Komisi IV DPRD Sukabumi Siap Kawal Pelaksanaan MBG Tetap Sejalan dengan Tujuan Nasional

- Penulis

Rabu, 21 Januari 2026 - 15:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LITERASI MEDIA – Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi menegaskan komitmennya mengawal pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar tetap sejalan dengan tujuan nasional, yakni peningkatan gizi generasi muda sekaligus penguatan ekonomi masyarakat bawah.

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi, Ferry Supriyadi, menekankan bahwa MBG bukan sekadar agenda pemenuhan pangan anak-anak, melainkan bagian dari strategi besar negara dalam menyiapkan generasi emas menuju Indonesia Emas 2045.

“Tujuan utama MBG ini adalah bagaimana negara mempersiapkan calon generasi masa depan dari sisi gizi, sehingga mereka siap bersaing menjelang Indonesia Emas 2045,” ujar Ferry, Rabu (21/1).

Selain aspek gizi, Ferry menegaskan MBG juga memiliki misi strategis lain, yakni menggerakkan roda perekonomian masyarakat di tingkat bawah. Petani lokal, pedagang kecil, dan pelaku usaha mikro diharapkan dapat terlibat langsung sebagai pemasok bahan pangan bagi dapur MBG.

Baca Juga :  Polemik Dana Abadi Rp10 Juta per RT, Agus Samsul Singgung Janji Politik Tak Matang

Namun, Ferry mengaku prihatin masih ada satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) yang menggunakan produk buah dan sayur impor. Menurutnya, praktik tersebut bertentangan dengan semangat dasar MBG dan merugikan petani lokal.

“Kami mengutuk keras penggunaan produk impor. Itu sama saja tidak memberi ruang bagi petani lokal untuk berkembang. Yang diuntungkan justru importir dan negara lain,” tegasnya.

Ferry menekankan Indonesia memiliki kekayaan pangan lokal yang melimpah, sehingga tidak ada alasan bergantung pada produk impor.

Baca Juga :  Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Teddy Setiadi Ajak Masyarakat Hayati Nilai Pancasila

“Kalau ada pisang, gunakan pisang. Ada melon, gunakan melon. Dengan begitu, kita bisa meningkatkan penggunaan produk lokal sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dari bawah,” katanya.

Ke depan, Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi berkomitmen bersikap tegas dalam mengawal kebijakan tersebut. Ferry memastikan pihaknya akan terus mengingatkan agar seluruh SPPG konsisten menggunakan bahan pangan lokal demi kemajuan petani dan penguatan ekonomi masyarakat kecil.

“Kami akan tegas menyampaikan ini, supaya setiap SPPG tidak lagi menggunakan buah dan sayur impor, tetapi beralih sepenuhnya ke produk lokal,” pungkasnya.

Berita Terkait

RSUD R. Syamsudin SH Kini Terapkan Validasi Wajah untuk Peserta BPJS Kesehatan
Dibalik PAD Kota Sukabumi, Juru Parkir Masih Menanti Peningkatan Kesejahteraan
Kejar Target Imunisasi, Dinkes Kota Sukabumi Luncurkan Program Gempita
Wali Kota Sukabumi Lantik Puluhan Pejabat, Tekankan Soliditas dan Integritas Birokrasi
Kepala BGN Dicopot, Dugaan Praktik Jual Beli Dapur MBG Diaudit
Tuntut Hak Angket, Massa Aksi 2.6.26 Coret Tembok DPRD: “Dewan Molor Wae!”
Ratusan RT/RW Kepung Balai Kota Sukabumi, Tagih Realisasi Janji dan Permintaan Maaf
Janjian Tawuran Lewat Medsos, Dua Pelaku Pembacokan di Sukabumi Ditangkap
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 06:51 WIB

RSUD R. Syamsudin SH Kini Terapkan Validasi Wajah untuk Peserta BPJS Kesehatan

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:03 WIB

Dibalik PAD Kota Sukabumi, Juru Parkir Masih Menanti Peningkatan Kesejahteraan

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:06 WIB

Kejar Target Imunisasi, Dinkes Kota Sukabumi Luncurkan Program Gempita

Rabu, 3 Juni 2026 - 12:18 WIB

Wali Kota Sukabumi Lantik Puluhan Pejabat, Tekankan Soliditas dan Integritas Birokrasi

Rabu, 3 Juni 2026 - 00:08 WIB

Tuntut Hak Angket, Massa Aksi 2.6.26 Coret Tembok DPRD: “Dewan Molor Wae!”

Berita Terbaru