Wali Kota Sukabumi dengan Dirut BPJS Kesehatan Bahas Layanan Kemoterapi Ditanggung BPJS Mulai 2026

- Penulis

Selasa, 18 November 2025 - 21:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LITERASI MEDIA – “Baru saja selesai pertemuan dengan Pak Dirut BPJS Kesehatan, dan alhamdulillah kami diterima dengan sangat baik,” ujar Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki.

Hal tersebut disampaikan usai melakukan pertemuan dengan Direktur Utama BPJS Kesehatan, dr. Ghufron Mukti, di Gedung Siwabessy Lantai 3, Kantor Pusat BPJS Kesehatan Jakarta, Selasa (18/11).

Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota didampingi Direktur RSUD R. Syamsudin, S.H., Yanyan Rusyandi, serta Kepala Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, Ida Halimah.

Baca Juga :  DPUTR Kota Sukabumi: Pembangunan Gapura Batas Kota Capai 33,3 Persen

Ia menjelaskan bahwa pertemuan itu fokus pada peningkatan layanan kesehatan bagi masyarakat Sukabumi.

H. Ayep Zaki menegaskan bahwa Pemkot Sukabumi mengusulkan agar layanan kemoterapi dapat sepenuhnya ditanggung BPJS Kesehatan.

“Alhamdulillah, paling lambat 2026 insyaallah sudah bisa terealisasi. Saya minta kepada Pak Direktur RSUD Bunut untuk terus berkomunikasi agar segera terlaksana,” ujarnya.

Selain itu, Wali Kota Sukabumi juga mengajak masyarakat untuk terus memberikan dukungan terhadap berbagai langkah peningkatan layanan publik yang dilakukan pemerintah.

Baca Juga :  Struktur DPTD 2025-2030 Ditetapkan, Danny Ramdhani jadi Ketua PKS Kota Sukabumi

“Ikuti terus ya, wali kota beserta jajarannya memberikan ikhtiar-ikhtiar untuk kepentingan kebaikan masyarakat. Dukung terus Wali Kota dan jajarannya,” tuturnya.

Ia menambahkan bahwa Pemkot Sukabumi berkomitmen menghadirkan fasilitas-fasilitas terbaik di bidang kesehatan, pendidikan, infrastruktur, dan pelayanan sosial.

Semua itu, kata H. Ayep Zaki, merupakan bagian dari kontribusi nyata dari Sukabumi untuk Indonesia. (rilis)

Berita Terkait

Di Tengah Sorotan Kebersihan Alun-Alun, DLH Ungkap Fakta Soal Retribusi Pedagang
Capai Target Bebas Rabies 2030, Dinkes Kota Sukabumi Siapkan Inovasi SINAR
Revitalisasi Pedestrian Jalan Bhayangkara Kota Sukabumi Telan Anggaran Rp2,4 Miliar
Libatkan Warga Binaan, Lapas Sukabumi Gelar Aksi Bersih-Bersih Lingkungan
Bayar Iuran, Tapi Sampah Diangkut Sesuka Waktu? Keluhan Pedagang Alun-Alun Sukabumi Jadi Sorotan
Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan, RS Bunut Gelar Temu Pelanggan dan Evaluasi Mitra FKTP
Aksi Nyata Pemuda Pancasila Kota Sukabumi: Donor Darah untuk Warga yang Membutuhkan
Bappeda Kota Sukabumi Matangkan Persiapan Rakortekrenbang Jabar 2026
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:06 WIB

Di Tengah Sorotan Kebersihan Alun-Alun, DLH Ungkap Fakta Soal Retribusi Pedagang

Jumat, 5 Juni 2026 - 13:46 WIB

Capai Target Bebas Rabies 2030, Dinkes Kota Sukabumi Siapkan Inovasi SINAR

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:47 WIB

Revitalisasi Pedestrian Jalan Bhayangkara Kota Sukabumi Telan Anggaran Rp2,4 Miliar

Jumat, 5 Juni 2026 - 11:32 WIB

Libatkan Warga Binaan, Lapas Sukabumi Gelar Aksi Bersih-Bersih Lingkungan

Jumat, 5 Juni 2026 - 10:44 WIB

Bayar Iuran, Tapi Sampah Diangkut Sesuka Waktu? Keluhan Pedagang Alun-Alun Sukabumi Jadi Sorotan

Berita Terbaru