Ayep Zaki Pastikan Sukabumi Siap Dukung Program Nasional Energi dari Sampah

- Penulis

Kamis, 9 Oktober 2025 - 19:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki (batik biru, red) bersama Bupati Sukabumi Asep Japar (Batik Kuning) foto bersama usai rapat bersama Menteri Investasi, Danantara, dan Menteri Lingkungan Hidup untuk menyelesaikan masalah sampah, di Jakarta, pada Kamis (9/10) petang. (Dok)

Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki (batik biru, red) bersama Bupati Sukabumi Asep Japar (Batik Kuning) foto bersama usai rapat bersama Menteri Investasi, Danantara, dan Menteri Lingkungan Hidup untuk menyelesaikan masalah sampah, di Jakarta, pada Kamis (9/10) petang. (Dok)

LITERASIA MEDIA – Pemerintah Kota Sukabumi menyatakan kesiapannya bergabung dalam proyek nasional pengolahan sampah menjadi energi listrik atau waste to energy.

Proyek ini merupakan kerja sama antara Kementerian Investasi, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Kementerian ESDM, PLN, dan Danantara.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, usai mengikuti rapat koordinasi pengelolaan sampah bersama sejumlah kepala daerah di Wisma Danantara, Jakarta, Kamis (9/10) petang.

“Barusan, baru saja selesai rapat bersama Menteri Investasi, Danantara, dan Menteri Lingkungan Hidup untuk menyelesaikan masalah sampah. Untuk Kota dan Kabupaten Sukabumi akan disatukan, kemungkinan ikut ke Bogor atau Purwakarta,” ujar Ayep Zaki.

Baca Juga :  Momen Haru Hardiknas 2025: Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki Kunjungi Guru SD yang Telah Membentuk Hidupnya

Menurut Ayep, kapasitas sampah dari Kota dan Kabupaten Sukabumi saat ini mencapai sekitar 460 ton per hari, sementara standar minimal untuk pengolahan energi sebesar 1.400 ton per hari. Karena itu, integrasi dengan wilayah lain dinilai menjadi solusi yang paling efisien.

“Beda dengan daerah lain, kita memang masih sedikit. Namun sampah harus tertangani. Sampah hilang, Indonesia terang, Sukabumi caang,” tegasnya.

Pertemuan tersebut menjadi langkah awal dimulainya proyek besar pengelolaan sampah menjadi energi listrik. Program ini ditargetkan menjadi tonggak baru dalam penanganan sampah nasional serta mempercepat transisi menuju energi terbarukan.

Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, menjelaskan bahwa tahap operasional proyek telah dimulai dengan proses verifikasi dan evaluasi dari sejumlah kementerian dan pihak Danantara.

Baca Juga :  Wali Kota Sukabumi Hadiri Munas VII Apeksi 2025, Bahas Strategi Peningkatan PAD dan Revitalisasi Aset

“Kami ingin memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai prinsip keberlanjutan dan berdampak nyata bagi lingkungan,” kata Hanif.

Sementara itu, CEO Danantara, Rosan Roeslani, menegaskan komitmen pihaknya untuk melaksanakan seluruh proses proyek secara transparan.

“Proses tender akan dilakukan secara terbuka dan akuntabel. Kami menargetkan dalam waktu 18 hingga 24 bulan ke depan, proyek ini dapat beroperasi,” ujarnya.

Pemerintah berharap program waste to energy ini menjadi solusi jangka panjang dalam mengatasi persoalan sampah, sekaligus membuka peluang pemanfaatan energi terbarukan di berbagai daerah, termasuk Sukabumi. (Kio).

Berita Terkait

Puluhan Penerima Manfaat Terima Hewan Qurban dari Polres Sukabumi Kota
Anggaran Program Unggulan Insentif Masyarakat Kota Sukabumi di 2026 Dipastikan Naik
Petugas Gabungan Sita 10.705 Batang Rokok Ilegal di Kota Sukabumi
Respon Keluhan Warga, Satpol PP Gerebek Kios Penjual Tramadol dan Hexymer di Jalan R.A Kosasih
Polemik Dana Abadi Rp10 Juta per RT, Agus Samsul Singgung Janji Politik Tak Matang
Prakiraan Cuaca Jawa Barat 25 Mei 2026, Waspada Hujan Lebat Siang Hari
Kelurahan Gunung Puyuh Genjot Pendapatan Pajak Lewat Inovasi Mawar Bajak
10 Trofi dan 3 Gelar Beruntun! Persib Resmi Jadi Legenda Sepak Bola Indonesia
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:54 WIB

Puluhan Penerima Manfaat Terima Hewan Qurban dari Polres Sukabumi Kota

Senin, 25 Mei 2026 - 23:10 WIB

Anggaran Program Unggulan Insentif Masyarakat Kota Sukabumi di 2026 Dipastikan Naik

Senin, 25 Mei 2026 - 18:35 WIB

Petugas Gabungan Sita 10.705 Batang Rokok Ilegal di Kota Sukabumi

Senin, 25 Mei 2026 - 16:35 WIB

Respon Keluhan Warga, Satpol PP Gerebek Kios Penjual Tramadol dan Hexymer di Jalan R.A Kosasih

Senin, 25 Mei 2026 - 12:17 WIB

Polemik Dana Abadi Rp10 Juta per RT, Agus Samsul Singgung Janji Politik Tak Matang

Berita Terbaru