Wacana Penggabungan Empat Kecamatan ke Kota Sukabumi Kembali Menguat

- Penulis

Selasa, 23 September 2025 - 19:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LITERASI MEDIA – Rencana penggabungan empat kecamatan di wilayah perbatasan Kabupaten Sukabumi ke Kota Sukabumi kembali menguat. Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat turun langsung ke lapangan untuk meninjau sekaligus mendengar aspirasi masyarakat serta kepala daerah terkait wacana tersebut.

Sekretaris Komisi I DPRD Jabar, Memo Hermawan, menegaskan bahwa usulan bergabungnya Kecamatan Sukaraja, Sukalarang, Kebonpedes, dan Cireunghas (Susukecir) bukan sekadar isu, melainkan bagian dari aspirasi masyarakat.

“Kami akan pelajari aturan, menelaah dokumen, hingga membahas bersama Kemendagri. Tentu Bupati, Wali Kota, dan Gubernur Jabar harus duduk bersama agar proses ini berjalan tanpa gesekan,” ujar Memo, pada Selasa (23/9).

Baca Juga :  Jelang Aksi Demo, Sejumlah Toko di Kota Sukabumi Tutup

Ia menambahkan, tujuan utama dari pengkajian ini adalah peningkatan pelayanan publik. Selama ini warga perbatasan kerap merasa jauh dari pusat layanan Kabupaten Sukabumi, sementara Kota Sukabumi sendiri menghadapi keterbatasan lahan dan fasilitas.

“Sejak 2013 sebenarnya sudah ada rencana pemekaran Sukabumi Utara. Empat kecamatan ini bagian dari wilayah tersebut, jadi perlu diputuskan apakah memakai skema lama atau pengajuan baru,” katanya.

Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, menyambut baik langkah DPRD Jabar. Ia menegaskan bahwa Pemkot akan mengikuti mekanisme yang berlaku serta menyerahkan keputusan pada masyarakat, pemerintah kabupaten, dan provinsi.

Baca Juga :  Wakil Wali Kota Buka Pelatihan Vokasi Wirausaha Baru Angkatan II Tahun 2026

“Sejak awal saya menjabat, aspirasi Susukecir ini sudah sering disampaikan tokoh masyarakat. Bahkan saat saya temui Pak Gubernur, beliau merespons positif. Tapi tentu semua ada tahapannya,” ujar Ayep.

Lebih jauh, Ayep menilai masuknya empat kecamatan ke Kota Sukabumi akan membuka peluang strategis di sektor ekonomi. Ia bahkan menyiapkan wacana pembangunan kawasan industri seluas minimal 1.000 hektare.

“Kota Sukabumi selama ini tidak punya lahan yang cukup untuk industri. Jika ada penataan wilayah baru, peluang penciptaan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi bisa terbuka lebar,” pungkasnya.

Berita Terkait

Dari Disiplin hingga Judi Online, Ini Pesan Kepala Diskominfo Kota Sukabumi kepada ASN
AIDS, TBC, dan Malaria Jadi Perhatian, Dinkes Kota Sukabumi Siapkan Strategi Baru
Kota Sukabumi Sukses Tekan Inflasi Agustus hingga Masuk 10 Besar Inflasi Terendah
Sambut HUT ke-106, RSUD R. Syamsudin SH Tawarkan Promo Layanan Terapi Regeneratif
Sudah Dilaporkan Sejak 2025, Kenapa Mantan Legislator Sukabumi Baru Jadi Tersangka?
Polisi Periksa Mantan Legislator Sukabumi, Dugaan Penipuan dan Penggelapan Diselidiki
Kantor Kecamatan Gunungpuyuh Mulai Berdiri, DPUTR Pastikan Proyek On Track
Disdikbud Kota Sukabumi Minta Orang Tua Dampingi Anak Selama PJJ Imbas Abu Vulkanik
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 16:29 WIB

Dari Disiplin hingga Judi Online, Ini Pesan Kepala Diskominfo Kota Sukabumi kepada ASN

Rabu, 9 September 2026 - 16:12 WIB

AIDS, TBC, dan Malaria Jadi Perhatian, Dinkes Kota Sukabumi Siapkan Strategi Baru

Selasa, 8 September 2026 - 21:05 WIB

Kota Sukabumi Sukses Tekan Inflasi Agustus hingga Masuk 10 Besar Inflasi Terendah

Selasa, 8 September 2026 - 16:22 WIB

Sambut HUT ke-106, RSUD R. Syamsudin SH Tawarkan Promo Layanan Terapi Regeneratif

Senin, 7 September 2026 - 19:07 WIB

Sudah Dilaporkan Sejak 2025, Kenapa Mantan Legislator Sukabumi Baru Jadi Tersangka?

Berita Terbaru