas yang pihaknya panggil hampir hampir setiap hari untuk mengikuti pertemuan dengan tujuan untuk percepatan pembangunan, termasuk percepatan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Baca Juga :  Pemkot Sukabumi Gelar Salat Iduladha di Lapang Merdeka, Begini Pesan Ayep Zaki

“Sekarang kan soal percepatan PAD tidak semua orang punya kemampuan menaikkan PAD. Kan bukan mungut batu pinggir jalan. Artinya perlu experimen, experience yang cukup panjang. Guna mewujudkan hal tersebut, maka pihaknya membentuk Tim Komunikasi.

“Dan Alhamdulillah, bulan Mei ini kita pecah rekor di Kota Sukabumi. PAD tertinggi sepanjang sejarah kota. Ya nanti akan dirilis. Kita lihat nanti sampai dengan Desember berapa persen kenaikannya dan bandingkan dengan 2024. Yang penting, karena uang itu untuk kepentingan masyarakat, bukan untuk kepentingan Wali Kota, tapi masyarakat,” pungkasnya. (***)

Editor : Nuria Ariawan

Berita Terkait

Ayep Zaki: Semangat Sumpah Pemuda Harus Bermuara pada Pemerataan Kemakmuran
TPID Kota Sukabumi Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi, Jaga Harga dan Pasokan Pangan
Polres Sukabumi Kota Gelar Operasi Patuh Lodaya 2026, Berikut Sasaran Pelanggarannya
Lapas Sukabumi Perkuat Komitmen Pemberantasan Narkoba Lewat Tes Urine Mendadak
110 Orang Positif HIV di Sukabumi hingga Oktober, Sejauh Mana Efektivitas Pencegahannya?
Disdikbud Kota Sukabumi Evaluasi Revitalisasi Sekolah, 11 SD Masih Menunggu Kepastian Bantuan
“Jaket Boleh Berbeda, Semangat Tetap Satu”, Pesan Kapolres Sukabumi Kota kepada Ojol
Hotel dan Restoran Minim Parkir, DPRD Kota Sukabumi Minta Dishub Bertindak
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:14 WIB

Ayep Zaki: Semangat Sumpah Pemuda Harus Bermuara pada Pemerataan Kemakmuran

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:33 WIB

TPID Kota Sukabumi Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi, Jaga Harga dan Pasokan Pangan

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:26 WIB

Polres Sukabumi Kota Gelar Operasi Patuh Lodaya 2026, Berikut Sasaran Pelanggarannya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Lapas Sukabumi Perkuat Komitmen Pemberantasan Narkoba Lewat Tes Urine Mendadak

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:22 WIB

Disdikbud Kota Sukabumi Evaluasi Revitalisasi Sekolah, 11 SD Masih Menunggu Kepastian Bantuan

Berita Terbaru