Soroti Hardiknas, DPRD Sukabumi Minta Anggaran Pendidikan Tak Tersedot MBG

- Penulis

Sabtu, 2 Mei 2026 - 16:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, Paoji Nurjaman. (Istimewa)

Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, Paoji Nurjaman. (Istimewa)

LITERASI MEDIA – Momen Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) dimanfaatkan Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, Paoji Nurjaman, untuk mengkritisi kondisi dunia pendidikan yang dinilai masih memiliki banyak kelemahan.

Usai menghadiri upacara Hardiknas tingkat kabupaten di Lapang Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Sabtu (2/5/2026), Paoji menyoroti masih minimnya infrastruktur pendidikan serta berbagai kekurangan lain yang belum tertangani secara optimal.

“Kelemahan hari ini, infrastruktur dan lainnya masih banyak kekurangan,” ujarnya.

Baca Juga :  Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Dorong Pembangunan Huntap Terintegrasi untuk Penyintas Bencana

Ia juga menyinggung persoalan anggaran pendidikan yang menurutnya belum sepenuhnya berpihak pada kebutuhan dasar sektor tersebut. Paoji menilai ada kekeliruan dalam pengalokasian anggaran, terutama jika dialihkan ke program di luar prioritas utama pendidikan.

“Pendidikan harus disupport anggaran. Anggaran pendidikan jangan disedot untuk MBG, ini salah konsep,” tegasnya.

Selain itu, ia turut menyoroti masih adanya tenaga pengajar berstatus honorer, sementara muncul wacana pengangkatan pegawai program MBG menjadi PPPK.

Baca Juga :  Polisi Bongkar Peredaran Sabu 91 Gram di Sukabumi, Dua Pengedar Dibekuk

“Guru masih ada yang honorer, sementara pegawai MBG ada wacana mau di-PPPK-kan,” tambahnya.

Sebagai langkah ke depan, Paoji menyatakan Fraksi PDI Perjuangan akan mendorong peningkatan alokasi anggaran pendidikan dalam APBD Kabupaten Sukabumi, khususnya pada 2027 mendatang.

“Fraksi PDI Perjuangan akan mendorong peningkatan APBD untuk pendidikan. Pendidikan harus disupport anggaran. Pendidikan harus gratis, jangan hanya MBG gratis,” pungkasnya. (***)

Berita Terkait

Dari Disiplin hingga Judi Online, Ini Pesan Kepala Diskominfo Kota Sukabumi kepada ASN
AIDS, TBC, dan Malaria Jadi Perhatian, Dinkes Kota Sukabumi Siapkan Strategi Baru
Kota Sukabumi Sukses Tekan Inflasi Agustus hingga Masuk 10 Besar Inflasi Terendah
Sambut HUT ke-106, RSUD R. Syamsudin SH Tawarkan Promo Layanan Terapi Regeneratif
Sudah Dilaporkan Sejak 2025, Kenapa Mantan Legislator Sukabumi Baru Jadi Tersangka?
Polisi Periksa Mantan Legislator Sukabumi, Dugaan Penipuan dan Penggelapan Diselidiki
Kantor Kecamatan Gunungpuyuh Mulai Berdiri, DPUTR Pastikan Proyek On Track
Disdikbud Kota Sukabumi Minta Orang Tua Dampingi Anak Selama PJJ Imbas Abu Vulkanik
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 16:29 WIB

Dari Disiplin hingga Judi Online, Ini Pesan Kepala Diskominfo Kota Sukabumi kepada ASN

Rabu, 9 September 2026 - 16:12 WIB

AIDS, TBC, dan Malaria Jadi Perhatian, Dinkes Kota Sukabumi Siapkan Strategi Baru

Selasa, 8 September 2026 - 21:05 WIB

Kota Sukabumi Sukses Tekan Inflasi Agustus hingga Masuk 10 Besar Inflasi Terendah

Selasa, 8 September 2026 - 16:22 WIB

Sambut HUT ke-106, RSUD R. Syamsudin SH Tawarkan Promo Layanan Terapi Regeneratif

Senin, 7 September 2026 - 19:07 WIB

Sudah Dilaporkan Sejak 2025, Kenapa Mantan Legislator Sukabumi Baru Jadi Tersangka?

Berita Terbaru