LITERASI MEDIA – Anggota DPRD Kota Sukabumi dari Fraksi Partai Golkar, Suhud Jaya Kusuma, S.Kom, melaksanakan kegiatan reses masa sidang III Tahun 2024–2029 di halaman SDN Pintukisi, Jalan Siliwangi, Selasa (3/6).
Kegiatan ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi secara langsung kepada wakil rakyat.
Dalam dialog yang berlangsung hangat tersebut, warga menyoroti persoalan tempat pembuangan sampah (TPS) yang berada di tepi jalan. Keberadaan TPS tersebut dianggap menimbulkan bau tak sedap dan merusak estetika lingkungan.
Menanggapi keluhan itu, Suhud menjelaskan bahwa pemerintah telah menyiapkan langkah solutif.
“Masalah ini sudah masuk dalam perhatian pemerintah. Rencananya, akan dibangun TPS baru di lokasi yang telah disepakati bersama warga,” ungkapnya kepada wartawan usai kegiatan.
Selain persoalan lingkungan, warga juga mempertanyakan mekanisme Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB). Banyak orang tua mengaku bingung dan cemas saat menentukan pilihan sekolah, karena muncul anggapan bahwa hanya sekolah tertentu yang berkualitas.
Suhud menyayangkan persepsi tersebut dan menegaskan bahwa seluruh sekolah di Sukabumi memiliki standar mutu yang layak.
“Kami mencermati adanya kebingungan masyarakat soal SPMB ini. Ke depan, kami akan dorong agar sosialisasi dilakukan lebih menyeluruh dan intensif,” jelasnya.
Politisi Partai Golkar itu menegaskan bahwa reses bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari komitmen untuk menyerap dan menyampaikan aspirasi masyarakat ke pihak eksekutif dan dinas terkait.
“Kami siap berkoordinasi dengan komisi dan mitra kerja, serta menyampaikan langsung kepada Wali Kota agar aspirasi yang mendesak bisa segera ditindaklanjuti,” ujarnya.
Suhud juga mendorong kolaborasi lintas komisi di DPRD guna memastikan respons cepat terhadap setiap masukan dari warga.
“Insya Allah, hasil reses ini akan kami kawal agar tidak hanya menjadi laporan di atas kertas, tapi benar-benar diwujudkan dalam aksi nyata di lapangan,” pungkasnya. (Kio).









