LITERASI MEDIA – Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) tengah mengebut pembangunan tugu batas kota yang menelan anggaran Rp1.997.417.809.
Berdasarkan data yang diperoleh, pengerjaan tugu batas kota ini ditargetkan rampung selama 120 hari kerja, mulai dari 21 Juli sampai 17 November 2025.
Kepala Bidang Tata Bangunan, Jasa Konstruksi, dan Pertamanan DPUTR Kota Sukabumi, Muhammad Sahid, mengatakan bahwa progres pembangunan tugu batas kota sampai Minggu kelima ini baru mencapai 15 persen.
“Sampai Minggu keempat itu, periode 11 Agustus sampai 17 Agustus kemarin, itu progresnya di angka sekitar 10 persen, jadi sekarang udah Minggu kelima sudah di atas 15 persen,” ujar Sahid, kepada literasimedia.com, pada Senin (25/8).
Sejauh ini, kata Sahid, tidak ada kendala teknis dalam pengerjaan pembangunan tugu batas kota. ” Kalau kendala teknis sementara belum ada yang signifikan di lapangan dan itu bisa kita atasi, tapi mudah-mudahan cuaca juga mendukung,” ucapnya.
Menurutnya, tugu batas kota itu sebagai identitas. Pasalnya begitu pengguna jalan masuk ke wilayah Kota Sukabumi dan bisa melihat bahwa itu udah Batas Kota, misalnya juga sebagai landmark karena memang tugu batas kota ini kan jadi iconnya kota. Saat ini, sambung dia, tugu paku jajar/tugu pakis yang besar itu baru ada di Lapang Merdeka, dan nanti di Jalan Letkol Eddie Soekardi.
“Tugu batas sendiri sebenarnya sudah ada di 4 titik dengan bangunan yang lebih kecil yaitu: Jalan Selabintana, Jalan R.A. Kosasih, Jalan K.H. A. Sanusi, dan Jalan Pelabuhan II, yang sekarang dalam proses pembangunan adalah tugu batas yang konstruksi bangunannya lebih besar di Jalan Letkol Eddie Soekardi sisi barat dan direncanakan akan dilanjutkan dengan sisi timur, serta tugu batas di jalan Baros, sehingga seluruhnya ada 7 tugu batas Kota Sukabumi” pungkasnya. (Boy)
Editor : Nuria Ariawan









