Kelurahan Selabatu Jadi Model Ramah Perempuan dan Anak di Kota Sukabumi

- Penulis

Jumat, 17 Oktober 2025 - 17:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, saat memberikan sambutan dalam kegiatan pemberian penghargaan prestasi tingkat Jawa Barat tahun 2025 dan pembukaan pencegahan dan penanganan tindak kekerasan disekolah serta pendampingan anak berhadapan dengan hukum.

Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, saat memberikan sambutan dalam kegiatan pemberian penghargaan prestasi tingkat Jawa Barat tahun 2025 dan pembukaan pencegahan dan penanganan tindak kekerasan disekolah serta pendampingan anak berhadapan dengan hukum.

LITERASI MEDIA – Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat perlindungan terhadap perempuan dan anak dari segala bentuk kekerasan. Salah satu langkah nyata yang kini tengah diwujudkan adalah menjadikan Kelurahan Selabatu sebagai kelurahan percontohan ramah perempuan dan anak.

Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, mengatakan bahwa makna perlindungan terhadap perempuan dan anak sangat luas dan harus dimulai sejak dini.

“Perlindungan itu dimulai dari bagaimana kita merawat anak sejak dalam kandungan hingga remaja. Jadi ini proses berkelanjutan yang harus dijaga bersama,” ujar Ayep Zaki, kepada awak media.

Ayep Zaki menjelaskan, Kelurahan Selabatu dipilih karena telah menunjukkan keseriusan dan inisiatif dalam membangun lingkungan yang aman, nyaman, dan responsif terhadap kebutuhan perempuan serta anak.

“Kelurahan Selabatu akan dijadikan model ramah perempuan dan anak. Mudah-mudahan ke depan bisa menjadi contoh bagi 33 kelurahan lain di Kota Sukabumi,” tambahnya.

Terkait kriteria, Ayep Zaki menegaskan bahwa perlindungan terhadap perempuan dan anak bukan hanya tugas satu instansi, melainkan tanggung jawab bersama seluruh pihak.

“Ini tugas Wali Kota, tugas kita semua. Karena hidup ini berkelanjutan. Generasi mendatang harus kita siapkan sejak sekarang,” tegasnya.

Baca Juga :  Peringatan Hardesnas 2026, Ini Pesan Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi

Ayep Zaki juga menyoroti pentingnya perhatian terhadap perempuan, mengingat banyak kasus kekerasan masih menimpa kaum perempuan di berbagai daerah.

“Kenapa perempuan? Karena memang di berbagai kasus banyak kekerasan terhadap perempuan. Maka perhatian kita harus lebih besar,” jelasnya.

Tak hanya itu, Pemkot Sukabumi juga berkomitmen untuk terus mendukung seluruh kebijakan dan program nasional terkait perlindungan perempuan dan anak. Dalam waktu dekat, Wali Kota berencana bertemu langsung dengan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Menteri KB untuk memperkuat sinergi program di daerah.

“Pemkot Sukabumi akan terus mengawal seluruh kebijakan pusat dalam upaya perlindungan terhadap perempuan dan anak. Kita ingin program ini berjalan nyata di lapangan,” tuturnya.

Di sisi lain, capaian Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kota Sukabumi yang berhasil meraih prestasi di tingkat Jawa Barat juga menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam isu ini.

“Itu menunjukkan bahwa seluruh perangkat daerah bekerja sungguh-sungguh. Tidak hanya DP2KBP3A, tapi dinas lain juga harus berperspektif gender dalam programnya,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala DP2KBP3A Kota Sukabumi, Yadi Mulyadi, menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan embrio dalam pembentukan kelurahan ramah anak dan perlindungan perempuan. Saat ini, pihaknya bertahap dahulu, yakni dimulai dari Kelurahan Selabatu.

Baca Juga :  DPRD Kota Sukabumi Janji Tindak Lanjuti Aspirasi Massa Akbar 2626 Jilid II

“Insyaallah mudah-mudahan sebagaimana yang disampaikan Pak Wali tadi, mudah-mudahan kita secara bertahap mewujudkan Kota Sukabumi yang layak anak, ramah anak, perlindungan perempuan juga,” ujar Yadi.

Ia menjelaskan, terkait persyaratan administratif yang menjadi kelurahan ramah anak dan perlindungan perempuan itu sementara sosialisasi terlebih dahulu. Ia juga menegaskan bahwa program ini merupakan program yang berkelanjutan, dan saat ini baru satu kelurahan, yakni Kelurahan Selabatu.

“Sementara sosialisasi dulu, hari ini disosialisasi dulu, karena ini kan masih tahap awal sosialisasi dulu tentang kriteria kelurahan ramah anak itu seperti apa, nanti berbagi peran di sana, siapa melakukan apa dan pada saat kapannya, dan mudah-mudahan nanti dengan pionir Pak Lurah, Pak Camatnya diundang, mudah-mudahan ini tanggung jawab kita bersama,” pungkasnya.

Dengan digelarnya kegiatan ini, Pemkot Sukabumi melalui DP2KBP3A menargetkan kebahagiaan anak dan perempuan di Kota Sukabumi, dan bukan sebatas kriteria jadi juara kota layak anak. Namun demikian untuk masyarakat Kota Sukabumi yang terlindungi, baik dari perempuan maupun anak. (Boy)

Editor : Nuria Ariawan

Berita Terkait

TPID Kota Sukabumi Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi, Jaga Harga dan Pasokan Pangan
Polres Sukabumi Kota Gelar Operasi Patuh Lodaya 2026, Berikut Sasaran Pelanggarannya
Lapas Sukabumi Perkuat Komitmen Pemberantasan Narkoba Lewat Tes Urine Mendadak
110 Orang Positif HIV di Sukabumi hingga Oktober, Sejauh Mana Efektivitas Pencegahannya?
Disdikbud Kota Sukabumi Evaluasi Revitalisasi Sekolah, 11 SD Masih Menunggu Kepastian Bantuan
“Jaket Boleh Berbeda, Semangat Tetap Satu”, Pesan Kapolres Sukabumi Kota kepada Ojol
Hotel dan Restoran Minim Parkir, DPRD Kota Sukabumi Minta Dishub Bertindak
Yosep Pujianto Targetkan PKB Kota Sukabumi Lebih Dekat dengan Masyarakat
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:33 WIB

TPID Kota Sukabumi Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi, Jaga Harga dan Pasokan Pangan

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:26 WIB

Polres Sukabumi Kota Gelar Operasi Patuh Lodaya 2026, Berikut Sasaran Pelanggarannya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Lapas Sukabumi Perkuat Komitmen Pemberantasan Narkoba Lewat Tes Urine Mendadak

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:53 WIB

110 Orang Positif HIV di Sukabumi hingga Oktober, Sejauh Mana Efektivitas Pencegahannya?

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:00 WIB

“Jaket Boleh Berbeda, Semangat Tetap Satu”, Pesan Kapolres Sukabumi Kota kepada Ojol

Berita Terbaru