Yudha Sukmagara Dukung Keputusan Presiden Prabowo Hentikan Tambang di Raja Ampat

- Penulis

Rabu, 11 Juni 2025 - 16:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LITERASI MEDIA – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi sekaligus Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Sukabumi, Yudha Sukmagara, memberikan apresiasi tinggi terhadap keputusan Presiden RI Prabowo Subianto yang menghentikan aktivitas pertambangan di wilayah Raja Ampat, Papua Barat, pada Selasa (10/6).

Menurut Yudha, kebijakan ini merupakan langkah strategis dan visioner dalam menjaga kelestarian lingkungan serta kekayaan hayati di kawasan yang dikenal sebagai salah satu ekosistem laut paling kaya di dunia.

“Langkah yang diambil Presiden Prabowo mencerminkan kepemimpinan yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi semata, tetapi juga menekankan pentingnya keberlanjutan lingkungan. Ini bukti nyata komitmen dalam menjaga alam Indonesia,” ujar Yudha pada Rabu (11/6).

Dalam kapasitasnya sebagai pimpinan legislatif daerah dan Ketua DPC Partai Gerindra, Yudha menyatakan kebanggaannya serta dukungan penuh terhadap kebijakan tersebut. Ia menyebut keputusan ini sejalan dengan nilai-nilai masyarakat Sukabumi yang turut menjunjung tinggi pentingnya perlindungan lingkungan.

Baca Juga :  Doa untuk Prabowo dan Semarak Bazar Merdeka UMKM, Cara Gerindra Sukabumi Rayakan HUT RI ke-80

“Kami di Sukabumi juga memiliki komitmen kuat terhadap isu-isu lingkungan. Apa yang dilakukan Presiden Prabowo di Raja Ampat patut menjadi contoh bagi daerah-daerah lain. Ini menunjukkan bahwa pembangunan bisa dilakukan tanpa mengorbankan kelestarian alam,” lanjutnya.

Yudha menegaskan pentingnya kawasan Raja Ampat, yang bukan hanya berarti besar bagi Papua Barat, tetapi juga dunia secara global. Dengan kekayaan hayati laut yang luar biasa dan ekosistem terumbu karang yang unik, daerah ini merupakan pusat konservasi dan tujuan wisata yang sangat bernilai.

“Penghentian aktivitas tambang di sana bukan hanya menyelamatkan ekosistem, tetapi juga menjaga identitas budaya lokal, mendukung kehidupan masyarakat setempat, dan mendorong pertumbuhan ekonomi ramah lingkungan melalui ekowisata,” jelasnya.

Ia juga menekankan bahwa keputusan ini seharusnya menjadi contoh bagi daerah lain yang menghadapi dilema serupa. Menurutnya, eksploitasi sumber daya alam yang tidak terkendali hanya akan memberi beban pada generasi yang akan datang.

Baca Juga :  Provider tak Boleh Semena-mena Pasang Kabel Tiang Internet, Pemkot Sukabumi Wajibkan Sosialisasi

“Indonesia memiliki kekayaan alam luar biasa. Sudah saatnya kita mengambil langkah berani untuk melindunginya. Saya berharap langkah serupa bisa diterapkan di wilayah lain yang memiliki keanekaragaman hayati serupa. Ini adalah bentuk tanggung jawab kita sebagai bangsa dalam menjaga warisan alam bagi generasi penerus,” tutup Yudha.

Sebagai informasi, Raja Ampat merupakan rumah bagi ribuan spesies laut, mulai dari ikan, terumbu karang, hingga mamalia laut langka.

Keputusan untuk menghentikan tambang di wilayah ini menjadi sinyal tegas bahwa pemerintahan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo serius dalam menghadapi krisis iklim dan isu lingkungan global. (Kio).

 

 

Berita Terkait

Dari Disiplin hingga Judi Online, Ini Pesan Kepala Diskominfo Kota Sukabumi kepada ASN
AIDS, TBC, dan Malaria Jadi Perhatian, Dinkes Kota Sukabumi Siapkan Strategi Baru
Kota Sukabumi Sukses Tekan Inflasi Agustus hingga Masuk 10 Besar Inflasi Terendah
Sambut HUT ke-106, RSUD R. Syamsudin SH Tawarkan Promo Layanan Terapi Regeneratif
Sudah Dilaporkan Sejak 2025, Kenapa Mantan Legislator Sukabumi Baru Jadi Tersangka?
Polisi Periksa Mantan Legislator Sukabumi, Dugaan Penipuan dan Penggelapan Diselidiki
Kantor Kecamatan Gunungpuyuh Mulai Berdiri, DPUTR Pastikan Proyek On Track
Disdikbud Kota Sukabumi Minta Orang Tua Dampingi Anak Selama PJJ Imbas Abu Vulkanik
Berita ini 17 kali dibaca
Presiden Prabowo hentikan aktivitas tambang di Raja Ampat. Yudha Sukmagara puji langkah ini sebagai bentuk kepemimpinan visioner dalam menjaga kelestarian alam dan mendukung pembangunan berkelanjutan.

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 16:29 WIB

Dari Disiplin hingga Judi Online, Ini Pesan Kepala Diskominfo Kota Sukabumi kepada ASN

Rabu, 9 September 2026 - 16:12 WIB

AIDS, TBC, dan Malaria Jadi Perhatian, Dinkes Kota Sukabumi Siapkan Strategi Baru

Selasa, 8 September 2026 - 21:05 WIB

Kota Sukabumi Sukses Tekan Inflasi Agustus hingga Masuk 10 Besar Inflasi Terendah

Selasa, 8 September 2026 - 16:22 WIB

Sambut HUT ke-106, RSUD R. Syamsudin SH Tawarkan Promo Layanan Terapi Regeneratif

Senin, 7 September 2026 - 19:07 WIB

Sudah Dilaporkan Sejak 2025, Kenapa Mantan Legislator Sukabumi Baru Jadi Tersangka?

Berita Terbaru